Bola.com, Jakarta - Luis Enrique akhirnya menjelaskan alasan Paris Saint-Germain (PSG) menyetujui kepergian Bradley Barcola ke Liverpool pada akhir bursa transfer. Keputusan tersebut berkaitan erat dengan ambisi Barcola untuk memperoleh kesempatan bermain yang lebih besar.
Liverpool mengeluarkan 123 juta poundsterling untuk mengamankan jasa pemain asal Prancis tersebut. Barcola kini menjadi salah satu tambahan penting dalam skuad yang ditangani Andoni Iraola.
Kepindahan itu terjadi setelah Barcola tidak tampil untuk PSG pada awal musim ini. Kondisinya berbeda dengan musim lalu ketika ia beberapa kali dipercaya bermain, tetapi hanya delapan kali menyelesaikan pertandingan selama 90 menit di semua kompetisi.
Di Liverpool, Barcola langsung menghadapi persaingan untuk mendapatkan posisi di lini depan. Ia berpeluang menjalani penampilan pertamanya saat The Reds bertandang ke markas Ipswich Town di Portman Road pada Sabtu (5/9/2026) dini hari WIB.
Waktu Bermain Jadi Faktor Utama
PSG sebelumnya menjadi tempat Barcola berkembang hingga mencapai level yang lebih tinggi. Di sisi lain, kontribusi sang pemain juga turut membantu perkembangan tim selama berada di Paris.
Situasi berubah ketika Barcola membutuhkan jaminan menit bermain yang lebih besar. Luis Enrique mengakui dirinya tidak dapat memberikan kepastian tersebut sehingga transfer ke Liverpool akhirnya menjadi solusi bagi kedua pihak.
"Barcola berkembang sangat pesat di Paris, tetapi dia juga membantu tim berkembang dengan sangat pesat," ujar Luis Enrique.
"Dia menginginkan waktu bermain yang lebih banyak daripada yang bisa saya jamin kepadanya. Pada akhirnya, saya pikir semua pihak menjadi pemenang dari transfer tersebut. Saya benar-benar mendoakan yang terbaik untuknya," tegas Luis Enrique.
Barcola Hadapi Persaingan di Liverpool
Barcola kini harus berusaha merebut tempat utama di lini serang Liverpool. Cody Gakpo masih menjadi pesaing, sementara Victor Munoz juga menjadi opsi lain bagi Iraola di sektor sayap.
Karakter permainan Barcola membuat sisi kiri menjadi posisi yang paling natural baginya. Namun, Iraola juga melihat kemungkinan untuk memanfaatkannya di area lain, termasuk posisi kanan yang ditinggalkan Mohamed Salah pada musim panas ini.
"Saya melihat dia dalam kondisi yang baik. Dia sudah berlatih bersama kami, memang benar dia belum mendapatkan menit bermain di laga pramusim," kata Andoni Iraola.
"Dia sudah berlatih dan ini adalah keputusan yang harus kami buat. Namun, kami harus mempertimbangkan bahwa dia belum mendapatkan menit bermain dalam pertandingan pramusim," lanjut Andoni Iraola.
Iraola Terpukau dengan Sikap Barcola
Iraola melihat Barcola tidak hanya memikirkan bagaimana dirinya bisa tampil menonjol setelah tiba di Liverpool. Sang pemain justru menunjukkan ketertarikan terhadap aspek taktik dan posisi yang dibutuhkan dalam sistem permainan tim.
Sikap tersebut membuat Iraola melihat Barcola sebagai pemain yang bersedia mengutamakan kebutuhan kolektif. Ia bahkan terbuka untuk menjalankan peran yang berbeda demi membantu Liverpool bermain lebih baik sebagai sebuah tim.
"Semua pertanyaan yang dia ajukan berkaitan dengan sepak bola, taktik, serta posisi yang akan dia mainkan," ujar Andoni Iraola.
"Dia juga sangat terbuka untuk bermain di kanan, bermain sebagai penyerang, dan memberi kami kesempatan agar kami bisa bekerja lebih baik sebagai tim. Ini bukan hanya tentang dirinya sendiri atau Bradley yang mengatakan, 'bagaimana saya bisa bersinar?'. Ini tentang kepentingan kolektif. Saya menyukainya," pungkas Andoni Iraola.