Bola.com, Jakarta - Persipura Jayapura siap menghadapi persaingan Pegadaian Championship 2026/2027. Tim Mutiara Hitam telah menyiapkan skuad dengan target besar untuk musim ini.
Persipura menggelar launching tim dan jersey pada Minggu (30-8-2026). Menariknya, agenda itu berlangsung serentak di enam kota, yakni Yogyakarta, Jayapura, Jakarta, Wamena, Timika, dan Sorong.
Yogyakarta jadi satu di antara lokasi yang dipilih untuk memperkenalkan skuad mereka kepada publik. Setelah launching, fokus Persipura sepenuhnya tertuju ke kompetisi yang mulai bergulir 11 September 2026.
Mutiara Hitam tergabung di Grup Timur bersama Barito Putera, PSBS Biak, Persis Solo, Persela Lamongan, Deltras FC, RANS FC, Persiba Balikpapan, Kendal Tornado FC, dan de RED FC.
Persiapan Berjalan Lancar
Boaz Solossa dkk. sebelumnya menggelar pemusatan latihan di Boyolali, Jawa Tengah. Selama di sana, Mutiara Hitam menjalani lima pertandingan uji coba sebagai bagian dari persiapan menuju musim baru.
Pelatih Persipura, Andri Ramawi, menilai hasil pemusatan latihan tersebut cukup positif. Program yang telah disusun tim pelatih juga berjalan sesuai rencana.
"Di Boyolali, kami ada lima kali uji coba dan cukup baik hasilnya. Program yang kami susun selama TC berjalan dengan baik. Jadi, saya pikir hasil kami kemarin cukup bagus untuk menghadapi kompetisi ini," ujar Andri saat ditemui Bola.com di sela-sela launching tim, Minggu (30-8-2026).
Dari sisi komposisi pemain, Persipura saat ini memiliki 34 pemain. Satu nama terbaru yang diumumkan saat peluncuran skuad ialah penyerang asal Brasil, Alexsandro Ferreira.
Target Tak Berubah
Klub kebanggaan warga Jayapura itu memasang target tinggi pada Pegadaian Championship 2026/2027. Kegagalan menembus Liga 1 pada musim lalu menjadi motivasi tambahan bagi Mutiara Hitam.
Andri Ramawi menegaskan timnya tidak ingin kembali melewati jalur play-off untuk mendapatkan tiket promosi. Persipura membidik promosi langsung ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
"Targetnya sudah pasti bagaimana tim ini bisa naik ke Liga 1 tanpa harus play-off seperti tahun lalu. Jadi, tidak ada lagi tawar-menawar sih sebenarnya dengan target," kata pelatih berusia 40 tahun itu.
"Karena target musim lalu juga sudah cukup tinggi dan tinggal selangkah lagi kami bisa naik ke Liga 1 dan itu yang kami harus wujudkan di musim ini," lanjutnya.
Konsistensi Jadi Kunci
Mantan pelatih PSIS Semarang tersebut menyadari perjalanan menuju Liga 1 tidak akan mudah. Apalagi, seluruh kontestan mempunyai kans sama untuk bersaing memperebutkan tiket promosi.
Bagi Andri, konsistensi merupakan faktor penting yang harus dijaga timnya sepanjang kompetisi. Persipura tak boleh kehilangan banyak poin jika ingin mewujudkan target promosi langsung.
"Saya kira semua tim punya kesempatan dan peluang yang sama. Tinggal bagaimana konsistensi hasil karena kalau kami mau bicara naik ke Liga 1, konsistensi hasil ini sangat-sangat penting," ucap pelatih berlisensi A AFC tersebut.
"Kami enggak boleh hari ini menang, besok seri, besoknya lagi misalkan menang lagi atau besoknya tidak ada kemenangan. Saya pikir konsistensi hasil ini menentukan target kita nanti di musim ini," kata Andri.