Lille Sukses Atasi Toulouse di Ligue 1, Calvin Verdonk Dapat Rapor Merah dari Media Prancis

Bek sayap serbabisa Timnas Indonesia itu masuk starting XI oleh pelatih Lille, Davide Ancelotti.

BolaCom | Vincentius AtmajaDiterbitkan 04 September 2026, 12:00 WIB
Bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk beraksi untuk Lille dalam laga persahabatan di kandang Everton, Hill Dickinson Stadium, Sabtu (15/8/2026). (Dok. LOSC)

Bola.com, Jakarta - Calvin Verdonk menjadi starter ketika Lille bertandang ke markas Toulouse pada pekan ketiga Ligue 1 2026/2027. Ia membantu timnya menang 1-0 atas Toulouse di Stadium de Toulouse, Jumat (4/9/2026) dini hari WIB.

Bek sayap serbabisa Timnas Indonesia itu masuk starting XI oleh pelatih Lille, Davide Ancelotti. Calvin Verdonk melengkapi kekuatan empat pemain lini belakang bersama Alexsandro, Nathan Ngoy, dan Tiago Santos.

Advertisement

Lille harus berterima kasih kepada rekrutan anyarnya, Ayase Ueda. Pemain yang baru saja digaet dari Feyenoord ini menjebol gawang Toulouse pada menit ke-73 melalui sundulan.

Dengan kemenangan ini, Lille untuk sementara berada di puncak klasemen Ligue 1 2026/2027. Les Dogues mengoleksi tujuh poin hasil dari dua kali menang dan sekali imbang.

 
 

Bermain 45 Menit

Calvin Verdonk (kanan) bersama rekan satu tim di LOSC Lille. (Dok. X @losclive)

Bagi Calvin Verdonk, ini merupakan penampilan ketiganya secara beruntun di Ligue 1, meski dua laga sebelumnya menjadi pengganti di babak kedua.

Calvin Verdonk mengisi peran Romain Perraud yang selalu menjadi inti di posisi bek kiri.

Eks pemain NEC Nijmegen tersebut hanya bermain selama 45 menit di pertandingan kontra Toulouse. Sebab memasuki babak kedua, giliran Romain Perraud yang diberikan menit bermain.

Selama aksinya di atas lapangan, Verdonk melakukan 41 kali sentuhan bola, akurasi passing 77 persen, 3 aksi bertahan, 3 kali tekel, 3 kali recoveries, dan memenangkan 3 dari 5 duel.


Kurang Efektif

Media lokal Prancis yang sering memberitakan kiprah Lille, yakni Le Petit Lillois, memuat ulasan rapor para pemain Les Dogues dalam duel dini hari tadi. Menariknya, Calvin Verdonk jadi pemain dengan rapor terendah.

Dalam skala nilai 1-10, Verdonk mendapat nilai 2,5 dalam ulasan media itu. Nilai itu hanya terpaut sedikit dari gelandang serang Osame Sahraoui yang mendapat nilai 3, atau gelandang jangkar Nabil Bentaleb (3,5).

Dalam ulasannya, Verdonk dianggap tidak menunjukkan efektivitas di dalam permainan selama 45 menit pertama.

"Meskipun tidak kekurangan intensitas, performanya sama sekali tidak efektif akibat intervensi yang kurang tepat, kesalahan teknis, serta penilaian yang keliru, sehingga wajar jika ia diganti saat jeda babak pertama," tulis Le Petit Lillois.

 

Perubahan Strategi

Pergantian Calvin Verdonk saat babak kedua dimulai, diakui pelatih Davide Ancelotti murni untuk kebutuhan strategi.

Ia mengaku membutuhkan pemain yang lebih banyak bergerak ke lini tengah, demi meredam agresivitas Toulouse.

"Saya melihat tim tidak memegang kendali; kami tidak bisa menguasai area tengah tempat Toulouse bermain dengan sangat baik. Memang benar Toulouse juga bermain dengan intensitas tinggi dan kemampuan teknis yang mumpuni," tutur Davide Ancelotti.

"Mereka menyulitkan kami. Saya mencoba melakukan perubahan saat jeda babak untuk mengubah sistem permainan kami di babak kedua."

"Kami beralih ke formasi 4-3-3 karena saya menginginkan tambahan pemain di lini tengah, tepatnya untuk lebih menguasai area tengah lapangan," jelasnya.

Sumber: Le Petit Lillois

Berita Terkait