Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia U-20 membuka peluang lolos ke putaran final Piala Asia U-20 2027. Hasil positif yang diraih Garuda Muda pada pertandingan kedua Grup H Kualifikasi, menjadi kuncinya.
Timnas Indonesia U-20 meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Laos pada matchday kedua Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 di New Laos National Stadium, Kamis (3/9/2026) malam WIB.
Gol-gol kemenangan Timnas Indonesia U-20 ditentukan oleh Fabio Azka Irawan (menit 5), serta borongan dua gol Zahaby Gholy pada menit ke-38 dan 62.
Kemenangan ini sangat penting bagi Timnas Indonesia U-20 karena untuk sementara memuncaki klasemen Grup H Kualifikasi dengan nilai empat. Peluang untuk melaju ke putaran final Piala Asia U-20 semakin terbuka.
Kuncinya adalah saat bertemu Australia U-20 pada laga terakhir Grup H Kualifikasi di New Laos National Stadium, Vientiane, Minggu (6/9/2026) sore WIB. Jika berhasil mengatasi Australia U-20, maka Putu Panji dkk. dipastikan lolos ke Piala Asia U-20 2027 di China.
Selain itu, pasukan Nova Arianto hanya butuh hasil imbang untuk lolos, dan berharap Malaysia kalah dari Laos. Namun demikian, Australia U-20 tetaplah tim kuat dan berkarakter yang tak boleh diremehkan begitu saja.
Timnas Australia U-20 punya sederet pemain berbahaya yang wajib diwaspadai Timnas Indonesia U-20. Berikut ini tiga di antaranya yang diulas Bola.com:
1. Marcus Neil
Nama pertama dalam daftar ini adalah Marcus Neil, striker paling berbahaya milik Timnas Australia U-20. Ia masih berusia 18 tahun, dan sedang mengenyam karier di Sunderland U-21.
Dengan postur 180 cm, Neil dibekali insting mematikan di kotak penalti lawan. Buktinya adalah sudah dua gol ia lesakkan dalam dua pertandingan terakhir di Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.
Pertama ia mencetak gol ke gawang Laos U-20 melalui eksekusi penalti, dan satu gol lagi ke gawang Malaysia U-20. Neil baru naik kelas ke Timnas Australia U-20 bulan Maret lalu, dan kini sudah mengemas dua gol dari empat penampilan.
Pemain dengan nomor punggung 21 ini selalu tampil ngotot dalam mencari ruang. Lini belakang Timnas Indonesia U-20 wajib ekstra waspada menghentikan Neil.
2. Lewis Marinucci
Berikutnya ada bek jangkung Lewis Marinucci. Dengan memiliki postur menjulang 185 cm, ia sulit tergantikan di jantung pertahanan Australia U-20.
Tidak hanya tampil solid bersama Luca Didulica di lini belakang Socceroos. Lewis Marinucci selalu bermain di dua laga terakhir, dan mencetak satu gol ke gawang Laos di pertandingan pertama.
Pemain 18 tahun ini memanfaatkan keunggulan posturnya dalam duel udara melalui skema sepak pojok. Ia juga berkontribusi dengan memberi assist untuk gol Marcus Neil ke gawang Malaysia U-20 pada pertandingan kedua.
Lewis Marinucci merupakan anggota dari Melbourne Victory U-21, dan digadang-gadang menjadi bek masa depan Timnas Australia.
3. Alaat Abdul-Rahman
Nama terakhir dalam daftar ini adalah Alaat Abdul-Rahman, striker yang punya potensi menjadi mesin gol Australia U-20. Pemain 19 tahun asal klub Western Sydney, sudah mengoleksi satu gol di Kualifikasi kali ini.
Satu gol ia cetak ke gawang Malaysia U-20 di pertandingan kedua. Sekaligus menyelamatkan timnya dari kekalahan, dengan skor akhir 2-2.
Meski tergolong minim bermain di level Timnas Australia U-20, Alaat Abdul-Rahman bisa menjadi senjata berbahaya milik pelatih Trevor Morgan.
Seperti dalam proses gol yang dicetaknya ke gawang Malaysia U-20. Alaat Abdul-Rahman dengan cerdik mencari posisi saat menyambut crossing Will Dobson. Dengan dingin Alaat Abdul-Rahman menaklukkan kiper Malaysia U-20.