Performa Pemain Liverpool Ketika Nyaris Tumbang di Markas Newcastle

Liverpool selamat dari kekalahan setelah bermain 2-2 melawan Newcastle, tetapi sejumlah pemain utama tampil di bawah ekspektasi.

BolaCom | Gia Yuda PradanaDiterbitkan 24 Agustus 2026, 08:21 WIB
Pemain Liverpool Cody Gakpo (kedua dari kiri) dikawal oleh pemain Newcastle Sven Botman (kedua dari kanan) dalam laga Premier League antara Newcastle vs Liverpool di Newcastle, Inggris, Minggu, 23 Agustus 2026. (AP Photo/Ian Hodgson)

Bola.com, Jakarta - Liverpool nyaris pulang tanpa poin dari St James' Park setelah bermain imbang 2-2 melawan Newcastle United, Minggu (23/8/2026) malam WIB. Anthony Elanga membawa tuan rumah unggul pada menit kelima, sebelum Cody Gakpo menyamakan kedudukan pada menit ke-55.

Joe Willock kembali membawa Newcastle memimpin pada menit ke-57. Liverpool baru mampu menghindari kekalahan setelah Dominik Szoboszlai mengeksekusi penalti pada menit ke-90+9.

Advertisement

Hasil tersebut memperlihatkan sejumlah masalah yang harus segera dibenahi pelatih Andoni Iraola. Di sisi lain, beberapa pemain pengganti memberikan energi baru dan membantu Liverpool mengubah jalannya pertandingan pada fase akhir.


Lini Belakang Belum Meyakinkan

Duel sengit Newcastle United vs Liverpool di St James' Park, Senin (24/8/2026) dini hari WIB. (AP/Ian Hodgson)

Alisson melakukan kesalahan posisi ketika menghadapi gol pembuka Elanga. Kiper Brasil itu kemudian tampil lebih baik dengan menggagalkan peluang William Osula, sedangkan gol Willock tidak dapat dihentikannya.

Jeremie Frimpong kesulitan menghadapi Harvey Barnes dan tidak banyak memberikan kontribusi ketika membantu serangan. Jeremy Jacquet memperlihatkan kemampuan distribusi bola yang baik dari lini belakang, tapi hampir kehilangan bola saat menghadapi tekanan Osula.

Virgil van Dijk masih mampu memenangkan beberapa duel fisik, tetapi belum tampil dominan seperti yang diharapkan. Milos Kerkez juga kesulitan mengimbangi kecepatan Elanga dan gagal mengirim umpan matang kepada Alexander Isak dalam sebuah peluang emas.


Lini Tengah Kesulitan Mengontrol Laga

Gelandang Liverpool asal Belanda, Ryan Gravenberch, berlari membawa bola saat laga Premier League antara Newcastle United dan Liverpool di St James' Park, Newcastle, 23 Agustus 2026. (Paul Ellis / AFP)

Ryan Gravenberch tampil agresif membawa bola pada babak pertama, tetapi kesalahan umpannya ikut membuka ruang bagi serangan Newcastle. Performa gelandang tersebut kemudian menurun seiring pertandingan berjalan.

Szoboszlai menjadi penyelamat melalui penalti pada menit ke-90+9, tetapi secara keseluruhan tampil mengecewakan. Newcastle berulang kali mampu menembus lini tengah, terutama ketika Szoboszlai terlalu maju bersama Gravenberch dan meninggalkan ruang di belakangnya.

Florian Wirtz menjadi salah satu pemain Liverpool yang paling aktif pada babak pertama. Ia hampir mencetak gol melalui tembakan yang berhasil dihentikan Lukas Hornicek, tetapi kontribusinya menurun drastis setelah jeda.

Alexis Mac Allister belum mampu memberikan pengaruh positif setelah masuk menggantikan Wirtz. Sebaliknya, Lewis Koumas tampil cukup menjanjikan ketika dimainkan pada fase akhir pertandingan.


Gakpo dan Munoz Bawa Perubahan

Pemain Liverpool Dominik Szoboszlai mengambil tendangan penalti dalam laga Premier League antara Newcastle vs Liverpool di Newcastle, Inggris, Minggu, 23 Agustus 2026. (AP Photo/Ian Hodgson)

Cody Gakpo menjadi pemain terbaik Liverpool di lini serang, terutama setelah turun minum. Ia terus mencari ruang dan akhirnya mencetak gol penyama melalui tembakan rendah dari luar kotak penalti.

Alexander Isak menjalani pertandingan sulit di tengah tekanan publik St James' Park. Penyerang Swedia itu kesulitan terlibat dalam permainan dan gagal memanfaatkan peluang terbaiknya.

Rio Ngumoha tidak banyak memberikan ancaman dari sisi kanan sebelum ditarik keluar. Víctor Munoz justru tampil lebih agresif setelah masuk dan memberikan kecepatan yang sebelumnya tidak terlihat dalam permainan Liverpool.

Munoz menjadi salah satu aktor penting di balik penalti pada masa injury time melalui penetrasinya ke kotak penalti. Performa tersebut membuat pemain muda itu memiliki peluang kuat untuk tampil sejak awal pada pertandingan berikutnya.

Kemenangan memang gagal diraih di markas Newcastle, tetapi Liverpool berhasil menghindari kekalahan melalui penalti Szoboszlai. Iraola kini memiliki pekerjaan besar untuk meningkatkan performa sejumlah pemain utama sekaligus mempertahankan energi positif yang dibawa para pemain pengganti.

Sumber: ESPN


Klasemen

Berita Terkait