Profil Persib di BRI Super League: Misi Pertahankan Tahkta dan Bersinar di Asia

Musim 2026/2027 akan menjadi salah satu perjalanan paling menantang bagi Persib Bandung.

BolaCom | Erwin SnazDiterbitkan 25 Agustus 2026, 08:30 WIB
Logo Persib Bandung. (Generated Chatgpt)

Bola.com, Bandung - Musim 2026/2027 akan menjadi salah satu perjalanan paling menantang bagi Persib Bandung. Tidak hanya mempertahankan juara di Super League, tim berjulukan Maung Bandung ini, juga harus membagi fokus ke tingkat Asia.

Sebagai juara bertahan di Super League, Persib juga akan tampil di AFC Champions League 2 2026, ASEAN Club Championship (ACC)/Shopee Cup, serta League Cup. Empat kompetisi tersebut membuat kedalaman skuad dan konsistensi menjadi kunci bagi Persib untuk melewati musim yang padat.

Advertisement

Di level domestik, Persib tentu ingin kembali mengangkat trofi dan mempertahankan status sebagai penguasa kasta tertinggi Tanah Air. Prestasi itu juga diharapkan bisa terwujud di level Asia.

Untuk mewujudkan ambisi tersebut, Persib melakukan sejumlah perubahan di dalam skuad. Beberapa pemain berkualitas didatangkan, diantaranya Sandy Walsh, Ragnar Oratmangoen, Luka Menalo, Balsa Sekulic, Gakuto Notsuda, Gabriel Mutombo, dan Mariano Peralta.

Namun, perubahan terbesar justru terjadi di kursi pelatih. Bojan Hodak yang telah sukses membawa Maung Bandung juara hattrick, justru posisinya diganti oleh mantan asistennya, Igor Tolic. Dan Bojan sendiri kabarnya diangkat menjadi penasehat tim.

Dengan skuad baru, pelatih baru, serta agenda pertandingan yang padat, musim 2026/2027 menjadi babak baru bagi perjalanan Persib Maung Bandung untuk mempertahankan gelar juara sekaligus mengukir prestasi di level Asia.

Mampukah Maung Bandung kembali mengaum, mempertahankan tahtanya di liga kasta tertinggi Tanah Air dan mengukir sejarah di Asia? Itu semua kini berada di pundak Igor Tolic.

 


Igor Tolic, Suksesor Bojan Hodak

Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic (kanan), memberikan arahan kepada para pemain saat jeda pertandingan final Piala Presiden 2026 melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026). Meski sempat memaksakan laga hingga adu tendangan penalti, Persib harus mengakui keunggulan Persebaya dengan skor 5-6 pada babak tos-tosan. (KapanLagi.com/Budy Santoso)

Setelah Bojan Hodak mengukir sejarah dengan membawa Persib juara hattrick secara beruntun, tongkat estafet kepelatihan justru beralih kepada mantan asistennya, Igor Tolic.

Pelatih asal Kroasia yang lahir pada 25 September 1977 ini, resmi ditunjuk sebagai nakhoda Maung Bandung pada Mei 2026. Meski menjadi wajah baru sebagai pelatih kepala, Igor Tolic bukan sosok asing di tubuh Maung Bandung.

Ia telah menjadi bagian dari tim kepelatihan Persib sejak 2024 dan mendampingi Bojan Hodak selama dua musim. Dari posisi tersebut, Tolic turut merasakan perjalanan Persib dalam meraih berbagai gelar, termasuk keberhasilan menciptakan juara hattrick.

Sebelum datang ke Indonesia, Tolic telah mengantongi pengalaman menangani sejumlah tim di Eropa dan Mesir. Ia pernah menangani HNK Hajduk Split U19, NK Osijek II pada 2019-2021, NK Kustosija (2021), dan Wadi Degla pada 2022-2024.

Kini, tantangan yang dihadapinya jauh lebih besar. Tolic tidak lagi sekedar membantu dari sisi kepelatihan, tetapi menjadi orang nomor satu yang bertanggung jawab atas perjalanan Persib dengan segala tantangannya.

Untuk memperkuat tim kepelatihannya, Tolic turut membawa sejumlah asisten pelatih asal Kroasia, yakni Zlatko Runje, Karlo Reinholz, dan Mario Jozic. Mereka akan bekerja bersama para asisten lokal seperti Achmad Jupriyanto, Yaya Sunarya, dan I Made Wirawan.

Komposisi tersebut diharapkan mampu menjaga identitas permainan Persib sekaligus memberikan sentuhan baru di era pasca Bojan Hodak.


Menanti Gebrakan Mariano Peralta

Pemain Persib Bandung, Mariano Peralta (kiri), berusaha lepas dari kawalan dua pemain Persebaya Surabaya, Walber (tengah) dan Francisco Rivera, pada laga final Piala Presiden 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026). Peralta kemudian diganjar kartu merah pada menit ke-112 setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Francisco Rivera. Meski unggul jumlah pemain hingga akhir pertandingan, Persebaya baru memastikan gelar juara usai menang 6-5 lewat adu tendangan penalti. (KapanLagi.com/Budy Santoso)

Salah satu rekrutan Persib yang paling menarik perhatian adalah Mariano Peralta. Kedatangan pemain asal Argentina tersebut cukup mengejutkan.

Sebelumnya, Mariano Peralta sempat ramai dikaitkan dengan klub rival Persib. Namun, pada akhirnya, sang pemain justru memilih menjadi bagian dari Maung Bandung.

Lahir pada 20 Februari 1998, Peralta merupakan pemain yang dapat beroperasi sebagai winger maupun penyerang. Kemampuannya tersebut menjadi modal penting bagi Persib yang harus melakoni empat kompetisi, terutama dengan padatnya jadwal.

Selama memperkuat Borneo FC Samarinda, Peralta tampil produktif dan mampu mencatatkan banyak gol serta assist. Performanya itu mengantarkan dia meraih penghargaan sebagai pemain terbaik di BRI Super League 2025/2026.

Performa apiknya di Samarinda membuat Persib tertarik memboyongnya. Ia pun resmi dikontrak dengan durasi dua musim dan diharapkan mampu menjadi salah satu sumber kreativitas sekaligus gol bagi Maung Bandung.

Kehadiran Peralta, juga membuat lini depan Persib semakin variatif setelah ada Uilliam Barros, Berguinho, Balsa Sekulic, dan Ramon Tanque.


Skuad Persib Bandung 2026/2027

Mariano Peralta ikut berfoto bersama dengan pemain Persib Bandung usai mengalahkan Persija dalam semifinal Piala Presiden 2026 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (4/8/2926). (Bola.com/Alit Binawan)

Kiper: Teja Paku Alam, Fitrah Maulana

Belakang: Sandy Walsh, Gabriel Mutombo, Kakang Rudianto, Patricio Matricardi, Julio Cesar, Dion Markx

Tengah: Ikhwan Tanamal, Luciano Guaycochea, Gakuto Notsuda, Marc Klok, Berguinho, Thom Haye, Saddil Ramdani, Adam Alis, Beckham Putra Nugraha, Eliano Reijnders 

Depan: Ragnar Oratmangoen, Luka Menalo, Balsa Sekulic, Uilliam Barros, Ramon Tanque, Mariano Peralta

 

Berita Terkait