Modal Kuat Persija Menyambut BRI Super League 2026/2027: Persaingan Sehat, Punya Kedalaman Skuad

Persija Jakarta diperkirakan bisa bersaing ketat di papan atas BRI Super League 2026/2027.

BolaCom | Hery KurniawanDiterbitkan 04 September 2026, 16:15 WIB
Para pelatih, Shin Tae-yong, Igor Tolić, José Gomes, dan Pieter Huistra menghadiri jumpa pers dalam peluncuran BRI Super League 2026/2027 di SCTV Tower, Jakarta, Selasa (1/9/2026). (KLY/Budy Santoso)

Bola.com, Jakarta - Persaingan untuk mengisi starting XI Persija Jakarta berjalan ketat. Pelatih Persija, Shin Tae-yong memiliki lebih dari satu opsi di hampir setiap posisi, sehingga setiap pemain dituntut untuk terus menunjukkan kualitas terbaiknya demi mendapatkan kepercayaan tampil.

Kondisi tersebut menjadi salah satu modal Persija Jakarta dalam menyambut BRI Super League 2026/2027.

Advertisement

Kedalaman skuad yang dimiliki Macan Kemayoran membuat persaingan internal berlangsung semakin kompetitif, sekaligus memberikan banyak pilihan bagi Shin Tae-yong dalam menentukan komposisi tim.

Hal itu terbentuk melalui rangkaian persiapan yang telah dijalani Persija dalam beberapa bulan terakhir.

Setelah tampil di Piala Presiden 2026, skuad melanjutkan program melalui pemusatan latihan selama dua pekan di Tailand.

Dua pertandingan uji coba turut menjadi bagian dari agenda tersebut sebelum Persija Jakarta menutup rangkaian persiapan dengan menghadapi Brisbane Roar dalam laga uji coba internasional.


Punya Gambaran Jelas

Persija Jakarta saat bertanding melawan Brisbane Roar dalam laga ekshibisi di JIS, Jakarta, Sabtu (29-8-2026). (Dok. ileague.id)

Bagi Shin Tae-yong, proses persiapan itu memberikan gambaran yang cukup jelas mengenai perkembangan Persija Jakarta jelang BRI Super League 2026/2027.

Ia melihat adanya peningkatan dalam sejumlah aspek, mulai dari tempo permainan, kualitas distribusi bola, koordinasi antarlini, hingga kondisi fisik para pemain.

Pelatih asal Korea Selatan itu pun tidak menjadikan hasil pertandingan sebagai satu-satunya tolok ukur.

Sepanjang rangkaian persiapan, Persija mencatatkan lima kemenangan, satu hasil imbang, serta dua hasil minor.

Namun, di balik catatan tersebut, Shin Tae-yong tetap memberikan apresiasi terhadap usaha yang diperlihatkan para pemain.

Perkembangan tim juga berjalan beriringan dengan semakin lengkapnya pilihan yang tersedia di dalam skuad.

Pelatih yang akrab disapa STY itu menilai komposisi Persija saat ini memberikan fondasi yang cukup untuk menghadapi musim yang panjang dan kompetitif.


Kedalaman Skuad Mantap

Skuad Persija Jakarta pada laga uji coba melawan Brisbane Roar di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Sabtu (29-8-2026). (Bola.com/Muhammad Adi Yaksa)

Setidaknya dua hingga tiga pemain tersedia untuk setiap posisi. Kondisi ini membuat perebutan tempat utama menjadi semakin menarik.

Tidak ada posisi yang dapat dianggap aman karena setiap pemain memiliki kesempatan untuk menggusur pemain lain melalui performa di sesi latihan maupun pertandingan.

“Sekarang persaingan di setiap posisi ada dua hingga tiga pemain dan semuanya tampil sangat baik. Jadi siapa pun yang bermain, tidak mudah mengetahui siapa yang akan menjadi pemain inti,” tutur Shin Tae-yong.

Gambaran mengenai ketatnya persaingan tersebut dapat dilihat dari sektor penjaga gawang. Persija memiliki empat kiper dengan karakter dan pengalaman yang berbeda.

Andritany Ardhiyasa menjadi salah satu sosok senior yang telah lama menjadi bagian penting tim, sementara Hafizh Rizkianur hadir sebagai kiper muda dengan prospek menjanjikan.

Di sisi lain, terdapat Aqil Savik dan Nadeo Argawinata yang menjadi tambahan kekuatan di bawah mistar. Keduanya datang dengan pengalaman serta rekam jejak bersama klub masing-masing.

Berita Terkait