Menang 5 Gol Tanpa Balas atas Elche, Barcelona Sudah Tidak Butuh Striker Baru?

Kemenangan telak 5-0 atas Elche menjadi bukti awal tim asuhan Hansi Flick masih mampu tampil produktif meski belum mendatangkan striker baru pada bursa transfer musim panas ini.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 26 Agustus 2026, 08:00 WIB
Penyerang Barcelona asal Jerman bernomor punggung 14, Karim Adeyemi, merayakan gol kedua timnya bersama gelandang Barcelona asal Spanyol bernomor punggung 7, Fermin Lopez, dalam pertandingan Liga Spanyol antara Elche CF dan FC Barcelona di Stadion Martinez Valero, Elche, pada 24 Agustus 2026. (JOSE JORDAN/AFP)

Bola.com, Jakarta - Barcelona mendapat alasan untuk tidak panik terkait kebutuhan penyerang tengah. Kemenangan telak 5-0 atas Elche menjadi bukti awal tim asuhan Hansi Flick masih mampu tampil produktif meski belum mendatangkan striker baru pada bursa transfer musim panas ini.

Situasi itu cukup menarik mengingat Barcelona telah kehilangan dua penyerang utama mereka dari musim lalu.

Advertisement

Namun, hingga mendekati penutupan bursa transfer, Blaugrana belum berhasil mendatangkan pengganti.

Satu nama yang paling konsisten dikaitkan dengan Barcelona adalah Julian Alvarez. Sayangnya, Atletico Madrid masih enggan membuka negosiasi melepas penyerang asal Argentina tersebut.

Kini muncul pertanyaan: apakah Barcelona benar-benar masih membutuhkan striker?


Raphinha Membuktikan Bisa Jadi Penyerang Tengah

Pemain Barcelona Raphinha (kiri) merayakan gol bersama Karim Adeyemi dalam laga La Liga Spanyol antara Elche vs Barcelona di Elche, Spanyol, Minggu, 23 Agustus 2026. (AP Photo/Alberto Saiz)

Pertandingan melawan Elche memberikan jawaban sementara. Raphinha dipercaya bermain sebagai penyerang tengah dan tampil sangat efektif.

Pemain asal Brasil itu langsung memberikan ancaman kepada pertahanan lawan melalui pergerakannya di belakang garis pertahanan.

Ia membuka keunggulan Barcelona setelah memenangkan penalti melalui pergerakan cepat di dalam kotak penalti.

Raphinha kemudian mengeksekusi sendiri tendangan 12 pas tersebut untuk membawa Barcelona unggul 1-0.

Tidak berhenti di sana, Raphinha berperan dalam gol kedua. Ia kembali melakukan pergerakan di belakang pertahanan Elche sebelum memberikan peluang emas kepada Karim Adeyemi.

Penyerang asal Jerman tersebut tidak membuang kesempatan dan menggandakan keunggulan Barcelona sebelum turun minum.

Dua momen tersebut memperlihatkan bahwa Barcelona tidak selalu membutuhkan penyerang tengah murni untuk menciptakan ancaman.

Dengan teknik dan kecepatan yang dimilikinya, Raphinha mampu memainkan peran tersebut dengan baik.


Fermin Lopez juga Bisa Jadi Alternatif

Pemain Barcelona, Fermin Lopez, tampak kecewa setelah ditaklukkan Atletico Madrid pada leg pertama perempat final Liga Champions 2025/2026 di Stadion Camp Nou, Kamis (9/4/2026). (AFP/Josep Lago)

Barcelona kembali menunjukkan fleksibilitas setelah melakukan perubahan pemain di babak kedua.

Pada menit ke-67, Anthony Gordon masuk menggantikan Lamine Yamal. Perubahan itu membuat Raphinha kembali bermain di sisi kanan, sementara Fermin Lopez bergeser ke posisi penyerang tengah. Menariknya, produktivitas Barcelona tidak menurun.

Gordon justru menjadi salah satu aktor penting dalam terciptanya gol ketiga dengan memberikan assist kepada Raphinha.

Pemain Inggris itu kemudian kembali menciptakan peluang untuk gol berikutnya yang diselesaikan Fermin.

Fermin kemudian mencetak gol kelima melalui aksi individu yang menunjukkan kekuatan dan tekniknya.

Ia mampu menahan tekanan bek lawan di luar kotak penalti, berputar, dan menciptakan ruang untuk melepaskan penyelesaian.

Penampilan Raphinha dan Fermin menunjukkanBarcelona memiliki sejumlah opsi internal untuk mengisi posisi nomor 9.


Barcelona Masih Punya Banyak Pilihan

Pemain Barcelona Raphinha merayakan gol bersama Lamine Yamal dalam laga La Liga Spanyol antara Elche vs Barcelona di Elche, Spanyol, Minggu, 23 Agustus 2026. (AP Photo/Alberto Saiz)

Selain Raphinha dan Fermin, Barcelona juga masih memiliki beberapa pemain yang dapat dimainkan secara situasional sebagai penyerang tengah.

Salah satunya adalah pemain muda Hamza Abdelkarim. Ia memang tidak dimainkan ketika menghadapi Elche, tetapi tetap menjadi salah satu opsi yang bisa dikembangkan untuk masa depan.

Barcelona juga dapat menggunakan pemain seperti Gordon atau Dani Olmo apabila situasi pertandingan membutuhkan improvisasi. Kondisi itu membuat Barcelona memiliki kedalaman yang cukup fleksibel di lini depan.

Mereka tidak memiliki banyak pemain yang berposisi sebagai striker murni, tetapi memiliki sejumlah pemain dengan karakteristik yang memungkinkan mereka menjalankan peran tersebut.

Hal ini menjadi semakin relevan setelah pengejaran terhadap Alvarez kembali menemui jalan buntu.


Jika Alvarez Gagal, Barcelona Bisa Menunggu hingga Januari

Penyerang Atletico Madrid asal Argentina bernomor punggung 19, Julian Alvarez, terlihat dalam pertandingan Liga Spanyol antara Club Atletico de Madrid dan Villarreal CF di Stadion Metropolitano, Madrid, pada 23 Agustus 2026. (Pierre-Philippe MARCOU/AFP)

Barcelona memang masih dikabarkan ingin melakukan satu upaya terakhir untuk mendapatkan Alvarez.

Namun, jika Atletico Madrid tetap mempertahankan sikapnya, bukan tidak mungkin Barcelona mengakhiri bursa transfer tanpa mendatangkan striker baru.

Kemenangan 5-0 atas Elche setidaknya memberikan indikasi keputusan itu tidak serta-merta menjadi bencana.

Tentu, satu pertandingan belum cukup untuk membuktikan Barcelona benar-benar tidak butuh penyerang tengah.

Mereka masih akan menghadapi pertandingan yang jauh lebih sulit, ketika lawan memberikan tekanan lebih besar dan menutup ruang di belakang pertahanan.

Namun, fleksibilitas Raphinha dan Fermin memberikan alternatif menarik bagi Hansi Flick.

Jika keduanya mampu mempertahankan performa itu, Barcelona mungkin tidak perlu terburu-buru mengeluarkan dana besar untuk pemain baru.

Jadi, apabila transfer Alvarez benar-benar gagal, Barcelona memiliki opsi untuk melanjutkan musim dengan komposisi yang ada dan baru kembali mencari striker pada bursa transfer Januari.

Kemenangan atas Elche setidaknya menunjukkan satu hal: untuk saat ini, Blaugrana masih memiliki cara untuk hidup tanpa striker nomor 9 murni.

Sumber: Barca Blaugranes

Berita Terkait