Raheem Sterling Terancam Penjara Dua Tahun Usai Didakwa Kecelakaan Mobil

Raheem Sterling menghadapi ancaman hukuman penjara dua tahun setelah didakwa atas kecelakaan mobil yang terjadi pada Mei 2026.

BolaCom | ThomasDiterbitkan 26 Agustus 2026, 14:35 WIB
Raheem Sterling. Saat menerima Golden Boy edisi 2014, gelandang asal Inggris ini berusia 20 tahun dan tengah menjalani musim ke-4 atau terakhir bersama Liverpool. Selama dua musim, 2013/2014 dan 2014/2015 ia mampu menyumbang masing-masing di atas 10 gol bagi The Reds. (AFP/Paul Ellis)

Bola.com, Jakarta - Mantan pemain sayap Manchester City dan Liverpool, Raheem Sterling, kini berada dalam masalah hukum serius. Ia terancam hukuman penjara hingga dua tahun setelah secara resmi didakwa terkait insiden kecelakaan mobil yang terjadi pada bulan Mei lalu.

Pemain berusia 31 tahun asal Berkshire ini didakwa dengan tiga pelanggaran utama. Pelanggaran tersebut meliputi mengemudi secara berbahaya, kepemilikan dinitrogen oksida untuk penghirupan yang salah, serta gagal memberikan spesimen. Kecelakaan tersebut melibatkan mobil Lamborghini miliknya yang menabrak pembatas jalan tol M3 dekat Minley Interchange, Hampshire, Inggris, pada 28 Mei 2026.

Advertisement

Setelah insiden itu, Sterling sempat ditahan oleh Kepolisian Hampshire, namun ia kemudian dibebaskan dengan jaminan. Investigasi yang dilakukan oleh pihak berwenang telah berkembang menjadi kasus pidana serius.


Dakwaan Serius dan Detail Insiden

Raheem Sterling menjalani debut bersama Feyenoord di Eredivisie 2025/2026, Senin (23/2/2026) dini hari WIB. (AFP/Bas Czerwinski)

Raheem Sterling didakwa dengan tiga pelanggaran utama yang bisa berujung pada hukuman penjara. Jika terbukti bersalah atas dakwaan mengemudi secara berbahaya, ia bisa menghadapi hukuman penjara selama dua tahun. Kecelakaan itu terjadi di jalur selatan jalan tol M3, dekat Minley Interchange, di mana mobil Lamborghini mewah miliknya, yang ditaksir seharga £270.000, menabrak pembatas jalan tol.

Beruntung, tidak ada kendaraan lain yang terlibat dalam insiden tersebut, dan tidak ada laporan cedera yang dialami Sterling maupun pengguna jalan lainnya. Namun, laporan saksi mata mengenai cara mengemudi Sterling menjadi dasar dakwaan serius ini. Beberapa pengendara melaporkan melihat mobil Sterling melaju tidak stabil dan berbelok-belok di jalan tol sebelum kecelakaan terjadi.


Perjalanan Karier dan Proses Hukum Mendatang

Saat ini, Raheem Sterling berstatus bebas transfer setelah sebelumnya bergabung dengan Feyenoord di liga Belanda pada Februari 2026, setelah kontraknya dengan Chelsea berakhir. Sayangnya, penampilannya di Rotterdam kurang memuaskan, dengan hanya mencatatkan satu assist tanpa gol dalam delapan penampilan kompetitif.

Sebelum bergabung dengan Feyenoord, Sterling dikenal sebagai pemain sayap yang produktif di Premier League, di mana ia berhasil memenangkan empat gelar bersama Manchester City. Di level tim nasional, ia telah mencatatkan 82 penampilan untuk Inggris dan menyumbangkan 20 gol.

Sterling dijadwalkan untuk hadir di Pengadilan Magistrates Basingstoke pada 15 September 2026, untuk menghadapi dakwaan yang menjeratnya.