BRI Super League: PSIM Punya 11 Pemain Asing, Jean-Paul van Gastel Ungkap Tantangan Menentukan Starter

Pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, mengungkap tantangan yang dihadapinya dalam menentukan sebelas pertama timnya.

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 02 September 2026, 06:00 WIB
Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel. (Bola.com/Abdul Aziz)

Bola.com, Jakarta - BRI Super League 2026/2027 tinggal menghitung hari. PSIM Yogyakarta terus memantapkan persiapan sebelum bertarung di kompetisi kasta tertinggi Liga Indonesia.

PSIM akan memulai perjuangan di BRI Super League 2026/2027 dengan menghadapi Persita Tangerang di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Yogyakarta, Sabtu (5-9-2026).

Advertisement

Pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, masih membuka persaingan untuk posisi starter. Juru taktik asal Belanda itu menyebut belum ada pemain yang benar-benar aman mengisi starting line-up sepanjang musim.

"Tentu akan ada 11 pemain yang memulai pertandingan. Apakah mereka akan terus menjadi starter atau tidak, itu tergantung pada perkembangan situasi. Karena itulah saya ingin tingkat kompetisi di antara para pemain makin tinggi," ujar Van Gastel.


Prinsip Permainan PSIM Tetap Sama

Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, saat memimpin timnya menghadapi Persebaya Surabaya pada laga pembuka BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (8/8/2025). (Bola.com/Abdul Azis)

Kehadiran sejumlah pemain baru juga membuat Van Gastel harus menyesuaikan pendekatan taktik. Meski demikian, perubahan tersebut tidak akan mengubah prinsip permainan PSIM secara keseluruhan.

Ia mengatakan karakter permainan Laskar Mataram tetap dipertahankan. Hanya, kualitas dan karakter pemain anyar yang direkrut membikin tim punya sejumlah opsi berbeda.

"Prinsip permainan kami tetap sama, hanya saja kami mendatangkan beberapa pemain baru dengan kualitas yang berbeda," jelas pelatih berusia 54 tahun tersebut.

"Hal itu menuntut pendekatan taktik yang disesuaikan. Akan ada hal-hal yang tetap sama dan ada pula yang berbeda sesuai kualitas pemain baru yang kami miliki," imbuh Van Gastel.


Opsi Dua Striker Masih Terbuka

Ekspresi pemain PSIM Yogyakarta, Yusaku Yamadera saat timnya bertanding melawan Persebaya Surabaya pada BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (8/8/2025). (Bola.com/Abdul Aziz) 

Satu di antara kemungkinan yang muncul adalah penggunaan dua striker. Namun, arsitek berlisensi UEFA Pro itu belum berencana menerapkan skema tersebut dalam waktu dekat.

"Untuk saat ini belum. Namun, saya sangat fleksibel. Jika keadaan mengharuskan, kami bisa memakai dua striker, meski itu akan mengubah skema permainan," kata Van Gastel.

"Kami memiliki 11 pemain asing dan saya sudah menyampaikan kepada mereka bahwa saya hanya bisa memainkan tujuh pemain dan membawa sembilan pemain ke dalam skuad pertandingan," tuturnya.

Ke-11 pemain impor PSIM adalah Ze Valente, Ezequiel Vidal, Jop van der Avert, Yusaku Yamadera, Franco Ramos, Nermin Haljeta, Marvin Loria, Ondrej Rudzan, Adrian Purzycki, Adrian Dalmau, dan Mauro Caballero.

"Setiap keputusan yang saya ambil adalah demi kepentingan terbaik tim. Jadi, terkadang saya harus mencadangkan pemain asing yang berkualitas bagus karena regulasi pembatasan pemain. Mereka harus memahami situasi ini," ucapnya.

Berita Terkait