Thomas Dooley Bidik Banyak Poin di FIFA ASEAN Cup 2026, Pengamat: Bangladesh Bisa Jadi Kuda Hitam Menyulitkan di Grup A

Timnas Bangladesh bisa jadi kuda hitam di FIFA ASEAN Cup 2026. Timnas Indonesia tak boleh memandang enteng.

BolaCom | Gatot SumitroDiterbitkan 24 Agustus 2026, 18:00 WIB
Thomas Dooley menghadiri acara Pitch Perfect Gala 2026 di Faena Forum pada 31 Januari 2026 di Miami Beach, Florida. (Alexander Tamargo/Getty Images via AFP)

Bola.com, Jakarta - Bangladesh diprediksi bakal jadi kuda hitam di FIFA ASEAN Cup 2026. Sosok pelatih Thomas Dooley jadi garansi Macan Bengal bisa menyulitkan kontestan di Grup A.

Turnamen edisi perdana yang digagas FIFA itu rencananya akan digelar di Jakarta dan Bandung pada 24 September hingga 4 Oktober 2026.

Advertisement

Timnas Indonesia didaulat sebagai tuan rumah, menjamu Singapura, Malaysia, dan Bangladesh.

Thomas Dooley, yang ditunjuk sebagai pelatih kepala Bangladesh pada 22 Mei 2026, bersyukur dengan undangan ini karena dia punya kesempatan meraup poin guna mendongkrak posisi Bangladesh di ranking FIFA.

Akan tetapi, tugas Thomas Dooley tak mudah. Dia dibebani target memperbaiki posisi Bangladesh yang masih bertengger di urutan 181, ke tataran 160 besar dunia. Namun, tidak ada yang mustahil bagi eks kapten Timnas Amerika Serikat itu.

Jika Bangladesh sukses di FIFA ASEAN Cup 2026, mereka akan dapat tambahan poin cukup signifikan karena lawan yang akan dihadapi punya ranking di atas mereka.

Timnas Indonesia berada di rangking 118, Malaysia ke-136, dan Singapura ke-148.


Analisis Raja Isa

Pelatih Filipina, Thomas Dooley saat melawan Singapura pada laga AFF Suzuki Cup 2016 di Philippine Sports Stadium, (19/11/2016). (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Situasi ini mendapat tanggapan dari pengamat sepak bola ASEAN, Raja Isa Raja Akram Shah.

"Thomas Dooley pasti tak akan melewatkan kesempatan baik ini untuk memenuhi target Federasi Sepak Bola Bangladesh. Saya kira mereka bisa naik beberapa tingkat jika sukses di FIFA ASEAN Cup," kata Raja Isa Raja Akram Shah.

Pengamat sepak bola asal Malaysia itu cukup paham kekuatan sepak bola Bangladesh. Dia pernah tiga tahun berkarier di Liga 1 Bangladesh bersama klub Mukhtijodda SKC.

Empat tahun lalu, Raja Isa pernah menganalisis Timnas Indonesia akan sulit mengalahkan Bangladesh.

Prediksinya jitu lantaran Timnas Indonesia yang diasuh Shin Tae-yong, ditahan imbang tanpa gol Bangladesh yang dibesut Javeier Cabrera di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, 1 Juni 6 2022.

"Empat tahun bukan waktu yang pendek. Timnas Indonesia banyak berubah. Saya kira begitu juga Bangladesh. John Herdman tak boleh terlalu percaya diri. Kegagalan di Piala AFF 2026 kemarin harus jadi pelajaran. Apalagi Thomas sangat paham atmosfer sepak bola Asia Tenggara," jelasnya.


Reputasi Bagus Dooley

Pelatih timnas Filipina, Thomas Dooley (affsuzukicup.com)

Thomas Dooley pernah dua periode melatih Filipina yakni 2014-2018 dan 2022. Filipina pernah menghajar Timnas Indonesia 4-0 dan imbang 2-2 di Piala AFF 2014 dan 2016.

"Reputasi Thomas Dooley sangat bagus saat menangani Filipina. Dia pernah mengalahkan Timnas Indonesia. Catatannya melawan Malaysia dan Singapura juga baik. Kali ini dia pasti punya motivasi lebih besar lagi bersama Bangladesh," lanjut Raja Isa.

Dari daftar skuat Bangladesh ada lima pemain abroad. Mereka adalah Tariq Kazi, Zayyan Ahmed, Hamza Choudhury, Shamit Shome, dan Fahamedul Islam.

"Hamza Choudhury figur penting di Timnas Bangladesh. Pemain Leicester City ini pasti berpengaruh besar pada psikologis rekan setimnya. Apalagi Bangladesh pernah imbang melawan Timnas Indonesia empat tahun lalu," tutur Raja Isa, yang pernah melatih sejumlah tim di Indonesia itu.

Berita Terkait