Bola.com, Jakarta - Jose Mourinho ternyata tidak membutuhkan waktu lama untuk memberikan perubahan di Real Madrid, khususnya di ruang ganti pemain.
Pelatih asal Portugal itu disebut berhasil mengubah suasana di ruang ganti Los Blancos hanya dalam waktu sekitar dua bulan sejak kembali dipercaya menangani tim pada musim 2026/2027.
Menurut laporan AS yang dikutip Madrid Universal, Minggu (30/8/2026), kehadiran Mourinho memberikan dampak signifikan terhadap atmosfer internal Real Madrid. Bahkan, muncul satu kalimat yang terus berulang di lingkungan klub yaitu "Rekrutan terbaik ada di bangku cadangan."
Kalimat tersebut merujuk kepada Mourinho yang dianggap sebagai salah satu perekrutan paling penting Real Madrid pada musim panas ini.
Kembalinya Mourinho sempat menimbulkan tanda tanya. Meski memiliki rekam jejak luar biasa, kariernya dalam beberapa tahun terakhir memang mengalami penurunan.
Namun, keraguan tersebut perlahan mulai sirna. Mourinho justru disebut mampu menghidupkan kembali semangat kompetitif skuad Los Blancos.
Mengubah Kebiasaan di Ruang Ganti
Mourinho datang untuk periode keduanya di Santiago Bernabeu dengan misi mengubah kebiasaan, aturan, dan standar yang berlaku di tim utama.
Prioritas utamanya adalah mengembalikan rasa hormat terhadap lambang Real Madrid sekaligus membangun kembali standar internal skuad yang dinilai mulai kehilangan arah dalam dua musim sebelumnya.
Mourinho tidak sekadar menerapkan otoritas sebagai pelatih.
Ia memilih berdialog langsung dengan para pemain mengenai apa yang diharapkan dari mereka. Bahkan, pemain yang sebelumnya dianggap bakal meninggalkan klub masih diberikan kesempatan untuk mengubah situasinya.
Pendekatan tersebut tampaknya membuahkan hasil dengan cepat.
Para pemain Real Madrid disebut menunjukkan komitmen lebih besar dalam sesi latihan. Mereka juga terlihat memiliki keinginan lebih kuat untuk terus berjuang hingga menit-menit terakhir pertandingan.
Perubahan tersebut terlihat dalam dua pertandingan pertama La Liga musim ini saat menghadapi Espanyol dan Real Sociedad.
Real Madrid tampil dengan semangat kolektif yang lebih kuat dan terlihat bermain untuk satu sama lain.
Kembalikan Mentalitas Kompetitif
Real Madrid memiliki banyak pemain berkualitas. Namun, persoalan utama dalam beberapa musim terakhir bukanlah soal talenta, melainkan bagaimana para pemain tersebut bisa bersatu sebagai sebuah tim.
Carlo Ancelotti, Xabi Alonso, hingga Alvaro Arbeloa disebut belum mampu sepenuhnya membuat skuad Los Blancos bergerak dalam satu arah.
Mourinho perlahan berhasil mengubah kondisi tersebut. Keberhasilan pertamanya bukan sekadar soal taktik atau hasil pertandingan, melainkan mengembalikan mentalitas kompetitif dan rasa kebersamaan di dalam skuad.
Kini, Mourinho diklaim sudah berhasil mendapatkan kepercayaan hampir seluruh anggota ruang ganti El Real.
Keputusan menunjuk kembali Mourinho merupakan perjudian besar bagi Presiden Real Madrid, Florentino Perez. Perez membutuhkan gebrakan setelah Los Blancos melewati dua musim berturut-turut tanpa trofi.
Hubungan Perez dan Mourinho tetap terjaga meski keduanya menjalani kehidupan masing-masing selama 13 tahun setelah periode pertama sang pelatih di Real Madrid berakhir.
Tak hanya menunjuk Mourinho, Perez juga memberikan dukungan besar di bursa transfer musim panas untuk membangun skuad yang sesuai dengan proyek sang pelatih.
Sumber: Madrid Universal