Yoshimi Ogawa Ungkap Rencana Penggunaan Wasit Asing di BRI Super League 2026/2027: Tidak Setiap Pekan

Wasit asing masih akan memimpin pertandingan BRI Super League musim 2026/2027, tetapi tidak akan bertugas setiap pekan.

BolaCom | Muhammad Adi YaksaDiterbitkan 03 September 2026, 21:30 WIB
Wasit asal Jepang, Yusuke Araki, memimpin pertandingan antara Persita Tangerang Vs Persikabo 1973 pada laga pekan ke-22 BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion di Indomilk Arena, Tangerang, Minggu (10/12/2023). Persita menang dengan skor 2-1. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa, memastikan penggunaan wasit asing masih akan diterapkan di BRI Super League dan Championship 2026/2027.

Namun, keberadaan pengadil dari luar negeri tidak akan ditugaskan pada setiap pekan.

Advertisement

Ogawa menjelaskan keputusan tersebut diambil karena Indonesia saat ini telah memiliki sejumlah wasit lokal yang dinilai memiliki kemampuan untuk memimpin pertandingan di kompetisi domestik.

Oleh sebab itu, penggunaan wasit asing akan dilakukan dengan pengaturan tertentu.

"Tidak pada setiap pekan pertandingan. Saat ini kami sudah memiliki wasit Indonesia yang bagus, termasuk Yamamoto dan yang lainnya," ujar Ogawa setelah Refereeing Workshop for Media di Kantor I.League, Jakarta Selatan, Kamis (3-9-2026).


Tetap Buka Peluang

Kehadiran wasit asing ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengawasan dan penegakan aturan permainan. (Bola.com/M iqbal Ichsan)

Akan tetapi, PSSI tetap membuka kemungkinan mendatangkan wasit asing yang memiliki pengalaman memimpin pertandingan di kompetisi level tertinggi Asia.

Menurut Ogawa, kehadiran pengadil luar negeri juga dapat menjadi bagian dari proses pembelajaran bagi wasit-wasit Indonesia.

"Namun, kami tetap harus mengelolanya dengan baik. Pada suatu waktu, kami juga harus mengundang beberapa wasit yang selalu memimpin pertandingan di ACL Elite," jelasnya.

Ogawa menilai pengalaman dari wasit yang rutin bertugas di AFC Champions League (ACL) Elite dapat memberikan pembelajaran bagi perangkat pertandingan di Indonesia

"Kemudian, kami perlu belajar dari mereka. Itulah poin pentingnya," tutur Ogawa.


Tidak Rutin

Pada kesempatan itu Yoshimi Ogawa juga menyebut pentingnya penambahan kamera untuk menunjang kinerja Video Assistant Referee (VAR) di kompetisi sepak bola profesional Indonesia, terutama di BRI Super League 2025/2026. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Dengan skema tersebut, penggunaan wasit asing pada musim ini tidak akan dilakukan secara rutin setiap pekan.

PSSI tetap akan lebih sering mengandalkan wasit Indonesia.

Pada musim lalu, Yudai Yamamoto dari Jepang menjadi wasit asing dengan jumlah kepemimpinan terbanyak di BRI Super League dengan total 26 kali bertugas lewat catatan 97 kartu kuning, empat kartu merah, dan 14 penalti.

Berita Terkait