Juan Cortes Puas dengan Komposisi Skuad Persijap Jelang BRI Super League, Buka Peluang Rekrut Pemain Baru?

Pelatih Persijap Jepara, Juan Cortes, merasa cukup puas dengan komposisi skuad yang dimilikinya untuk bersaing di BRI Super League 2026/2027.

BolaCom | Radifa ArsaDiterbitkan 02 September 2026, 15:30 WIB
Juan Cortes, pelatih Persijap Jepara. (Dok. Persijap Jepara)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Persijap Jepara, Juan Cortes, merasa cukup puas dengan komposisi skuad yang dimilikinya untuk bersaing di BRI Super League 2026/2027. Dia juga berbicara soal peluang merekrut amunisi tambahan jelang bergulirnya kompetisi.

Sejauh ini, Persijap sudah mendatangkan sejumlah amunisi baru untuk bersaing di kompetisi. Delapan di antaranya merupakan pemain impor, ditambah sejumlah amunisi lokal yang cukup berpengalaman.

Advertisement

Juan Cortes merasa cukup puas dengan dedikasi serta kerja keras anak asuhnya dalam menyerap skema permainan yang bakal diusung Laskar Kalinyamat. Respons positif dari ruang ganti jadi modal berharga untuk mengarungi kompetisi.

“Saya senang dengan sikap dan komitmen para pemain. Mereka bekerja sangat keras dan berusaha untuk beradaptasi dengan cepat terhadap ide-ide kami,” kata Juan Cortes saat dihubungi Bola.com.

 


Rekrut Pemain Baru?

Juan Cortes, pelatih Persijap Jepara. (Dok. Persijap Jepara)

Meskipun puas dengan komposisi pemain saat ini, Juan Cortes juga mengisyaratkan bahwa evaluasi skuad terus berjalan secara berkelanjutan. Jika muncul peluang untuk merekrut pemain yang secara signifikan mampu mendongkrak performa tim, opsi tersebut siap diambil.

“Di saat yang sama, sebagai staf pelatih dan klub, kami selalu menganalisis skuad dan mencari cara untuk meningkatkannya. Jika ada kesempatan untuk mendatangkan pemain yang benar-benar bisa meningkatkan level tim, tentu kami akan mempertimbangkannya,” kata dia.

Meskipun demikian, Juan masih ingin berkonsentrasi dengan amunisi yang tersedia. Dia akan berusaha keras untuk mengembangkan potensi pemain secara individu, demi tampil optimal secara kolektif.

“Namun fokus utama saya adalah pada pemain-pemain yang ada di sini sekarang. Tanggung jawab saya adalah mengembangkan mereka secara individu maupun kolektif, serta membentuk tim terkuat yang memungkinkan dengan sumber daya yang kita miliki,”

 

 


Berusaha Bangun Chemistry

Persijap Jepara. (Generated AI)

Selain urusan komposisi tim, kolaborasi antara deretan pemain lokal dan rekrutan asing juga menunjukkan progres yang sangat positif. Keberagaman latar belakang budaya serta pengalaman bersepak bola justru berhasil dilebur menjadi satu kekuatan yang solid.

“Saya sangat senang dengan atmosfer sejauh ini. Kami memiliki pemain dari berbagai negara, budaya, dan latar belakang sepak bola yang berbeda, tetapi di dalam ruang ganti kami harus menjadi satu tim,” kata dia.

“Para pemain lokal telah membantu pemain asing untuk beradaptasi, dan para pemain asing juga membawa pengalaman serta kualitas yang berbeda ke dalam kelompok ini,” lanjut juru taktik berusia 42 tahun itu.

Yang terpenting, pelatih asal Spanyol ini menekankan soal filosofi utamanya dalam membangun sebuah tim, yakni kepentingan kolektif berada di atas ego individu. Ini penting untuk bisa tampil maksimal mengarungi ketatnya kompetisi.

“Pesan saya sejak awal sangat sederhana: tidak ada yang lebih penting daripada tim. Jika kita bekerja sama, saling menghormati, dan berjuang untuk tujuan yang sama, perbedaan kewarganegaraan atau budaya justru bisa menjadi sebuah kekuatan,” pungkasnya.

Berita Terkait