Start Liverpool Lambat, Andoni Iraola: Main dengan Urgensi sejak Menit Pertama

Setelah dua laga pembuka Premier League berakhir dengan skor 2-2, sang pelatih menilai Liverpool harus menunjukkan intensitas dan keberanian sejak peluit pertama dibunyikan.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 04 September 2026, 14:30 WIB
Pelatih Liverpool Andoni Iraola berteriak kepada para pemainnya pada babak kedua laga persahabatan pramusim antara Liverpool vs Sunderland di Nashville, Tenn., Sabtu, 25 Juli 2026. (AP Photo/George Walker IV)

Bola.com, Jakarta - Andoni Iraola memperingatkan para pemain Liverpool agar tidak lagi mengawali pertandingan dengan lambat.

Setelah dua laga pembuka Premier League berakhir dengan skor 2-2, sang pelatih menilai Liverpool harus menunjukkan intensitas dan keberanian sejak peluit pertama dibunyikan.

Advertisement

Liverpool mengawali musim dengan masalah yang cukup mengkhawatirkan. Dalam dua pertama Premier League, The Reds kebobolan lebih dulu hingga akhirnya bangkit dan mengamankan dua hasil imbang 2-2.

Pada laga pembuka melawan Newcastle United, Liverpool sudah tertinggal ketika pertandingan baru berjalan lima menit. Situasi itu kemudian kembali terjadi pada pertandingan berikutnya.

Iraola menilai pola tersebut tidak boleh terus berlanjut. Ia mengaku sudah berbicara dengan para pemain mengenai pentingnya menghadirkan rasa urgensi sejak awal pertandingan.

“Kami harus bermain dengan rasa urgensi sejak awal pertandingan,” ujar Iraola seperti dilansir Liverpool Echo.

“Kadang-kadang Anda memulai pertandingan dengan berpikir, ‘Oke, kita lihat apa yang terjadi hari ini.’ Tidak. Sejak menit pertama, saat skor masih 0-0, kami harus merasa tidak nyaman dan berusaha mengambil kendali pertandingan,” lanjutnya.


Iraola Tak Ingin Liverpool Menunggu Kebobolan

Manajer Liverpool, Andoni Iraola, memberikan instruksi dari pinggir lapangan saat laga Premier League antara Newcastle United dan Liverpool di St James' Park, Newcastle, 23 Agustus 2026. (Paul Ellis / AFP)

Menurut Iraola, Liverpool tidak boleh menunggu lawan menciptakan peluang atau mencetak gol terlebih dulu sebelum meningkatkan tempo permainan.

Iraola ingin para pemainnya lebih proaktif, bermain lebih vertikal dan mempercepat pergerakan bola sejak menit-menit awal.

“Kami tidak boleh menunggu sampai tim lawan mendapatkan beberapa peluang atau mencetak gol sebelum kami mulai mengambil lebih banyak risiko, bermain lebih vertikal, dan mengalirkan bola dengan lebih cepat,” katanya.

Iraola juga menekankan pentingnya mencetak gol pembuka. Menurutnya, tim yang lebih dulu unggul memiliki keuntungan besar karena dapat memainkan pertandingan dengan pendekatan berbeda.

“Gol pertama dalam sepak bola sangat penting. Gol itu memberi Anda keuntungan dan ketika unggul, Anda bisa bermain dengan cara yang berbeda,” tutur Iraola.

Catatan musim lalu semakin mempertegas kekhawatiran tersebut. Dari 22 pertandingan ketika Liverpool kebobolan lebih dulu, mereka kalah dalam 18 pertandingan.

Hanya dua kali mereka mampu membalikkan keadaan menjadi kemenangan, yakni ketika menghadapi Newcastle di Premier League dan Eintracht Frankfurt di Liga Champions.


Pengalaman Jadi Senjata Tambahan Liverpool

Skuad Liverpool dalam laga kontra Brentford di Liga Inggris, Minggu (24/5/2026). (Dok. Liverpool FC)

Selain memperbaiki masalah konsentrasi dan intensitas, Iraola menyambut positif kedatangan sejumlah pemain baru ke skuad Liverpool.

Bradley Barcola, yang didatangkan dengan nilai 123 juta pound, berpeluang menjalani debut ketika Liverpool bertandang ke Portman Road menghadapi Ipswich Town pada Sabtu (5/9/2026) dini hari WIB.

Iraola menilai Barcola, Ronald Araujo, dan Victor Munoz dapat memberikan kualitas tambahan bagi tim. Khusus Barcola dan Araujo, pengalaman di level tertinggi menjadi nilai lebih.

“Pertama, kami telah merekrut beberapa pemain bagus. Mereka pemain yang dekat dengan model permainan kami, pemain yang memberikan kecepatan dan juga kekuatan fisik,” ujar Iraola.

Menurutnya, pengalaman merupakan elemen penting, terutama bagi klub besar yang dituntut tampil konsisten di berbagai kompetisi.

Barcola dan Araujo disebut memiliki pengalaman lebih banyak, sementara Munoz masih belum berada di level yang sama dalam aspek tersebut.

Namun, Iraola tetap melihat kehadiran pemain-pemain berpengalaman sebagai tambahan penting bagi skuad.


Memburu Kemenangan Perdana di Era Iraola

Laga melawan Ipswich Town menjadi kesempatan Liverpool untuk meraih kemenangan pertama bersama Iraola.

Dua hasil imbang beruntun membuat The Reds belum mendapatkan hasil maksimal pada awal era pelatih baru tersebut.

Iraola berharap permasalahan start lambat yang sudah menjadi perhatian sejak awal musim segera diperbaiki.

Liverpool dituntut tampil agresif sejak menit pertama, bukan hanya setelah berada dalam posisi tertinggal.

Bagi Iraola, meningkatkan urgensi sejak awal bukan sekadar persoalan taktik, tetapi juga mentalitas yang diperlukan jika Liverpool ingin bersaing di level tertinggi.

Kemenangan di Portman Road sekaligus akan menjadi ujian awal apakah pesan Iraola kepada para pemainnya benar-benar mulai diterapkan di atas lapangan.

Sumber: Liverpool Echo


Persaingan di Premier League

Berita Terkait