Emtek Hadirkan 8 Channel Vidio untuk Asian Games 2026, Krisna Bayu Iri dengan Era Modern

Emtek jadi mitra penyiaran Asian Games 2026. Vidio siapkan 8 channel, Nex hadirkan Champions TV 7 dan 8. Krisna Bayu mengaku iri dengan kemudahan era kini.

BolaCom | ThomasDiterbitkan 04 September 2026, 17:39 WIB
Konferensi pers hak siar dan penayangan Asian Games 2026 di Studio Lantai 8 SCTV Tower, Senayan City, Jakarta, Jumat, 4 September 2026. (KLY/ Arie Basuki)

Bola.com, Jakarta - Emtek Media resmi mengumumkan diri sebagai mitra penyiaran Asian Games 2026 pada Jumat, 4 September 2026. Penggemar olahraga di Indonesia dapat menyaksikan seluruh pertandingan ajang tersebut melalui ekosistem Emtek.

Distribusi tayangan Asian Games 2026 akan hadir lewat platform Over-The-Top (OTT) Vidio dan jaringan Pay TV Nex. Vidio menyiapkan delapan channel khusus agar seluruh pertandingan bisa ditonton secara bersamaan saat pesta olahraga itu dimulai.

Advertisement

Selain siaran langsung, penonton juga mendapatkan fasilitas full match replay dan highlight. Dengan opsi ini, pertandingan yang terlewat tetap bisa dinikmati utuh maupun dalam rangkuman.

Adapun Nex akan menayangkan Asian Games 2026 melalui Champions TV 7 dan Champions TV 8. "Kita akan luncurkan Champions TV 7 dan 8 sebelum tanggal 10 yang isinya 100 persen untuk Asian Games," papar Hendy Lim, Head of Sports EMTEK Media and CEO NEX.


Krisna Bayu Iri Lihat Era Siaran Lengkap

Head of Sports Emtek Media dan CEO Nex Hendy Lim bersama Managing Director Vidio Hermawan Sutanto saat konferensi pers hak siar dan penayangan Asian Games 2026 di Studio Lantai 8 SCTV Tower, Senayan City, Jakarta, Jumat, 4 September 2026. (KLY/ Arie Basuki)

Gugus siaran terlengkap dari Emtek Media untuk Asian Games 2026 memantik reaksi dari Krisna Bayu. Mantan judoka Indonesia itu mengaku iri karena ketika masih aktif bertanding, akses tayangan belum semudah sekarang.

"Kalau saya lima kali ikut Asian Games, lebih dari sepuluh kali ikut SEA Games, nontonnya cuma di televisi satu, kelewat gak bisa nonton," ujar Krisna saat menghadiri peluncuran Emtek Media sebagai mitra penyiaran Asian Games 2026 di SCTV Tower, Jumat (4/9/2026).

Ia menilai kehadiran Vidio dan Nex membuka kesempatan penonton untuk mengikuti banyak cabang sekaligus. "Dengan hadirnya Emtek Media, Vidio dan Nex ini, saya seakan-akan iri, ingin lahir lebih telat, biar saya bisa ditonton gitu. Delapan siaran berbeda-beda dengan channel yang berbeda-beda ini membuat kami, generasi itu iri. Waktu itu kita bertanding aja hingga saat ini, tidak mempunyai video untuk ditonton."

Keterbatasan dokumentasi di masa lalu juga disinggungnya. "Jadi, kalau saya menginformasikan kepada anak-anak, teman-teman adik-adik atlet itu, bahwa saya itu petarung sejati waktu itu, buktinya tidak ada," sambung Krisna.


Siaran Masif Dinilai Bantu Atlet

Menurut Krisna, keluasan tayangan Asian Games 2026 juga membawa dampak protektif bagi atlet. Ketika terjadi kecurangan atau keputusan merugikan, arsip siaran bisa menjadi bukti formal.

"Dan saat atlet-atlet mengalami kerugian, kita bisa laporin ke IF-nya, AF-nya, ke IOC atau OCA. Ini loh, bukti ini. Bukti ini bisa kita kutip dari media ini untuk kita laporkan bahwa terjadi kesalahan hal-hal seperti ini," tegas Krisna.

Krisna Bayu dikenal sebagai mantan atlet judo kebanggaan Indonesia. Pria 51 tahun itu berhasil merebut medali emas pada SEA Games 2001.

Di luar kariernya sebagai atlet, ia tetap aktif membina olahraga Tanah Air. Krisna menjabat anggota Komite Eksekutif NOC Indonesia dan juga ketua cabor Sambo.


Apresiasi CdM Asian Games 2026

Dukungan Emtek Media juga diapresiasi tim Chef de Mission (CdM) Indonesia untuk Asian Games 2026. Anggy Pasaribu, Deputi 3 CdM yang mewakili Todotua Pasaribu, menegaskan pentingnya akses tayangan luas bagi publik.

"Kami menyambut baik kolaborasi ini karena kehadiran tayangan yang luas dan mudah diakses akan semakin mendekatkan perjuangan para atlet dengan masyarakat Indonesia. Bagi para atlet yang sedang mempersiapkan diri untuk bertanding di Aichi-Nagoya, dukungan dari tanah air memiliki arti yang sangat besar. Kami berharap melalui Vidio dan Nex, semakin banyak masyarakat yang dapat menyaksikan, mengikuti, dan memberikan dukungan kepada perjuangan kontingen Indonesia di Asian Games 2026," ucap Anggy.

Dengan cakupan siaran lintas platform tersebut, perjuangan kontingen Merah Putih di Aichi-Nagoya berpeluang disaksikan lebih banyak pendukung dari rumah.

Berita Terkait