Bola.com, Jakarta - Kobbie Mainoo kembali menjadi salah satu pemain penting Manchester United (MU) setelah sempat kehilangan tempat di tim utama di bawah asuhan Ruben Amorim.
Gelandang berusia 21 tahun itu menikmati musim terobosan bersama MU pada 2023/2024. Performa apiknya bahkan ditutup dengan gol kemenangan pada final Piala FA, sebelum Mainoo menjadi starter Timnas Inggris pada final Euro 2024.
Namun, situasinya berubah drastis setelah Erik ten Hag dipecat dan Manchester United menunjuk Ruben Amorim pada November 2024. Pelatih asal Portugal itu menerapkan formasi favoritnya, 3-4-2-1, dan memilih Bruno Fernandes serta Casemiro sebagai duet di lini tengah.
Amorim menilai Mainoo memiliki kemampuan untuk mengontrol permainan, tetapi masih harus meningkatkan pemahaman terhadap posisi yang dimainkannya.
“Kobbie sangat bagus dalam mengontrol permainan, tetapi jika dia bermain sebagai nomor delapan, dia harus masuk ke kotak penalti dan kembali. Terkadang dia harus menutupi area yang luas hanya dengan dua pemain,” ujar Amorim saat itu.
Amorim juga menganggap Mainoo bisa bermain sebagai nomor enam akan tetapi bukan pemain yang ideal di posisinya.
“Kami harus menyeimbangkan semuanya. Dia memiliki kemampuan teknis, tetapi dia perlu lebih memahami posisinya. Dia harus bermain dengan kecepatan yang berbeda, terkadang lebih lambat dan terkadang lebih cepat. Dia masih bisa berkembang dalam hal itu,” tutur pelatih asal Portugal itu.
Mainoo kemudian tidak menjadi starter dalam satu pun pertandingan Liga Inggris bersama Amorim pada paruh pertama musim lalu. Kondisi tersebut bahkan membuka kemungkinan bagi sang gelandang untuk meninggalkan Manchester United pada bursa transfer Januari jika Amorim tidak lebih dulu dipecat.
Kembali Jadi Pilihan Utama
Kedatangan Michael Carrick mengubah situasi Mainoo di Manchester United. Setan Merah kembali menggunakan formasi empat bek dan Mainoo langsung dikembalikan ke starting XI.
Ia kemudian tampil impresif ketika MU mengalahkan Manchester City dengan skor 2-0. Sejak Carrick ditunjuk, Mainoo menjadi starter dalam 17 dari 19 pertandingan Liga Inggris.
Dalam dua pertandingan ketika Mainoo tidak menjadi starter, Manchester United menelan kekalahan. Setan Merah kalah 1-2 di kandang Leeds United dan takluk 0-2 saat bertandang ke markas Hull City.
Mainoo juga tampil gemilang ketika MU menghadapi Ipswich Town. Ia berduet dengan Youri Tielemans di lini tengah dan membantu MU bangkit dari ketertinggalan untuk meraih kemenangan 5-2 di Old Trafford.
Carrick memberikan pujian khusus kepada Mainoo setelah pertandingan tersebut. Menurutnya, sang gelandang memainkan peran penting dalam menopang performa Manchester United.
“Saya memahami Bruno akan mendapat banyak pujian hari ini dan dia memang layak mendapatkannya. Namun, saya pikir Kobbie tampil luar biasa di lini tengah dan menjadi fondasi performa tim kami,” ujar Carrick setelah pertandingan, Senin (31/8/2026).
Rekor MU dengan dan Tanpa Mainoo
Saat Kobbie Mainoo Sebagai Starter
- Pertandingan: 17
- Menang: 13
- Seri: 3
- Kalah: 1
- Gol dicetak: 37
- Gol per pertandingan: 2,17
- Gol kebobolan: 18
- Gol kebobolan per pertandingan: 1,05
- Poin per pertandingan: 2,47
- Persentase kemenangan: 76,4%
- Persentase kekalahan: 5,8%
Tanpa Kobbie Mainoo
- Pertandingan: 23
- Menang: 8
- Seri: 8
- Kalah: 7
- Gol dicetak: 37
- Gol per pertandingan: 1,60
- Gol kebobolan: 36
- Gol kebobolan per pertandingan: 1,56
- Poin per pertandingan: 1,39
- Persentase kemenangan: 34,7%
- Persentase kekalahan: 30,4%
Sumber: Planet Football