Nova Arianto Berhitung, Timnas Indonesia U-20 All-Out Lawan Laos atau Australia di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027

Pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto, masih berhitung untuk dua pertandingan terakhir timnya di Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.

BolaCom | Muhammad Adi YaksaDiterbitkan 01 September 2026, 20:00 WIB
Pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto. (Bola.com/Ana Dewi).

Bola.com, Vientiane - Pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto, masih berhitung untuk dua pertandingan terakhir timnya di Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.

Pengunduran diri Timnas Filipina U-20 dari Grup A membuat poin yang didapatkan dari lawan peringkat keempat klasemen akhir tidak akan dihitung.

Advertisement

Saat ini, Timnas Indonesia U-20 berada di peringkat kedua klasemen sementara Grup H dengan satu poin dari satu pertandingan.

Tim berjuluk Garuda Muda itu tertinggal dua angka dari Timnas Australia U-20 yang berada di puncak, punya nilai yang sama dengan Timnas Malaysia U-20 di posisi ketiga, dan unggul 1-0 atas Timnas Laos U-20 di dasar klasemen.


Penjelasan Nova Arianto

Starting XI Timnas Indonesia U-20 saat menghadapi Malaysia dalam laga pertama Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 di Stadion Nasional Laos, Senin (31/8/2026). (Dok. PSSI)

Setelah diimbangi Malaysia U-20, Timnas Indonesia U-20 akan melawan Laos U-20 pada Kamis (3/9/2026) dan Australia U-20 6 September 2026.

"Persiapan laga selanjutnya kita sudah melihat Laos. Laos sebagai tuan rumah mempunyai daya juang yang sangat baik, dari sisi kecepatan, dari kemauan, daya juang yang sangat baik itu menjadi catatan kami," ujar Nova.

"Tetapi memang dalam hal ini kita harus berhitung tentang siapa pemain yang akan bermain, karena kita tahu hanya juara grup dan runner-up terbaik termasuk poin dengan tim terakhir yang di bawah yang tidak dihitung itu menjadi perhatian kami dalam kami menentukan pemain yang akan tampil," jelasnya.


Belum Tentukan Pilihan

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto saat memimpin seleksi yang berlangsung di Lapangan B, Kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Kamis (08/08/2024). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Jika Timnas Indonesia U-20 bermain habis-habisan kontra Laos U-20, dan lawannya itu menjadi juru kunci, maka akan menjadi sia-sia untuk Zahaby Gholy dkk.

Maka dari itu, Timnas Indonesia U-20 lebih baik tampil sampai titik darah penghabisan ketika berhadapan dengan Australia U-20 yang notabene favorit dari Grup H.

"Karena apakah kita akan mengambil di saat melawan Laos U-20 atau kita persiapkan pemain untuk menghadapi Australia," ucap Nova.

"Sehingga kita masih melihat situasinya dan semoga apa pun yang kita persiapkan bisa membuat kita lolos kualifikasi," jelas arsitek berusia 46 tahun tersebut.

Berita Terkait