Disanksi Komdis, Persipura Berkandang di Sidoarjo untuk Championship demi Penghematan: Dialokasikan Bonus ke Pemain

Persipura Jayapura memutuskan berkandang di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, untuk Championship 2026/2027 setelah mendapatkan hukuman dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI.

BolaCom | Muhammad Adi YaksaDiterbitkan 31 Agustus 2026, 12:00 WIB
Launching Persipura Jayapura. (Bola.com/Istimewa).

Bola.com, Jakarta - Persipura Jayapura memutuskan berkandang di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, untuk Championship 2026/2027 setelah mendapatkan hukuman dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI.

Persipura disanksi Komdis berupa larangan menggelar pertandingan kandang dengan penonton selama semusim akibat kerusuhan dalam babak play-off promosi Super League melawan Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, pada 8 Mei 2026.

Advertisement

Namun, Persipura mengajukan banding ke Komite Banding (Komding) PSSI yang lalu mengubah hukuman menjadi larangan tanpa penonton selama setengah musim.

Ketika sanksi itu habis pada putaran kedua, Persipura harus menutup tribune utara dan selatan sewaktu menjadi tuan rumah.


Lawan-Lawan di Pulau Jawa

Pelatih Persipura Jayapura, Andri Ramawi, beserta Jeam Kelly Sroyer dan Yeremia Merauje saat peluncuran skuad dan jersey Mutiara Hitam di Yogyakarta. (Bola.com/Ana Dewi).

Manajer Persipura, Eveline Sanita Injaya, mengungkapkan penghematan anggaran menjadi satu di antara alasan memilih untuk bermarkas di Sidoarjo.

Persipura tergabung di Grup Timur Championship, yang lawan-lawannya banyak berasal dari Pulau Jawa seperti Persis Solo, Persela Lamongan, Deltras Sidoarjo, hingga RANS Nusantara FC.

"Alasan pemilihannya karena mungkin kita di Pulau Jawa lebih gampang ya untuk akomodasi dan transportasi ya. Kita bisa hemat banyak," ujar Eveline.

"Ya seperti kita sudah lihat, tanpa kita tidak bermain di Persipura itu pasti kita kehilangan pemasukan dari tiket. Jadi kita mungkin meminimalisasi agar lebih hemat, kita main di Jawa," jelasnya.


Win-Win Solution

Dalam menetapkan Sidoarjo sebagai homebase Persipura untuk setengah musim ke depan, Eveline turut melibatkan pemain dalam diskusi win-win solution untuk kedua belah pihak.

"Sebenarnya itu pertimbangan yang lumayan susah untuk kami untuk mengambil keputusan di awal. Tapi kami kembalikan ke tim, kami tanya kepada pemain. Kami punya gap kalau kita main di Jawa hematnya sekian," ungkap Eveline.

"Kami offer ke pemain 'pemain mau bermain tetap di Jayapura atau di Jawa?' Dengan penghematan ini kami alokasikan untuk bonus pemain. Dan pemain memilih untuk, 'Oke, kami akan fokus menghemat dan fokus supaya kita kehilangan satu poin tapi baik di laga-laga berikutnya'," imbuh istri dari Direktur Utama PT Nusantara Cendrawasih Karsa, Owen Rahadiyan, ini.

Berita Terkait