Bola.com, Jakarta - Jay Idzes akhirnya kembali memperkuat Sassuolo setelah absen cukup lama karena cedera.
Bek sekaligus kapten Timnas Indonesia itu tampil sebagai starter saat Sassuolo mengalahkan Torino 2-1 pada pekan kedua Serie A 2026/2027 di Stadion Mapei, Sabtu (29-8-2026).
Jay Idzes bermain penuh selama 90 menit. Ia menjadi bagian dari lini belakang Sassuolo bersama rekrutan anyar, Fedde Leysen, yang juga tampil sejak menit awal.
Duet Jay Idzes dan Fedde Leysen menunjukkan performa solid. Idzes mencatat 50 sentuhan bola dengan akurasi umpan mencapai 95 persen.
Ia juga membukukan lima aksi bertahan, dua blok, tiga sapuan, dan tiga kali merebut kembali penguasaan bola.
Leysen tidak kalah impresif. Bek berusia 23 tahun yang dipinjam Sassuolo dari Union Saint-Gilloise itu mencatat satu assist, empat aksi bertahan, empat sapuan, dan tiga recoveries.
Ia juga menyentuh bola sebanyak 50 kali selama pertandingan.
Senang Kembali Bermain
Jay Idzes mengaku senang bisa kembali berada di skuad Sassuolo sekaligus membantu tim meraih kemenangan atas Torino.
Tambahan tiga poin membuat Sassuolo untuk sementara berada di posisi ke-12 klasemen Serie A dengan koleksi tiga poin dari dua pertandingan.
Idzes juga memberikan perhatian khusus kepada Fedde Leysen. Ia menilai Leysen mampu menjalankan tugasnya dengan baik, meski baru bergabung dengan Sassuolo pada 21 Agustus 2026.
Leysen langsung menjadi pilihan utama di posisi bek tengah dalam dua pertandingan terakhir Sassuolo, yakni saat menghadapi Atalanta dan Torino.
Kehadiran Leysen juga membuat Idzes kini memiliki partner baru di lini belakang setelah Tarik Muharemovic, yang menjadi duetnya musim lalu, pindah ke Leeds United.
"Kami memiliki beberapa pemain baru, bahkan ada yang masih muda, jadi kami terus bekerja setiap minggu untuk berkembang. Tentu saja, ketika Anda sudah pernah bermain bersama di musim sebelumnya seperti Josh Doig, misalnya, itu lebih mudah dibandingkan dengan pemain yang baru tiba seperti Leysen," ujar Jay Idzes seperti dikutip dari Canale Sassuolo.
"Leysen baru saja menjalani pertandingan pertamanya di Italia dan Serie A dengan performa yang sangat baik," imbuh Bang Jay.
Nilai Leysen Punya Potensi
Jay Idzes melihat Fedde Leysen sebagai pemain muda yang memiliki potensi untuk berkembang bersama Sassuolo.
Leysen menimba ilmu di akademi PSV Eindhoven sebelum melanjutkan kariernya bersama Union Saint-Gilloise. Ia pernah memperkuat Timnas Belgia kelompok umur mulai U-17 hingga U-21.
Selama empat musim bersama Union Saint-Gilloise, Leysen mencatat 52 penampilan dengan torehan satu gol dan satu assist. Sassuolo kemudian merekrutnya dengan status pinjaman untuk musim ini.
Menurut Idzes, Leysen mampu menunjukkan kualitas saat menghadapi Torino.
"Seperti yang saya katakan sebelumnya, Fedde adalah sosok yang sangat baik dan masih muda. Ini adalah pertandingan pertamanya sebagai starter di Serie A dan dia tampil sangat baik saat menghadapi dua penyerang yang sangat tangguh, serta melawan pemain pengganti yang masuk kemudian," kata Idzes.
"Dia memainkan pertandingan yang sangat bagus. Dia juga pernah bermain untuk PSV, tetapi tidak bersama saya karena usianya sedikit lebih muda. Saya hanya bermain di sana selama beberapa tahun, sedangkan dia sudah bermain lebih lama," ungkap Bang Jay.
Bantu Leysen Beradaptasi
Kesamaan latar belakang Belanda-Belgia dan pengalaman di akademi PSV membuat Idzes memiliki kedekatan tersendiri dengan Leysen.
Keduanya juga bisa berkomunikasi menggunakan bahasa Belanda. Kondisi itu membuat Idzes berusaha membantu Leysen beradaptasi dengan lingkungan baru di Italia.
"Di luar lapangan, dia orang yang sangat baik; agak pemalu, tetapi sangat ramah. Namun, di lapangan pun dia sangat tangguh. Saat dia tiba, kami banyak mengobrol di hari pertama karena tentu saja dia bisa berbahasa Belanda," ujar Jay Idzes.
"Saya ingin mencoba membantunya, terutama di minggu-minggu awal ini saat berada di Italia dan menghadapi kendala bahasa yang belum dikuasainya," lanjutnya.
Jay Idzes menilai kemampuan Leysen di lapangan sudah cukup untuk menunjukkan kualitasnya.
"Namun, kemampuan sepak bolanya berbicara dengan sendirinya. Kami tidak harus bisa bahasa Italia untuk itu. Kami harus membuktikan kualitas kami di lapangan, dan menurut saya, hari ini kami telah melihat buktinya," ucap Jay Idzes.
Sumber: Canale Sassuolo