Disaksikan Ribuan Bobotoh, Launching Tim dan Jersey Persib Hadirkan Konsep Fashion yang Bisa Dipakai Siapa Saja

Peluncuran tim dan jersey Persib Bandung musim 2026/2027 di GOR Bandung Arena dikemas dengan konsep yang berbeda.

BolaCom | Erwin SnazDiterbitkan 25 Agustus 2026, 21:00 WIB
Aksi para model saat memperkenalkan Jersey Persib musim 2026/2027 di Bandung Arema, Selasa (25/8/2026). (Bola.com/Erwin Snaz)

Bola.com, Bandung - Peluncuran tim dan jersey Persib Bandung musim 2026/2027 di GOR Bandung Arena dikemas dengan konsep yang berbeda.

Tak sekadar memperkenalkan para pemain dan seragam terbaru untuk mengarungi kompetisi, Persib ingin menunjukkan bahwa jersey musim ini juga dapat menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat.

Advertisement

Konsep tersebut diwujudkan melalui sebuah fashion show yang melibatkan berbagai elemen masyarakat Kota Bandung.

Para model yang tampil pun datang dari beragam latar belakang, mulai dari pemain band, selebgram, hingga masyarakat umum.

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, mengatakan konsep tersebut membawa dua pesan utama yang ingin disampaikan kepada Bobotoh dan masyarakat luas.

“Pesan yang mau disampaikan, jersey ini bisa digunakan oleh siapa pun. Jadi jersey itu tidak hanya digunakan ketika main pertandingan saja. Jersey itu bisa dipakai oleh siapa pun,” jelas Adhitia Putra Herawan usai acara launching tim.


Bisa Dipakai Siapan Saja

Aksi para model saat memperkenalkan Jersey Persib musim 2026/2027 di Bandung Arema, Selasa (25/8/2026). (Bola.com/Erwin Snaz)

Menurutnya, penggunaan berbagai model dengan latar belakang berbeda merupakan gambaran bahwa jersey Persib tidak memiliki batasan dalam penggunaannya.

Jersey bisa menjadi identitas kebanggaan saat mendukung tim di stadion, tetapi juga tetap relevan untuk dikenakan dalam aktivitas sehari-hari.

Hal itu terlihat dari sejumlah model yang tampil dengan gaya berbeda. Ada yang mengenakan jersey sambil bermain skateboard, ada pula yang memadukannya dengan busana untuk kegiatan formal.

Bahkan, konsep tersebut turut memperlihatkan bagaimana jersey dapat dikenakan oleh perempuan berhijab.

“Poin keduanya, bisa digunakan ke mana pun. Kayak tadi ada yang pakai skateboard, pakai jersey, ada yang acara formal juga bisa pakai jersey, yang berhijab juga pakai jersey,” kata Adhitia.


Bukan Sekadar Jersey

Dengan konsep tersebut, Persib ingin menegaskan bahwa jersey bukan sekadar perlengkapan pertandingan.

Lebih dari itu, jersey diharapkan dapat menjadi bagian dari keseharian Bobotoh dan masyarakat, kapan pun dan di mana pun.

“Jadi jersey ini bukan cuma alat yang bisa dipakai untuk pertandingan, tapi jersey kita itu bisa digunakan dalam kegiatan sehari-hari, di mana pun dan kapan pun kegiatan teman-teman semua,” tutur Adhitia.


Hanya Bisa PO

Jersey anyar Persib Bandung untuk musim 2026/2027. (Bola.com/M. Faqih)

Selain konsep peluncuran yang berbeda, sistem pemesanan jersey juga dilakukan melalui skema pre-order (PO).

Skema itu dijelaskan Adhitia berkaitan dengan proses kurasi yang masih dilakukan setelah produk tiba.

Ia memastikan barang sudah sampai, namun pihak klub masih melakukan pengecekan dan kurasi sebelum jersey didistribusikan kepada para pemesan.

“Jadi memang butuh waktu dari mulai kedatangan dan segala macam, kita lagi kurasi,” jelasnya.

Adhitia meminta Bobotoh untuk bersabar. Setelah seluruh proses kurasi selesai, jersey tersebut akan segera didistribusikan.

“Dalam waktu dekat kita akan distribusikan ke semua teman-teman yang sudah memesan,” pungkasnya.

Berita Terkait