Tandang ke Markas Bhayangkara, Bek Persebaya Ingin Start Mulus di BRI Super League

Tandang ke Markas Bhayangkara, Bek Persebaya Ingin Start Mulus di BRI Super League

BolaCom | Aditya WanyDiterbitkan 02 September 2026, 16:00 WIB
Selebrasi bek Persebaya, Yuran Fernandes usai membobol gawang PSMS Medan dalam laga Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (29/7/2026). (Dok. Persebaya)

Bola.com, Jakarta - Persebaya Surabaya mulai memasuki fase paling serius sebelum kompetisi resmi bergulir. Setelah melewati rangkaian panjang pramusim, Bajul Ijo kini meningkatkan intensitas latihan demi memburu start positif di BRI Super League 2026/2027.

Laga pembuka sudah menanti di depan mata. Persebaya akan bertandang menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Sabtu (5/9/2026).

Advertisement

Bek Persebaya, Yuran Fernandes, melihat persiapan timnya terus bergerak ke arah yang positif. Intensitas latihan yang semakin tinggi menjadi salah satu indikator bahwa skuad Bajul Ijo mulai mematangkan diri untuk menghadapi kompetisi sesungguhnya.

“Menghadapi laga perdana Super League, saya menilai persiapan kami semakin baik. Kami memiliki pemain-pemain berkualitas dan intensitas latihan yang terus meningkat,” ungkap pemain asal Tanjung Verde tersebut, Rabu (2/9/2026). 

Yuran menyadari pertandingan pertama musim ini bukan pekerjaan mudah. Apalagi, Persebaya memiliki pengalaman kurang menyenangkan saat berhadapan dengan Bhayangkara dua kali pada musim sebelumnya.

Dalam dua pertemuan tersebut, Persebaya tidak mampu mengamankan kemenangan. Bajul Ijo hanya bermain imbang ketika melawat ke markas Bhayangkara sebelum kemudian menelan kekalahan saat kedua tim bertemu di Stadion Gelora Bung Tomo.

 


Sistem Permainan Bernardo Tavares

Bernardo Tavares, pelatih Persebaya Surabaya. (Dok. persebaya.id)

Catatan itu tentu menjadi bahan evaluasi bagi Yuran dan kolega. Namun, bek berusia 31 tahun tersebut tidak ingin terlalu terpaku pada hasil pertemuan masa lalu dan lebih memilih mempersiapkan diri menghadapi karakter permainan lawan.

“Kami juga tahu lawan memiliki intensitas permainan yang bagus pada musim sebelumnya. Karena itu, kami memperkirakan pertandingan nanti akan berjalan dengan tempo dan intensitas yang sangat tinggi,” imbuhnya.

Bagi Yuran, salah satu kunci menghadapi laga perdana adalah memastikan seluruh pemain memahami tugas masing-masing. Persiapan selama pramusim membuat para pemain semakin mengenal sistem yang diinginkan pelatih kepala Bernardo Tavares.

Karena itu, pertandingan melawan Bhayangkara nantinya bukan sekadar persoalan fisik. Kemampuan seluruh pemain menerjemahkan strategi dan sistem permainan ke dalam pertandingan juga akan menjadi ujian penting bagi Persebaya.

“Saya rasa seluruh pemain sudah memahami bagaimana Coach Bernardo Tavares ingin kami bermain. Kami mengerti sistem, strategi, dan cara bermain yang diterapkan. Sekarang tugas kami adalah menerapkannya di pertandingan dan memberikan yang terbaik untuk tim,” ujarnya.

 

 


Buktikan Hasil Kerja Keras

Ilustrasi Persebaya Surabaya. (Bola.com/AI)

Perjalanan menuju kompetisi resmi memang cukup panjang bagi Persebaya. Mereka menjalani berbagai agenda pramusim, termasuk pertandingan dan pemusatan latihan di Thailand, untuk mendapatkan gambaran mengenai kesiapan skuad.

Kini, seluruh proses tersebut memasuki tahap akhir. Persebaya tidak lagi sekadar membangun kebugaran dan chemistry, tetapi mulai mengarahkan seluruh persiapan untuk menghadapi pertandingan kompetitif.

Dengan latihan yang semakin intens dan pemahaman terhadap sistem yang terus berkembang, Bajul Ijo berharap seluruh modal pramusim tersebut bisa diterjemahkan menjadi performa apik ketika menghadapi Bhayangkara.

Laga di Lampung pun menjadi kesempatan pertama bagi Persebaya membuktikan hasil kerja keras selama persiapan panjang.

Berita Terkait