Reno Piscopo Pilih Persik Jadi Awal Petualangan Karier di Benua Asia

Persik mendatangkan muka baru di dunia sepak bola Indonesia, Reno Piscopo, jelang kompetisi musim 2026/2027.

BolaCom | Gatot SumitroDiterbitkan 30 Agustus 2026, 22:30 WIB
Eks Timnas Australia U-23, Reno Piscopo, meramaikan persaingan sektor serang di skuat Persik pada BRI Super League 2026/2027. (Bola.com/Gatot Sumitro)

Bola.com, Kediri - Barisan sektor serang Persik Kediri makin melimpah dengan kedatangan Reno Piscopo.

Eks pemain Melbourne Victory di A-League Australia itu menambah agresivitas Macan Putih pada BRI Super League 2026/2027.

Advertisement

Pemain berusia 28 tahun tersebut mengaku cocok dengan filosofi permainan yang diusung pelatih Marcos Reina. Bahkan, Reno Piscopo bertekad menjadikan Persik sebagai titik awal petualangannya di kompetisi Asia.

"Pelatih Marcos Reina menjelaskan tentang filosofi, gaya permainan, dan apa yang dia ingin lakukan bersama tim Persik musim ini. Ini pengalaman pertama saya berkarier di Asia. Saya berharap tampil bagus dan Persik sebagai klub pertama di Asia. Jadi, menurut saya ini kesempatan yang tepat," katanya.

 


Janji Kontribusi Maksimal

Eks Timnas Australia U-23, Reno Piscopo, meramaikan persaingan sektor serang di skuad Persik pada BRI Super League 2026/2027. (Dok. ileague.id)

Reno Piscopo bukan pemain pertama asal Australia yang mengenakan jersey Persik. Pada Liga 1 2020, Ante Bakmaz juga sempat jadi palang pintu kukuh bagi pertahanan Persik.

Kini, Rene Piscopo datang ke Kediri dengan tekad untuk memberikan kontribusi maksimal bagi tim kesayangan Persikmania. Terutama niatnya membantu Persik meraih hasil positif sepanjang kompetisi musim 2026/2027.

"Saya ingin melakukan sesuatu yang baik, yaitu memenangkan banyak pertandingan. Saya sangat berharap bisa menuntaskan kompetisi dengan berada pada posisi klasemen yang lebih tinggi," ujar pemain kelahiran Melbourne itu.

 


Berebut Tempat Utama

Reno Piscopo tipe pemain versatile di area serang. Dia fasih sebagai playmaker, gelandang serang, hingga sayap kanan dan kiri.

Kehadiran pemain berpostur 170 cm ini menambah sengit perebutan tempat di lini tengah dan depan.

Mantan anggota Timnas Australia U-23 ini harus bekerja keras untuk berebut posisi dengan enam pemain sekaligus, yakni Marcelo Djalo, Jon Toral, Ernesto Gomez, Ezra Walian, Jose Enrique, dan Sergio Castel.

Berita Terkait