Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto, memiliki sejumlah pekerjaan rumah yang harus segera diperbaiki menjelang duel menghadapi Timnas Laos U-20 di Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.
Menurut jadwal, pertandingan Timnas Indonesia U-20 menghadapi Laos akan terselenggara di New Laos National Stadium, Vientiane, Kamis (3-9-2025) pukul 19.00 WIB.
Jika berkaca dari laga sebelumnya melawan Timnas Malaysia U-20, skuad Garuda Muda memiliki setumpuk pekerjaan rumah yang harus segera diperbaiki agar dapat mengamankan poin penuh untuk menjaga peluangnya di Grup H.
Catatan ini sangat krusial bagi anak asuh Nova Arianto, mengingat kemenangan menjadi harga mati bagi Garuda Muda untuk bisa lolos dari Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.
Berikut Bola.com menyajikan ulasannya.
Perbaiki Penyelesaian Akhir
Dari semua catatan Timnas Indonesia U-20 dari laga perdana, aspek yang paling krusial dan harus segera diperbaiki Nova Arianto untuk partai kedua ini ialah membenahi penyelesaian akhir anak asuhnya.
Pasalnya, skuad Garuda Muda masih terlalu banyak membuang peluang sehingga gagal mengakhiri kebuntuan.
Di laga kontra Malaysia, mereka sebetulnya bisa melepaskan total 13 tembakan sepanjang pertandingan.
Namun, dari semua ini, hanya empat di antaranya yang mengarah ke gawang alias menghasilkan shots on target, dan tidak ada satu pun yang berhasil dikonversi menjadi gol oleh Arkhan Kaka dkk.
Kreativitas Lini Tengah
Pekerjaan rumah lainnya yang juga harus segera dituntaskan oleh Timnas Indonesia U-20 ialah kreativitas para pemain. Aspek ini terutama berbicara soal bagaimana lini tengah bisa keluar dari tekanan tinggi.
Skuad Garuda Muda sebetulnya bisa menjaga dominasi penguasaan bola atas Harimau Malaya Muda. Namun, yang menjadi masalah, mereka mengalami kesulitan untuk membongkar garis pertahanan low block lawan.
Di laga berikutnya, skuad Garuda Muda butuh variasi permainan. Pergerakan tanpa bola di lini tengah perlu ditingkatkan agar variasi serangan tidak melulu bergantung pada umpan lambung atau pergerakan sisi sayap.
Antisipasi Transisi Lawan
Skuad Garuda Muda juga sebetulnya masih butuh perbaikan dalam memastikan transisi permainan berjalan dengan optimal, baik itu transisi positif maupun negatif. Inilah yang bakal menentukan arah laga kontra Laos.
Skuad Garuda Muda membutuhkan transisi positif untuk bisa memaksimalkan skema serangan balik.
Bukan tidak mungkin, kubu tuan rumah akan mengambil pendekatan yang juga defensif dan membangun garis pertahanan rendah.
Sementara itu, dalam skema positif, Timnas Indonesia U-20 juga harus mampu mengoptimalkan kecepatan demi menciptakan peluang-peluang yang berbahaya lewat serangan balik.