Bola.com, Jakarta - Keputusan Lionel Messi untuk mengakhiri kiprahnya bersama Timnas Argentina tidak serta-merta mengubah statusnya di Inter Miami. Messi masih memiliki kontrak bersama klub Major League Soccer (MLS) tersebut hingga 2028.
Messi mengumumkan keputusannya meninggalkan sepak bola internasional melalui unggahan di Instagram pada Senin.
Pemain berusia 39 tahun itu mengambil keputusan tersebut setelah Argentina kalah dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026, 19 Juli, serta setelah ayahnya, Jorge Messi, meninggal dunia pada 8 Agustus.
Dalam pesan yang ditulis tangan di sebuah buku catatan, Messi menyampaikan bahwa waktunya bersama Timnas Argentina memang mulai mendekati akhir.
"Tidak banyak waktu yang tersisa dan beberapa bab mulai ditutup; ini adalah salah satu yang sangat menyakitkan bagi saya. Saya mencintai, telah mencintai, dan akan selalu mencintai menjadi bagian dari tim nasional. Saya sudah memberikan segalanya; tidak ada lagi yang bisa saya berikan. Selain itu, ada sejumlah pemain muda luar biasa yang sedang berkembang dan layak mendapatkan tempat mereka," tulis Messi.
Waktu Cukup
Selama membela Argentina, Messi mencatatkan 125 gol dan 68 assist dari 207 pertandingan internasional.
Kendati tidak lagi bermain untuk La Albiceleste, ia masih memiliki waktu yang cukup panjang untuk melanjutkan kariernya di MLS bersama Inter Miami.
SI melaporkan, Messi menandatangani kontrak baru berdurasi tiga tahun dengan Inter Miami pada Oktober tahun lalu.
Kesepakatan tersebut membuatnya tetap berada di The Herons hingga 2028 dengan bayaran sebesar 25 juta dolar AS per musim, yang menjadi angka tertinggi di MLS.
Tidak lagi menjalani agenda bersama timnas juga secara teori dapat membuat Messi memiliki waktu istirahat lebih banyak selama jeda internasional. Kondisi tersebut berpotensi memperpanjang kiprahnya di kompetisi liga.
Masih Dominan di MLS
Sejak bergabung dengan Inter Miami pada musim panas 2023, Messi telah membawa klub meraih sejumlah pencapaian.
Ia membantu Inter Miami memenangkan Leagues Cup 2023, mencatat rekor 74 poin pada musim reguler MLS, merebut Supporters' Shield, serta meraih gelar MLS Cup 2025.
Dari sisi individu, Messi juga berhasil memenangkan penghargaan MVP MLS dalam dua musim beruntun dan menjadi pencetak gol terbanyak MLS pada 2025.
Keputusan Messi meninggalkan Timnas Argentina juga bukan disebabkan oleh penurunan performa maupun cedera serius. Ia memilih mundur atas keputusannya sendiri.
Rekor di Piala Dunia
Pada Piala Dunia 2026, Messi mencetak delapan gol dan terlibat dalam lebih dari 60 persen produksi gol Argentina.
Koleksi tersebut membuat total golnya di Piala Dunia menjadi 21 dari enam edisi, sebuah rekor penampilan di turnamen paling akbar sejagat tersebut.
Performa Messi di MLS juga masih terjaga. Di tengah kesulitan Inter Miami sepanjang musim, ia telah mencetak 18 gol dan menyumbang 10 assist dalam 19 pertandingan.
Messi bahkan kembali memimpin persaingan Golden Boot MLS setelah mencetak empat gol ketika Inter Miami menang telak 7-1 atas CF Montreal.
Musim tanpa Trofi Lagi?
Meski produktivitasnya tetap tinggi, peluang Inter Miami mengakhiri musim dengan trofi makin tipis. Jika gagal meraih gelar, musim ini akan menjadi musim kedua tanpa trofi sepanjang karier panjang Messi.
MLS Cup menjadi satu-satunya peluang yang dinilai masih cukup realistis bagi Inter Miami.
Untuk penghargaan musim reguler, mereka tertinggal 10 poin, sedangkan upaya meraih Concacaf Champions Cup dan Leagues Cup sudah berakhir.
Sumber: SI