Andre Rosiade Berkelakar John Herdman Mesti Diganti jika Timnas Indonesia Gagal Kampiun FIFA ASEAN Cup 2026: Masa Lawan Bangladesh Tak Bisa

Andre Rosiade berkelakar, pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, harus diganti jika gagal menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.

BolaCom | Muhammad Adi YaksaDiterbitkan 25 Agustus 2026, 21:15 WIB
Penasehat Semen Padang, Andre Rosiade. (Muhammad Faqih/Bola.com)

Bola.com, Jakarta - Presiden Semen Padang, Andre Rosiade, berkelakar, pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, harus diganti jika gagal menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.

Andre merasa bahwa Herdman mesti membawa Timnas Indonesia keluar sebagai kampiun FIFA ASEAN Cup 2026 setelah tersingkir dari Piala AFF 2026.

Advertisement

Kesempatan Timnas Indonesia untuk memenangkan FIFA ASEAN Cup 2026 terbilang besar karena akan menjadi tuan rumah Grup A Divisi 1.

Timnas Indonesia akan bersaing dengan Timnas Malaysia, Timnas Singapura, dan Timnas Bangladesh.


Turun dengan Kekuatan Terbaik

Pemain Timnas Indonesia, Joey Pelupessy (14), Thom Jan Haye (kiri), dan Calvin Verdonk (kanan) berebut bola dengan pemain China, Cao Yongjing, dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta, Kamis (5/6/2025). (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Adapun, FIFA ASEAN Cup 2026 bakal berlangsung dalam periode FIFA Matchday sehingga Timnas Indonesia bisa turun dengan kekuatan terbaiknya.

Andre bergurau Herdman dapat diganti oleh pelatih Semen Padang, Nilmaizar, andai Timnas Indonesia tidak berprestasi di FIFA ASEAN Cup 2026.

"Ya, FIFA ASEAN harusnya wajib menang dong. Masa lawan Bangladesh kita tidak juara, gitu lho. Kalau tidak juara, ya John Herdman lebih baik ganti sama Nil Maizar sajalah," ujar Andre setelah launching tim Semen Padang di Alam Sutera, Tangerang, Selasa (25/8/2026).

 


Harus Dikritik

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman (kiri), bersama staf pelatih menyiapkan perlengkapan saat sesi latihan di Bali United Training Center, Gianyar, Bali, Kamis (23/7/2026). John Herdman terus mematangkan persiapan Skuad Garuda yang memasuki pekan terakhir pemusatan latihan jelang menghadapi Kamboja pada laga perdana Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, 27 Juli 2026. (Bola.com/Alit Binawan)

Setelah kegagalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Andre Rosiade menilai Herdman harus terbuka terhadap kritik dan tidak perlu mendapat perlindungan dari para pengamat. Dia menyebut Herdman sebagai manusia biasa yang wajar dikritik setelah hasil yang diraih.

"Ya, yang pasti John Herdman harus diberikan... kalau menurut saya kegagalan Piala AFF 2026, saya kan berkomentar yang terakhir. Menurut saya, tidak usah kita para pengamat melindungi Herdman. Herdman harus diberikan ruang untuk dikritik," ucap Andre.

"Ya. Karena John Herdman kan manusia biasa. Karena dia kan menurut saya ya, dia sudah menikmati bulan madu, ya. Tapi, dan wajar kalau ada yang mengkritik John Herdman. Karena dengan pemain yang begitu banyak naturalisasi, kita malah kalah. Mohon maaf ya, saya ini penonton bola, saya tidak bela Shin Tae-yong ya," imbuhnya.


Soroti Kondisi Fisik

Para pemain Timnas Indonesia bersama pelatih John Herdman dan staf pelatih menghampiri suporter usai laga ketiga Grup A Piala AFF 2026 melawan Vietnam di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (3/8/2026) malam WIB. Meski harus menelan kekalahan 0-3, skuad Garuda tetap menyampaikan apresiasi kepada para pendukung yang setia memberikan dukungan hingga peluit panjang berbunyi. Timnas Indonesia masih memiliki peluang lolos ke semifinal dengan syarat wajib mengalahkan tuan rumah Singapura pada pertandingan terakhir Grup A. (Kapanlagi.com/Budy Santoso)

Andre juga menyoroti kondisi fisik pemain Timnas Indonesia yang menurutnya berbeda saat ditangani Herdman dibandingkan era Shin Tae-yong. Dia menilai pemain sudah terlihat kelelahan pada menit ke-60 sehingga persoalan fisik tersebut perlu menjadi bahan evaluasi.

"Tapi faktanya, di zaman John Herdman menit 60, itu pemain kita sudah ngos-ngosan. Dan kita lihat bagaimana Shin Tae-yong memimpin Indonesia, di Qatar itu saya menonton, dua kali 45, tambah perpanjangan waktu, pemain kita masih bisa bertarung secara spartan. Dari fisik saja, pemain kita jauh berbeda di zaman John Herdman maupun Shin Tae-yong. Itu baru ya. Ini fakta yang saya lihat," papar Andre.

"Jadi menurut saya, kita silakan menurut saya, John Herdman ini harus kita kritik juga, supaya beliau bangun dari tidurnya bahwa ini lho realita sepak bola Indonesia, apalagi beliau sudah bawa banyak pemain naturalisasi di Piala AFF 2026."

"Dan tidak ada alasan bahwa dibilang ada pengamat yang membela bahwa Shin Tae-yong juga enggak mungkin, lho pemain mayoritas yang datang itu kan pemain dari luar semua. Yang dalam negeri siapa sih? Thom Haye, Marc Klok. Ya, Marc Klok ini kan enggak pernah diundang sama Shin Tae-yong juga, John Herdman yang mengembalikan Marc Klok, masuk skuad," paparnya.

 


Kesalahan John Herdman

Andre menilai kegagalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 merupakan tanggung jawab John Herdman yang harus dievaluasi secara menyeluruh. Dia pun menegaskan Timnas Indonesia wajib membidik gelar juara pada FIFA ASEAN Cup 2026.

"Jadi kalau menurut saya ya, mohon maaf, Piala AFF ini murni kesalahannya John Herdman. Dan John Herdman ini harus mau melakukan evaluasi untuk ke depan supaya berhasil di FIFA apa?" ungkap Andre.

"Ya, harusnya kita harus juara, tidak ada cerita tidak juara," kata pria yang juga anggota DPR RI tersebut.

Berita Terkait