Bola.com, Jakarta - Pertamina Eco RunFest 2026 kembali digelar dengan membawa misi olahraga sekaligus kepedulian terhadap lingkungan, dengan penyelenggara menargetkan 14.000 pelari dan 10.000 penonton untuk rangkaian acara yang akan berlangsung pada Minggu, 6 Desember 2026.
Memasuki penyelenggaraan tahun ke-13, Pertamina Eco RunFest 2026 mengangkat tema "Spark The Change Leave Zero Energy" yang menempatkan isu lingkungan sebagai salah satu fokus utama kegiatan.
Konsep tahun ini tidak hanya menghadirkan perlombaan lari, tetapi juga memadukannya dengan kampanye keberlanjutan serta berbagai aksi nyata yang ditujukan untuk memberikan dampak terhadap lingkungan.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, mengatakan keberhasilan penyelenggaraan Eco RunFest 2026 tidak semata-mata ditentukan oleh jumlah peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Menurut Baron, peningkatan kesadaran masyarakat, terutama para pelari, mengenai pentingnya menjaga lingkungan juga menjadi salah satu indikator yang ingin dicapai melalui kegiatan tersebut.
"Kami ingin menumbuhkan awareness kepada masyarakat, pelari, karena sejak mereka membayar pembelian tiket, kami akan bertanggung jawab atas pembayaran tersebut untuk program-program lingkungan," ujar Baron.
Kategori yang Dilombakan
Baron menjelaskan seluruh keuntungan yang diperoleh dari penjualan tiket Eco RunFest 2026 akan dialokasikan untuk mendukung Eco-Mission sebagai bagian dari komitmen terhadap kegiatan yang berkaitan dengan lingkungan.
"Sebesar 100 persen keuntungan penjualan tiket disalurkan utuh untuk Eco-Mission sebagai aksi nyata bagi lingkungan," jelasnya.
Dengan konsep tersebut, Eco RunFest 2026 diarahkan untuk menjadi kegiatan yang menggabungkan olahraga dan kepedulian lingkungan, sehingga peserta tidak hanya mengikuti perlombaan, tetapi juga mendapatkan pengalaman yang berkaitan dengan kampanye keberlanjutan.
Race Director Pertamina Eco RunFest 2026, Reza Puspo, menyebut terdapat empat kategori lomba yang disiapkan pada tahun ini, yakni Half Marathon, 10K, 5K, dan Family Course.
Rute Lomba
Untuk kategori Half Marathon, perlombaan akan dimulai dari kawasan Pintu 7 sebelum peserta melintasi Jembatan Semanggi dan bergerak menuju wilayah Jakarta Selatan.
"Untuk Half Marathon nanti akan bermula dari Pintu 7 menuju ke Jembatan Semanggi, naik ke atas, turun ke bawah Semanggi, kemudian menuju selatan, mengarah ke Wali Kota Jakarta Selatan," kata Reza.
Setelah melewati kawasan Wali Kota Jakarta Selatan, rute Half Marathon berlanjut menuju Jalan Antasari dan Cipete sebelum peserta melakukan putar balik untuk kembali melalui Jalan Antasari.
Pelari kemudian bergerak kembali ke kawasan Wali Kota Jakarta Selatan dan melanjutkan perjalanan ke arah utara menuju kawasan Pemuda atau Plaza Senayan sebelum menyelesaikan lomba di Pintu 7.
Sementara itu, kategori 10K juga mengambil titik awal dari Pintu 7 dengan rute menuju Plaza Semanggi, melewati kawasan Semanggi, kemudian bergerak ke arah selatan hingga Patung Pemuda dan kawasan ASEAN sebelum melakukan putar balik.
Olahraga dan Kepedulian Lingkungan
Setelah mencapai titik putar balik, peserta 10K akan kembali menuju Patung Pemuda dan menyelesaikan perlombaan dengan finis di kawasan Pintu 7.
Adapun kategori 5K memiliki lintasan yang lebih pendek dengan peserta bergerak dari area KM 0 menuju Pintu 7, melewati kawasan Semanggi, dan Patung Pemuda sebelum kembali menuju Pintu 7.
Melalui penyelenggaraan tahun ini, Eco RunFest 2026 menargetkan kehadiran 14.000 pelari dan 10.000 penonton live music, dengan aktivitas olahraga ditempatkan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap isu lingkungan.
Target tersebut sekaligus menjadi bagian dari penyelenggaraan Eco RunFest 2026 yang menggabungkan perlombaan lari, kegiatan festival, kampanye keberlanjutan, dan dukungan terhadap Eco-Mission melalui keuntungan penjualan tiket.