Messi Vs Maradona: Siapa yang Lebih Unggul? Adu Statistik Dua Legenda Argentina

Perbandingan statistik dua legenda Argentina, Diego Maradona dan Lionel Messi, setelah Messi pensiun dari timnas.

BolaCom | Fauzi Ananta DharmawanDiterbitkan 01 September 2026, 20:15 WIB
Ilustrasi - Lionel Messi dan Maradona (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Lionel Messi dan Diego Maradona telah membangun warisan sebagai dua sosok paling berpengaruh dalam sejarah Timnas Argentina sekaligus dua atlet terbesar yang pernah menghiasi dunia olahraga.

Kini, setelah Messi secara resmi mengumumkan pensiun dari sepak bola internasional, perdebatan mengenai kedua pemain nomor 10 nan ikonik tersebut kembali mencuat di berbagai media olahraga dunia.

Advertisement

Pada Senin (31-8-2026), Lionel Messi secara resmi mengumumkan pensiun dari Timnas Argentina melalui sebuah pernyataan di Instagram, dalam keputusan yang mengejutkan para penggemar di seluruh dunia.

Dalam surat yang ditulis dua hari setelah final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol, sang megabintang mengungkapkan kepergian ayahnya menjadi satu di antara faktor yang memengaruhi keputusannya untuk meninggalkan timnas.

Sementara Maradona membawa Argentina menuju puncak sepak bola dunia sekaligus memikat jutaan orang, Messi muncul sebagai penerusnya beberapa tahun setelah Maradona mengakhiri karier bermainnya.

Keduanya pernah bertemu dalam peran sebagai pelatih dan pemain pada Piala Dunia 2010. Namun, statistik sepanjang karier internasional mereka menunjukkan perbedaan yang cukup mencolok.


Statistik Maradona dan Messi di Timnas Argentina

Reaksi bangganya Maradona terhadap Messi terlihat di gambar ini, Messi dinilai menjadi pemain luar biasa penerus Maradona. Keduanya sama-sama jadi tulang punggung Argentina yang persembahkan gelar Piala Dunia 2022. (AFP/javier soriano)

Diego Maradona melakukan debut pada 1977 dan mengakhiri kiprahnya 17 tahun kemudian, pada 1994. Selama membela Timnas Argentina, Maradona mencatat 91 penampilan, 34 gol, dan 26 assist.

Sementara itu, karier internasional Lionel Messi berlangsung hampir 21 tahun, sejak 2005 hingga 2026. Ia mencatat 207 penampilan dengan torehan 125 gol dan 57 assist.

Kendati kalah dalam jumlah gol dan assist, Maradona berhasil merebut hati rakyat Argentina melalui penampilan luar biasa pada Piala Dunia 1986 di Meksiko.

Performa tersebut dianggap banyak pihak sebagai satu di antara penampilan individu terbaik dalam sejarah turnamen.

Namanya makin abadi setelah tampil luar biasa pada perempat final melawan Inggris. Maradona mencetak dua gol ikonik, yakni "Tangan Tuhan (Hand of God) dan "Gol Abad Ini" (Goal of the Century).


Trofi Utama

Kebanggaan Maradona ke Messi tidak perlu diragukan lagi. Terlebih kini Messi berhasil menyamai prestasi Maradona dengan sukses raih gelar Piala Dunia 2022. Dua sosok hebat ini menjadi kebanggaan masyarakat Argentina. (Liputan6.com/IG/leomessi)

Perbandingan gelar juga menjadi bagian penting dalam perdebatan mengenai kedua legenda tersebut.

Maradona meraih dua trofi internasional utama, sedangkan Messi mengoleksi empat gelar.

Maradona mengangkat trofi Piala Dunia 1986 dan kemudian menjuarai Artemio Franchi Cup pada 1993. Namun, hukuman akibat kasus doping membuatnya tidak dapat memperkuat Argentina ketika menjuarai Copa America 1991 dan 1993.

Sebaliknya, Lionel Messi mengoleksi empat gelar senior utama bersama Argentina, yakni Copa America 2021, Finalissima 2022, Piala Dunia 2022, dan Copa America 2024.

Keduanya juga sama-sama pernah menjuarai Piala Dunia U-20. Maradona meraihnya pada 1979, sedangkan Messi menjadi juara pada 2005. Selain itu, Messi menambah koleksi gelarnya dengan medali emas Olimpiade 2008.


Maradona dan Piala Dunia

Penyerang Argentina, Diego Maradona, mengangkat trofi Piala Dunia saat usai mengalahkan Jerman Barat pada laga final Piala Dunia 1986 di Meksiko, (29/6/1986). (Photo by - / AFP)

Karier Maradona dan Messi di Piala Dunia Piala Dunia menjadi panggung terbesar bagi kedua legenda Argentina untuk mengukuhkan status mereka sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang sejarah.

Memimpin Albiceleste pada dua era berbeda, pengaruh keduanya terhadap turnamen tersebut sangat besar.

Diego Maradona tampil di empat edisi Piala Dunia antara 1982 hingga 1994. Ia menjalani debut pada Piala Dunia 1982 di Spanyol, ketika Argentina tersingkir pada fase grup kedua.

Pada Piala Dunia 1986 di Meksiko, Maradona menghasilkan penampilan legendaris dengan mencetak lima gol dan lima assist.

Empat tahun kemudian, ia membawa Argentina melaju hingga final Piala Dunia 1990 di Italia, meski bermain dalam kondisi cedera.

Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat menjadi penampilan terakhirnya. Kiprahnya di turnamen tersebut berakhir setelah ia gagal dalam tes doping.


Messi dan Piala Dunia

Lionel Messi cs sukses membawa Tim Tango meraih gelar juara Piala Dunia 2022. Guna memeriahkan perayaan tersebut, Pemerintah Argentina sampai menetapkan hari Selasa 20 Desember 2022 sebagai hari libur nasional. (AP Photo/Martin Meissner)

Sementara itu, Lionel Messi tampil di enam edisi Piala Dunia, terbanyak di antara pemain Argentina sepanjang sejarah.

Perjalanannya dimulai pada Piala Dunia 2006 di Jerman dengan mencetak satu gol. Messi kemudian tampil di Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan dengan Diego Maradona sebagai pelatih.

Turnamen tersebut menjadi satu-satunya Piala Dunia dalam karier Messi ketika ia gagal mencetak gol.

Pada Piala Dunia 2014 di Brasil, Messi mencetak empat gol dan satu assist, tetapi Argentina harus menerima kekecewaan setelah kalah dari Jerman pada pertandingan final.

Empat tahun kemudian, Argentina tersingkir pada babak 16 besar Piala Dunia 2018 di Rusia. Messi akhirnya membawa Albiceleste meraih kejayaan pada Piala Dunia 2022 di Qatar dengan torehan tujuh gol dan tiga assist.

Pada Piala Dunia 2026 di Amerika Utara, Messi kembali tampil impresif dengan mencetak delapan gol dan empat assist. Namun, perjalanan Argentina kali ini berakhir dengan kekalahan dari Spanyol pada pertandingan final.

 

Sumber: World Soccer Talk

Berita Terkait