Momen Istimewa, Ferrari Rayakan 30 Tahun Debut Michael Schumacher di Monza Akhir Pekan Ini

Ferrari siapkan Perayaan 30 tahun debut pembalap ikoniknya, Michael Schumacher, di Monza akhir pekan ini.

BolaCom | Arif Anggara MulyaDiterbitkan 03 September 2026, 10:30 WIB
Schumacher mengakhiri kariernya sebagai pembalap di akhir musim Formula 1 pada tahun 2012. Schumacher juga masih tercatat sebagai pebalap dengan statistik terbaik yang pernah ada. (AFP/Gerard Julien)

Bola.com, Jakarta - Ferrari akan memberikan penghormatan khusus kepada Michael Schumacher saat menjalani balapan kandang F1 di Monza, akhir pekan ini, 5-6 September 2026.

Momen tersebut bertepatan dengan 30 tahun sejak Schumacher menjalani musim pertamanya bersama Ferrari.

Advertisement

Sejumlah agenda telah disiapkan Ferrari sepanjang akhir pekan Grand Prix Italia.

Tim asal Italia itu mengumumkan pada Selasa kemarin bahwa Lewis Hamilton dan Charles Leclerc akan mengenakan pakaian balap khusus dan mengendarai mobil dengan livery istimewa.

Desain mobil tersebut terinspirasi dari Ferrari F310 yang digunakan Schumacher pada musim 1996, tahun pertamanya bersama Ferrari.

Hamilton, yang telah mengoleksi tujuh gelar juara dunia seperti Schumacher, dan Leclerc akan menjadi bagian dari penghormatan tersebut di Monza.


Vettel dan Barrichello Hadir

Pembalap Ferrari Sebastian Vettel memacu mobilnya dalam balapan Formula Satu (F1) Grand Prix Singapura di Sirkuit Jalan Marina Bay, Singapura (22/9/2019). Puncak klasemen sementara masih dipegang oleh Lewis Hamilton. (AP Photo/Eric To)

Ferrari juga menghadirkan Sebastian Vettel dalam rangkaian penghormatan untuk Schumacher. Juara dunia empat kali itu akan mengendarai Ferrari F2002 dan melintasi satu putaran sebelum balapan utama pada hari Minggu.

Ferrari F2002 memiliki kenangan khusus dalam perjalanan Schumacher bersama Scuderia.

Pada musim 2002, Schumacher dan rekan setimnya saat itu, Rubens Barrichello, meraih kemenangan dalam 15 dari 17 balapan.

Barrichello juga akan mengendarai mobil yang sama pada hari Sabtu.


Tak Sekadar Angka

Pembalap Ferrari, Michael Schumacher melakukan selebrasi setelah meraih pole position pada sesi kualifikasi Formula 1 GP Bahrain di Sirkuit Sakhir pada 11 Maret 2006. (AFP/Damien Meyer)

Ferrari menilai perjalanan Schumacher bersama tim tidak hanya ditentukan oleh jumlah kemenangan dan gelar juara dunia.

"Periode Michael bersama Ferrari lebih dari sekadar kemenangan dan gelar. Upayanya yang tidak pernah berhenti untuk mencapai kesempurnaan, perhatian terhadap detail, kedisiplinan, serta kemampuannya menjadi bagian penting dari tim membantu membentuk budaya yang kemudian menjadi salah satu ciri khas Scuderia," tulis Ferrari.

Ferrari juga menyebut nilai-nilai tersebut masih menjadi bagian dari cara tim menghadapi persaingan hingga saat ini.

"30 tahun kemudian, budaya itu masih menjadi bagian dari cara Ferrari menghadapi persaingan. Karena itu, Monza menjadi tempat yang ideal untuk merayakan warisan tersebut, bukan hanya dengan mengenang apa yang telah dicapai, tetapi juga mengakui nilai-nilai yang masih menjadi bagian dari Ferrari saat ini," lanjut Ferrari. 


Era Schumacher Bersama Ferrari

Setelah bergabung bersama Ferrari pada 1996, Schumacher menjadi juara F1 selama lima musim beruntun sehingga menempatkannya sebagai pebalap F1 dengan gelar juara dunia terbanyak. (AFP/Patrick Hertzog)

Schumacher memperkuat Ferrari selama periode 1996 hingga 2006. Pembalap asal Kerpen, Jerman, itu kemudian menjadi bagian penting dari era kesuksesan Scuderia.

Schumacher meraih lima gelar juara dunia Formula 1 secara beruntun bersama Ferrari pada 2000 hingga 2004. Ia juga membantu Ferrari merebut enam gelar juara dunia konstruktor secara beruntun pada 1999 hingga 2004.

Sepanjang kariernya di Formula 1, Schumacher mengoleksi 91 kemenangan.

Schumacher kini hidup jauh dari sorotan publik setelah mengalami kecelakaan ski serius pada akhir 2013.

 

Sumber: DPA

Berita Terkait