Bola.com, Jakarta - Mantan striker Leicester City dan Timnas Inggris, Jamie Vardy, membuat gebrakan baru setelah mendapatkan hak siar untuk menayangkan sejumlah pertandingan Bundesliga melalui kanal YouTube miliknya.
Bundesliga mengumumkan kesepakatan tersebut pada Jumat (28/8/2026). Kanal YouTube Vardy akan menjadi salah satu penyiar resmi di Inggris untuk tujuh pertandingan Bundesliga yang digelar pada Jumat malam sepanjang musim ini.
Menariknya, Vardy bukan satu-satunya kreator konten yang mendapatkan kesempatan tersebut.
Format serupa sebelumnya dilakukan podcaster asal Inggris, Mark Goldbridge, yang mulai menjadi penyiar resmi Bundesliga pada 2025. Pada musim 2026/2027, kanal Goldbridge dijadwalkan menayangkan 15 pertandingan.
Debut Vardy sebagai penyiar Bundesliga akan berlangsung pada laga pembuka Bundesliga yang mempertemukan Bayern Munchen kontra VfB Stuttgart, Jumat (28/8/2026).
Bundesliga Jangkau Penonton Baru
Meski hak siar Bundesliga di Inggris juga dimiliki sejumlah media tradisional seperti Sky Sport dan BBC, kerja sama dengan Vardy dan Goldbridge menjadi bagian dari strategi Bundesliga untuk menjangkau penonton baru.
Bundesliga berusaha memperluas daya tarik kompetisi Jerman dengan memanfaatkan popularitas Premier League dan figur-figur sepak bola yang memiliki basis penggemar besar.
Dalam format tersebut, penonton tidak hanya menyaksikan pertandingan, tetapi juga mengikuti reaksi dan komentar dari sang kreator selama laga berlangsung.
"Keberadaan Vardy menghadirkan format berbeda dalam distribusi Bundesliga melalui kreator. Ia memadukan tayangan sepak bola secara langsung dengan perspektif dan kepribadian salah satu pemain Premier League paling dikenal dalam beberapa tahun terakhir," demikian pernyataan Bundesliga, seperti dikutip dari AFP, Jumat (28/8/2026).
Vardy Masih Berstatus Tanpa Klub
Vardy saat ini berusia 39 tahun dan berstatus sebagai pemain tanpa klub.
Mantan penyerang Timnas Inggris itu baru saja mengakhiri petualangannya bersama klub Italia, Cremonese. Ia memperkuat klub tersebut selama satu musim sebelum pergi setelah Cremonese terdegradasi dari Serie A.
Vardy juga baru meluncurkan podcast miliknya pada Juni 2026. Kini, ia semakin serius menjajal dunia media dan konten sepak bola.
Meski demikian, nama Vardy tentu tidak bisa dipisahkan dari Leicester City.
Ia bergabung dengan The Foxes dari klub kasta kelima Inggris, Fleetwood Town, pada 2012. Bersama Leicester, Vardy kemudian menjadi salah satu tokoh utama dalam kisah sensasional ketika klub tersebut menjuarai Premier League 2015/2016.
Pada musim tersebut, Vardy mencetak gol dalam 11 pertandingan Premier League secara beruntun, sebuah rekor yang menjadi salah satu catatan paling ikonik dalam sejarah kompetisi.
Vardy kemudian melakukan debut bersama Timnas Inggris pada usia 28 tahun.
Selama membela The Three Lions, ia mencatatkan 26 penampilan dan mencetak tujuh gol di level internasional.
Kini, setelah bertahun-tahun menjadi predator di kotak penalti, Vardy mencoba pengalaman baru di balik layar sebagai bagian dari dunia siaran sepak bola.
Sumber: AFP