Barcelona Gagal Boyong Julian Alvarez, Lamine Yamal Santai: Kami Tak Kekurangan Gol

Julian Alvarez gagal merapat ke Barcelona, begini respons Lamine Yamal.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 02 September 2026, 10:30 WIB
Penyerang Atletico Madrid asal Argentina #19, Julian Alvarez, merayakan gol ketiganya dalam pertandingan Liga Spanyol antara Atletico Madrid dan Rayo Vallecano di Stadion Metropolitano, Madrid, Kamis (25-9-2025). (Javier SORIANO/AFP)

Bola.com, Jakarta - Lamine Yamal tidak terlalu mempermasalahkan kegagalan Barcelona mendapatkan Julian Alvarez pada bursa transfer musim panas ini.

Winger Barcelona itu justru mengaku sangat senang dengan komposisi skuad yang dimiliki timnya untuk musim 2026/2027.

Advertisement

Barcelona menghabiskan musim panas untuk mengejar Alvarez sebagai tambahan utama di lini serang setelah kepergian Robert Lewandowski.

Keinginan Alvarez untuk bergabung dengan Barcelona tidak cukup untuk mewujudkan transfer tersebut. Atletico Madrid menolak membuka negosiasi dengan Barcelona dan tetap pada pendiriannya hingga hari-hari terakhir bursa transfer.

Barcelona akhirnya mengubah rencana dan mendatangkan Gabriel Jesus dari Arsenal untuk mengisi kebutuhan di posisi penyerang tengah.


Barcelona Tidak Kekurangan Gol

Raphinha dari Barcelona melakukan selebrasi setelah mencetak gol pertama timnya pada pertandingan La Liga Spanyol antara Barcelona dan Rayo Vallecano di Barcelona, ​​Spanyol, Selasa (1-9-2026) dini hari WIB. (AP Photo/Joan Monfort)

Direktur olahraga Barcelona, Deco, memastikan aktivitas transfer klub pada musim panas ini telah berakhir setelah perekrutan Gabriel Jesus yang diumumkan pada deadline day.

Pada hari yang sama, Yamal tampil dalam acara penghargaan Asosiasi Pemain Spanyol (AFE). Kehadirannya terjadi tidak lama setelah ia mencetak dua gol dalam kemenangan Barcelona 5-2 atas Rayo Vallecano.

Dalam acara tersebut, Yamal ditanya mengenai kegagalan Barcelona merekrut Alvarez. Ia menilai kondisi Barcelona saat ini sudah sangat baik.

"Menurut saya, saat ini kami berada dalam kondisi yang sangat baik dan itu terlihat. Kami tidak kekurangan gol. Tentu saja, dia adalah pemain hebat, tetapi saya sangat senang dengan skuad yang kami miliki," ujar Yamal, dikutip dari SI.


Tajam tanpa Penyerang Tengah Murni

Gelandang Barcelona, Fermin Lopez, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Athletic Club dalam laga tunda jornada pertama La Liga Spanyol di Camp Nou, Jumat (28/8/2026) dini hari WIB. (Josep LAGO / AFP)

Performa Barcelona pada awal musim turut mendukung pernyataan tersebut. Dalam tiga pertandingan La Liga, Barcelona telah mencetak 12 gol, meski tidak memiliki penyerang tengah murni.

Raphinha dimainkan sebagai penyerang dan langsung tampil produktif. Ia telah mencetak lima gol di La Liga musim ini, sekaligus menjadi pencetak gol terbanyak sementara.

Setelah mengawali musim dengan performa yang belum maksimal, Yamal juga kembali menunjukkan permainan terbaiknya saat menghadapi Rayo Vallecano.

Ia kini menatap target yang ingin dicapainya sepanjang musim.


Target Yamal Musim Ini

Penyerang Barcelona asal Spanyol #10 Lamine Yamal menembak selama pertandingan liga Spanyol antara FC Barcelona dan Rayo Vallecano de Madrid di Stadion Camp Nou di Barcelona, Selasa (1-9-2026) dini hari WIB. (Lluis GENE/AFP)

Yamal kembali dinobatkan sebagai pemain terbaik sepak bola Spanyol untuk tahun kedua secara beruntun dalam acara penghargaan AFE pada Selasa malam waktu setempat.

Pemain muda tersebut naik ke panggung untuk menerima penghargaan dan mendapat sejumlah pertanyaan, termasuk mengenai target yang ingin dicapainya pada musim 2026/2027.

Jawabannya singkat dan tegas.

"Memenangkan Liga Champions," kata Yamal.

Barcelona sudah 11 tahun tidak menjuarai Liga Champions. Untuk mengakhiri penantian tersebut, Yamal membutuhkan dukungan lini depan Barcelona yang saat ini sedang tampil baik untuk menghadapi tim-tim terbaik di Eropa.

Kegagalan merekrut Alvarez memang menjadi kenyataan bagi Barcelona pada musim panas ini.

Namun, sejauh ini tim asuhan Hansi Flick terus menunjukkan bahwa mereka tetap mampu tampil kuat tanpa mendapatkan pemain yang sebelumnya menjadi incaran utama.

Jika Yamal mampu mempertahankan performanya seperti ketika menghadapi Rayo Vallecano dan Barcelona melanjutkan start positif mereka, target menaklukkan Eropa pada akhir musim tetap terbuka.

 

Sumber: SI

Berita Terkait