Bola.com, Jakarta - Ada beberapa laga Timnas Indonesia di berbagai level usia yang layak untuk terus diingat. Salah satunya adalah laga antara Timnas Indonesia U-22 melawan Vietnam di fase grup SEA Games 2017.
Timnas Indonesia U-22 saat itu mampu menahan imbang Vietnam dengan skor 0-0. Hasil itu layak disyukuri sebab banyak hal yang terjadi untuk Garuda Muda saat itu.
Timnas Indonesia U-22 harus bermain dengan 10 pemain sejak pertengahan babak kedua karena Hanif Sjahbandi mendapatkan kartu merah. Kiper utama, Satria Tama pun tidak bisa melanjutkan laga karena cedera.
Kurniawan Kartika Ajie masuk menggantikan Satria Tama dan berperan besar membantu membawa Timnas Indonesia U-22 meraih hasil imbang melawan Vietnam.
"Yang pertama saat itu kondisinya 10 lawan 11 dan yang paling beratnya saya masuk babak kedua, Satria Tama Waktu itu cedera," kata Ajie kepada Bola.com.
Mengeluarkan Kemampuan Terbaik
Bermain dengan 10 pemain dan dipaksa melakukan pergantian penjaga gawang di tengah laga, Timnas Indonesia U-22 mendapatkan gempuran hebat dari Vietnam hampir di sepanjang laga.
Kurniawan Kartika Ajie pun ingat betul gempuran itu. Kiper yang kini berusia 30 tahun itu menyatakan hanya berusaha mengeluarkan kemampuan terbaik.
"Tapi ya sudah saat itu saya maksimal saja, keluarkan semua penampilan terbaik dan alhamdulillah kami lolos 4 besar," jelasnya.
Ingin Dapat Kesempatan
Kurniawan Kartika Ajie saat ini masih terikat kontrak di Persita Tangerang. Eks penjaga gawang Arema FC itu menjadi pilihan kedua di Pendekar Cisadane di bawah bayang-bayang Igor Rodrigues.
Namun, peluang bagi Kurniawan Kartika Ajie untuk mendapatkan menit bermain cukup besar. Sebab, mulai musim 2026/2027 ada League Cup yang ditujukan sebagai panggung para pemain lokal.
"Semoga lebih baik dari musim kemarin dan bisa mendapatkan menit bermain," tandas Ajie.