Bola.com, Jakarta - Java United FC mulai melakukan gebrakan baru demi menggaet animo suporter dan fans baru. Mereka mengobral harga tiket secara murah untuk laga kandang pertama di BRI Super League 2026/2027.
Menurut jadwal, pada laga pertama ini Java United FC bakal menjamu tim yang berstatus jawara kasta kedua musim lalu, Garudayaksa FC, di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (6/9/2026) pukul 15.30 sore WIB.
Antusiasme dan motivasi tim berjuluk Laskar Kepodang Emas menjelang laga pembuka BRI Super League 2026/207 ini berusaha disebarkan kepada publik dan masyarakat Jawa Tengah lewat promo pembelian tiket.
Manajemen Java United memutuskan untuk menjual tiket pertandingan melawan Garudayaksa FC ini dengan harga, yakni Rp15 ribu. Harga ini terbilang sangat murah jika dibandingkan klub-klub lainnya di kasta tertinggi.
Undang Animo Penonton
Manajer Java United FC, Alan Haviludin, berharap promo tiket ini bisa mengundang animo penonton dan penggemar dari di Jawa Tengah. Laskar Kepodang Emas bejanji untuk memberi hiburan kepada para penikmat sepak bola.
"Melalui promo tiket ini kami berharap bisa memberikan hiburan dan ikut meramaikan iklim sepak bola di Jawa Tengah. Kami mengajak para penikmat sepak bola di Jawa Tengah untuk merayakan sepak bola bersama," kata Alan Haviludin.
Tiket pertandingan seharga Rp15 ribu ini bisa diakses publik melalui laman resmi javaunited.com. Penjualan awal akan dibuka untuk tribune sisi barat Stadion Jatidiri dengan kuota sebanyak 2.000 tiket.
Raih Hasil Positif
Sebelum duel pekan perdana BRI Super League 2026/2027 kontra Garudayaksa FC, Java United di bawah asuhan pelatih asal Brasil, Fabio Lefundes, telah melakukan persiapan yang panjang sejak Juli 2026.
Selain pemusatan latihan, Laskar Kepodang Emas juga melakukan beberapa uji coba pun selama masa persiapan. Kini, skuad asuhan Fabio Lefundes sudah siap bersaing menghadapi musim kompetisi 2026/2027.
"Pemusatan latihan dilakukan dengan jadwal dan rencana yang terstruktur agar mencapai kesiapan maksimal. Kami percaya dengan rencana pelatih dan usaha para pemain selama masa persiapan. Semoga kami bisa mengawali musim dengan hasil positif melawan Garudayaksa," ujar Alan.
Sebelum mengubah namanya menjadi Java United FC, klub ini sempat bernama Malut United. Perubahan nama dan identitas ini telah mendapatkan persetujuan dalam Kongres Biasa PSSI pada 3 Agustus 2026.
Perubahan ini bukan kali pertama terjadi bagi Java United. Sebab, sebelum mereka mengubah nama ini dari Malut United, asal muasal klub ini adalah Putra Jombang yang pertama kali dibentuk pada tahun 2016.