MU Gagal Mendatangkan Bek Kiri, Rp2,8 Triliun Bisa Jadi Kesalahan

Fokus utama MU memang tertuju pada lini tengah, tetapi kebutuhan memperkuat beberapa posisi lain belum sepenuhnya teratasi.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 04 September 2026, 22:00 WIB
Bek Manchester United, Luke Shaw (kiri), merayakan gol pembuka bersama Lisandro Martinez (kanan), dalam pertandingan sepak bola Premier League antara Manchester United melawan Nottingham Forest di Old Trafford, Manchester, Inggris barat laut, pada 17 Mei 2026. (Darren Staples / AFP)

Bola.com, Jakarta - Manchester United (MU) masih menyisakan sejumlah pertanyaan setelah menjalani bursa transfer musim panas pertama di bawah arahan Michael Carrick.

Fokus utama MU memang tertuju pada lini tengah, tetapi kebutuhan memperkuat beberapa posisi lain belum sepenuhnya teratasi.

Advertisement

Salah satu masalah terbesar berada di posisi bek kiri. MU sejak awal bursa transfer menyadari area tersebut membutuhkan tambahan pemain, tetapi hingga deadline day, tidak ada rekrutan baru yang datang untuk posisi tersebut.

Di tengah situasi itu, muncul sorotan terhadap keputusan United melewatkan kesempatan merekrut Mamadou Sangare.

Pemain asal Mali tersebut justru bergabung dengan Brentford dan tampil mengesankan pada awal kariernya di Premier League.

 
 

Sangare Disebut Bisa Bernilai 120 Juta Pound

Gelandang Brentford asal Mali bernomor punggung 18, Mamadou Sangare, mengoper bola dalam pertandingan Liga Inggris antara Brentford dan Tottenham Hotspur di Stadion Gtech Community, London, pada 22 Agustus 2026. (Adrian Dennis/AFP)

Jamie Redknapp menilai Manchester United (MU) telah melewatkan peluang menarik ketika tidak merekrut Sangare.

Gelandang berusia 24 tahun itu sebelumnya termasuk pemain yang dikaitkan dengan kepindahan ke Old Trafford ketika Carrick melakukan perombakan di lini tengah.

Sangare akhirnya pindah dari Lens ke Brentford dengan nilai transfer rekor klub sebesar 39 juta pound.

Ia langsung menunjukkan adaptasi dengan baik dengan sepak bola Inggris, sehingga Redknapp memprediksi sang pemain dapat memiliki valuasi jauh lebih tinggi beberapa tahun mendatang.

“Bisnis terbaik yang saya sukai adalah Sangare di Brentford. Saya pikir dia akan menjadi rekrutan yang luar biasa bagi mereka. Dia mungkin akan bernilai 120 juta pound dalam beberapa tahun,” kata Redknapp mengungkap nilainya bisa mencapai  Rp2,8 triliun.

Mantan gelandang Premier League itu bahkan menilai Sangare berpotensi menjadi salah satu rekrutan terbaik di Premier League pada musim panas ini.

Dengan biaya di bawah 40 juta pound, Sangare juga bisa dianggap sebagai alternatif yang lebih ekonomis dibandingkan Andrey Santos yang dibeli seharga 50 juta pound atau Carlos Baleba yang mencapai 70 juta pound.

Meski demikian, Santos sejauh ini mampu menunjukkan bahwa investasi besar terhadap dirinya cukup beralasan. Sementara Baleba masih menunggu kesempatan untuk memberikan pengaruh di lini tengah Manchester United.


Posisi Bek Kiri Masih Jadi Masalah

Jika lini tengah telah mendapatkan perhatian besar dari Carrick, situasi berbeda terjadi di sektor bek kiri.

Posisi tersebut sudah lama dianggap sebagai salah satu area yang membutuhkan tambahan pemain.

Namun, MU akhirnya membiarkan batas waktu transfer berlalu tanpa mendatangkan pemain baru.

Kondisi itu membuat kedalaman skuad di sisi kiri pertahanan menjadi salah satu pertanyaan besar menjelang kembalinya MU ke Liga Champions.

Masalah itu semakin mendapat perhatian karena salah satu target utama MU, Lewis Hall, tetap bertahan bersama Newcastle United.

Bek kiri berusia 21 tahun tersebut disebut sebagai target utama MU sebelum klub akhirnya gagal mendapatkan pemain baru untuk posisi tersebut.


Newcastle Beri Peringatan soal Lewis Hall

Pelatih Newcastle United, Matthias Jaissle, secara tidak langsung memberikan peringatan kepada MU terkait kemungkinan pendekatan terhadap Hall pada masa mendatang.

Jaissle memberikan pujian tinggi kepada pemainnya itu dan berharap Hall tetap menjadi bagian penting Newcastle dalam jangka panjang. Hall saat ini disebut memiliki nilai sekitar 75 juta pound.

“Dia memiliki potensi yang sangat, sangat besar. Dia sudah tampil di level tinggi, tetapi kami semua tahu masih banyak yang bisa dia berikan,” ujar Jaissle.

“Kami sangat senang dia menjadi bagian dari tim ini dan mudah-mudahan juga untuk jangka panjang.”

Komentar tersebut menunjukkan Newcastle tidak akan mudah melepas Hall jika United kembali datang dengan tawaran pada masa mendatang.


MU Kemungkinan Kembali Mengejar Hall Tahun Depan

Kegagalan MU mendapatkan bek kiri baru pada musim panas ini membuat kemungkinan pendekatan kembali terhadap Hall pada tahun depan semakin terbuka.

Namun, performa Hall pada awal musim juga bisa membuat situasi semakin sulit bagi MU. Ia tampil cukup meyakinkan meski sempat melakukan pelanggaran yang berujung penalti dalam hasil imbang 2-2 Newcastle melawan Liverpool pada laga pembuka.

Hall kemudian memberikan respons positif ketika Newcastle mengalahkan Tottenham Hotspur 2-0 pada pekan berikutnya.

Penampilan tersebut semakin memperkuat keyakinan bahwa ia akan menjadi bagian penting dari rencana Jaissle musim ini.

Bagi MU, keputusan tidak memperkuat posisi bek kiri menjadi salah satu pekerjaan rumah terbesar dari bursa transfer musim panas.

Carrick memang berhasil melakukan perombakan besar di lini tengah, tetapi kedalaman skuad secara keseluruhan masih dipertanyakan.

Dengan kompetisi Premier League dan Liga Champions yang menanti, MU mungkin harus kembali membuka pembicaraan mengenai Hall atau target lain pada bursa transfer Januari maupun musim panas tahun depan.

Sumber: Manchester Evening News


Persaingan di Premier League

Berita Terkait