Saga Transfer Musim Panas Usai, Julian Alvarez Dihadapkan pada Dua Realitas Pahit di Atletico Madrid

Julian Alvarez dihadapkan pada dua kenyataan pahit usai gagal pindah pada pusim Panas.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 04 September 2026, 09:30 WIB
Penyerang Atletico Madrid asal Argentina bernomor punggung 19, Julian Alvarez, terlihat dalam pertandingan Liga Spanyol antara Club Atletico de Madrid dan Villarreal CF di Stadion Metropolitano, Madrid, pada 23 Agustus 2026. (Pierre-Philippe MARCOU/AFP)

Bola.com, Jakarta - Saga transfer Julian Alvarez belum benar-benar berakhir, meski bursa transfer musim panas telah ditutup.

Penyerang asal Argentina itu tetap menjadi sorotan setelah keinginannya meninggalkan Atletico Madrid dan bergabung dengan Barcelona tidak terwujud.

Advertisement

Dani Olmo mengaku tidak memahami situasi yang terjadi antara Alvarez dan Atletico Madrid. Sementara itu, pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, memberikan pandangan lain terkait kondisi sang penyerang.

Alvarez sebelumnya secara terbuka menunjukkan keinginannya untuk bergabung dengan Barcelona. Ia bahkan sempat meminta Atletico Madrid melepasnya ketika Piala Dunia 2026 berlangsung.

Namun, Atletico Madrid tetap pada pendiriannya. Mereka menolak melepas Alvarez ke Barcelona, apalagi pemain berusia 26 tahun itu masih memiliki sisa kontrak empat tahun.

Upaya Arsenal untuk mendatangkan Alvarez pada penghujung bursa transfer juga tidak mengubah keadaan. Atletico Madrid tetap mempertahankan penyerang berusia 26 tahun itu di Metropolitano.

Situasi tersebut membuat Alvarez harus kembali memperkuat Atletico Madrid setelah gagal mewujudkan kepindahannya ke Barcelona. Ia juga kembali menghadapi sambutan kurang bersahabat dari para pendukung Los Colchoneros.

Barcelona membutuhkan penyerang tengah baru setelah Robert Lewandowski dan Ferran Torres meninggalkan klub.

Alvarez menjadi target utama untuk posisi nomor 9, tetapi Barcelona akhirnya gagal mendapatkannya dan memilih mendatangkan Gabriel Jesus.


Dani Olmo Bicara soal Alvarez

Gelandang Barcelona, Daniel Olmo, merayakan gol pembuka saat pertandingan Liga Spanyol antara FC Barcelona vs Real Oviedo di Stadion Camp Nou, Barcelona, pada 25 Januari 2026. (Josep LAGO / AFP)

Dani Olmo tidak mempersoalkan kegagalan Barcelona mendapatkan Alvarez. Ia justru memuji Alvarez.

"Dia pemain hebat, salah satu yang terbaik di dunia. Itulah sepak bola. Ada hal-hal yang terjadi dan ada juga yang tidak. Klub sudah melakukan pekerjaan luar biasa di bursa transfer," ujar Olmo, dikutip dari SI.

Olmo juga menyebut Alvarez sudah berusaha memperjuangkan keinginannya. Namun, menurutnya, ada faktor lain yang berada di luar kendali sang pemain.

"Saya tidak mengerti apa yang terjadi dengan Atlético. Kita semua punya impian. Julian sudah jelas dan memperjuangkan impiannya, tetapi ada situasi eksternal yang tidak bisa dikendalikan seseorang. Hidup terus berjalan dan ini tidak berhenti. Kami akan menjalani tahun yang sangat bagus, itu pasti," imbuh Olmo, Rabu waktu setempat.


Jose Mourinho Ikut Berkomentar

Jose Mourinho, pelatih Real Madrid. (Dok. X @realmadriden)

Situasi Alvarez turut mendapat perhatian dari luar Atletico Madrid dan Barcelona. Jose Mourinho ikut memberikan pandangannya ketika ditanya mengenai saga transfer tersebut pada Kamis waktu setempat.

Pelatih Real Madrid itu menyebut Diego Simeone sebagai sosok yang paling mengetahui situasi Alvarez dan Atletico Madrid.

"Tidak ada yang mengenalnya lebih baik daripada Simeone, tidak ada yang mengenal klub lebih baik daripada Simeone, dan saya rasa dia tidak perlu mengatakan apa pun mengenai situasi ini," kata Mourinho dalam konferensi pers sebelum pertandingan away Madrid kontra Betis.

Mourinho kemudian menjelaskan pandangannya mengenai pemain yang tidak bahagia dengan situasinya di sebuah klub.

"Yang biasanya saya katakan adalah, ketika seorang pemain tidak bahagia, pada 1 September dia harus sudah bahagia atau tidak bermain sampai 1 Januari. Jadi, menurut saya, sejak kemarin dan setidaknya hingga 31 Desember, dia tetap menjadi pemain penting bagi klubnya," lanjut Mourinho.

Real Madrid sempat muncul dalam saga transfer Alvarez pada musim panas. Los Blancos mengajukan tawaran 150 juta euro atau sekitar 173,2 juta dolar AS untuk Alvarez.

Atletico Madrid langsung menolak tawaran tersebut. Ada anggapan bahwa Real Madrid hanya mengajukan tawaran itu untuk menaikkan harga Alvarez bagi Barcelona.


Bagaimana Nasib Alvarez di Atletico Madrid?

Pelatih Atletico Madrid asal Argentina Diego Simeone, penyerang Atletico Madrid asal Argentina #19, Julian Alvarez (kanan), dan rekan satu timnya berfoto saat istirahat hidrasi selama pertandingan Liga Spanyol antara Club Atletico de Madrid dan Villarreal CF di Stadion Metropolitano di Madrid pada 23 Agustus 2026. (Pierre-Philippe MARCOU/AFP)

Dengan bursa transfer musim panas yang telah berakhir, Alvarez kini harus kembali fokus bersama Atletico Madrid.

Atlético sudah tertinggal dari Barcelona dan Real Madrid di papan atas setelah kehilangan poin saat menghadapi Villarreal.

Laga berikutnya membawa Atletico menghadapi Athletic Club pada Sabtu. Setelah itu, mereka akan bertandang ke Anfield untuk menghadapi Liverpool dalam pertandingan pembuka Liga Champions.

Peran Alvarez dalam kedua pertandingan tersebut masih belum diketahui. Ia baru bermain selama 24 menit sepanjang musim ini.

Dalam satu-satunya penampilannya, Alvarez mendapat sambutan sangat tidak bersahabat dari para suporter Atletico Madrid.

Alvarez diperkirakan akan kembali diintegrasikan ke dalam tim, tetapi sejauh mana perannya masih menjadi tanda tanya.

Situasinya juga bisa berubah jika ia mulai mempertimbangkan kepindahan dari ibu kota Spanyol pada bursa transfer musim dingin.

 

Sumber: SI

Berita Terkait