Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, AFA: Terima Kasih Telah Menjadi Kapten Kami

AFA memberikan penghormatan khusus kepada Lionel Messi yang selama 21 tahun menjadi bagian penting dari perjalanan Timnas Argentina.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 01 September 2026, 08:00 WIB
Pemain Argentina Lionel Messi merayakan kemenangan bersama rekan-rekan setimnya di akhir pertandingan semifinal Piala Dunia antara Inggris dan Argentina di Atlanta, Rabu, 15 Juli 2026. (AP Photo/Rebecca Blackwell)

Bola.com, Jakarta - Lionel Messi resmi mengakhiri perjalanan panjangnya bersama Timnas Argentina. Ia mengumumkan pensiun dari Tim Tango, Senin (31/8/2026). 

Keputusan tersebut langsung mendapat respons emosional dari Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA).

Advertisement

AFA memberikan penghormatan khusus kepada Messi yang selama 21 tahun menjadi bagian penting dari perjalanan La Albiceleste. Dalam pernyataannya, AFA menyebut warisan Messi jauh lebih besar daripada sekadar trofi dan rekor.

"Terima kasih telah menjadi kapten kami," tulis AFA dalam pesan penghormatan kepada sang megabintang, seperti dikutip dari BeinSport

Megabintang Inter Miami tersebut meninggalkan Timnas Argentina dengan status sebagai pemain dengan penampilan terbanyak sepanjang sejarah, yakni 207 pertandingan. Messi juga menjadi pencetak gol terbanyak La Albiceleste dengan koleksi 125 gol.

 

 


Catatan Fantastis Messi

Pemain Argentina Lionel Messi berselebrasi setelah mencetak gol kedua timnya dalam laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Argentina vs Mesir di Atlanta, Selasa, 7 Juli 2026. (AP Photo/Colin Hubbard)

Selama menjadi kapten, Messi membawa Argentina meraih sejumlah gelar bergengsi. La Pulga mengantarkan negaranya menjuarai Copa America 2021, Piala Dunia 2022, hingga Copa America 2024.

Tak hanya itu, Messi juga mencatatkan sederet rekor luar biasa di Piala Dunia. Ia tampil dalam 34 pertandingan, mencatatkan 33 kontribusi gol, dan menyumbangkan 12 assist, terbanyak dalam sejarah turnamen.

Messi juga mengoleksi 21 gol di Piala Dunia. Jumlah tersebut hanya kalah dari Kylian Mbappe yang telah mencetak 22 gol.

Pemain berusia 39 tahun itu juga memegang sejumlah rekor Piala Dunia lainnya, termasuk jumlah tembakan (140), tembakan tepat sasaran (64), peluang yang diciptakan (99), expected goals (19,6 xG), serta dribel sukses (250).

Pada Piala Dunia 2026, Messi kembali menunjukkan magisnya. Ia mencetak delapan gol, termasuk hattrick pertamanya di Piala Dunia ketika Argentina menghadapi Aljazair.

 

 

 

 


Warisan Messi Lebih dari Sekadar Trofi

Lionel Messi #10 dari Timnas Argentina bereaksi selama pertandingan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina di Stadion New York New Jersey pada 20 Juli 2026 di East Rutherford, New Jersey. (Elsa/Getty Images via AFP)

AFA menilai perjalanan Messi bersama Timnas Argentina merupakan bagian dari sejarah dan identitas sepak bola negara tersebut.

"Federasi Sepak Bola Argentina hari ini hanya ingin mengatakan terima kasih. Ada kisah yang melampaui hasil, rekor, dan gelar," tulis AFA.

"Ada kisah yang menjadi bagian dari identitas sebuah negara. Sejarah Lionel Messi bersama Timnas Argentina adalah salah satunya."

AFA juga menegaskan Messi menjadi tokoh utama dalam salah satu era paling gemilang dalam sejarah Timnas Argentina.

"Sebagai pemain, kapten, dan panutan, Messi menjadi protagonis salah satu era paling gemilang dalam sejarah tim kami. Dia memenangkan Copa America, Finalissima, dan Piala Dunia."

"Namun, warisannya melampaui trofi. Dia meninggalkan cara memahami sepak bola, cara mewakili negara, serta ikatan unik dengan jutaan rakyat Argentina."

 


Nomor 10 Messi Akan Selalu Dikenang

Gelandang Argentina, Enzo Fernandez (kiri), bersama kapten Lionel Messi memberikan aplaus kepada para suporter setelah kemenangan 2-1 atas Inggris pada laga semifinal Piala Dunia 2026 di Atlanta Stadium, Atlanta, Georgia, Kamis (16/7/2026) dini hari WIB. (Shaun Botterill/Getty Images/AFP)    

AFA kemudian mengenang seluruh pengorbanan Messi selama membela Argentina.

"Terima kasih untuk setiap gol, setiap assist, setiap dribel, setiap pertandingan. Untuk setiap pelukan setelah kemenangan dan setiap air mata setelah kekalahan."

"Terima kasih karena telah membela jersey kami di setiap panggung dan membawa nama Argentina ke puncak."

AFA menilai jersey nomor 10 Argentina akan selalu identik dengan Messi. Lebih dari itu, sang megabintang dianggap telah menginspirasi satu generasi untuk tidak pernah menyerah.

"Terima kasih telah menjadi kapten kami. Jersey nomor 10 akan selamanya dikaitkan dengan namamu. Namun, nomor itu juga akan dikaitkan dengan sebuah generasi yang belajar untuk tidak pernah berhenti berusaha."

Perjalanan Messi bersama Argentina memang tidak selalu berjalan mulus. Sebelum menikmati kejayaan, ia sempat menghadapi kritik, kegagalan di final, hingga masa-masa sulit bersama La Albiceleste.

Namun, Messi selalu memilih kembali dan berjuang.

"Karena sebelum kejayaan, ada kejatuhan, kritik, final yang hilang, dan masa-masa sulit. Dan tepat setelah setiap pukulan itu, kamu memilih untuk kembali. Itu juga warisanmu."

"Terima kasih untuk semuanya, Leo. Terima kasih telah mewakili Argentina. Terima kasih telah mengubah begitu banyak mimpi menjadi kenyataan."

"Cerita ini terus berlanjut. Namun legenda itu, selamanya, adalah milikmu."

Sumber: BeinSport

 

Berita Terkait