Bola.com, Jakarta - Musim baru BRI Super League 2026/2027 langsung menghadirkan ujian berat bagi Persebaya Surabaya. Bajul Ijo bertandang menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pekan pertama di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Sabtu (5/9/2026) pukul 15.30 WIB.
Laga ini menjadi pembuka perjalanan kedua tim sekaligus kesempatan untuk mengukur kesiapan setelah pramusim. Persebaya datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah melewati pramusim dan menjadi juara Piala Presiden 2026.
Tim asuhan Bernardo itu Tavares juga terus mematangkan pemahaman terhadap filosofi permainan sang pelatih. Tavares ingin Persebaya tetap agresif, tetapi tidak kehilangan organisasi ketika melakukan transisi.
Komposisi Persebaya musim ini juga semakin gemuk. Setelah mempertahankan sejumlah pilar, Bajul Ijo melengkapi kuota pemain asing dengan penyerang serbabisa asal Brasil, Matheus Lagoa. Ia menjadi tambahan penting untuk memperkaya opsi di lini depan, terlebih Alex Martins masih dibekap cedera dan terancam absen pada laga pembuka.
Selain Lagoa, Persebaya masih memiliki Francisco Rivera sebagai otak permainan. Gelandang asal Meksiko tersebut menjadi salah satu pemain yang diharapkan mampu mengatur tempo sekaligus membuka pertahanan lawan.
Di belakang, Yuran Fernandes dan kolega memberikan pengalaman serta kekuatan fisik yang dibutuhkan menghadapi permainan direct Bhayangkara.
Meski memiliki bekal positif dari pramusim, Tavares meminta para pemainnya tidak menganggap pertandingan tersebut sebagai laga yang mudah.
Menurutnya, Bhayangkara tetap memiliki kualitas yang bisa menyulitkan Persebaya, terlebih mereka tampil di hadapan pendukung sendiri.
"Mereka tidak kehilangan pemain kunci. Pemain terbaik mereka tetap bertahan di Bhayangkara FC. Mereka juga mendatangkan pemain bagus yang sudah berpengalaman di Super League, serta pemain asing dengan pengalaman yang bagus. Artinya, kita perlu melakukan persiapan yang matang," ucap Bernardo Tavares.
Perubahan Gaya Bermain
Beralih ke kubu tuan rumah, Bhayangkara juga melakukan perombakan cukup besar. Setelah musim lalu finis di posisi kelima, The Guardians memasang target lebih tinggi, yakni menembus tiga besar. Ambisi tersebut diikuti perekrutan sejumlah pemain lokal dan asing berpengalaman.
Nama-nama seperti Milan Ristovski, Allano Lima, Kevin Sibille, Mauricio Vera, Nehar Sadiki, Matias Ocampo, dan Moussa Sidibe membuat kekuatan Bhayangkara cukup menjanjikan. Ristovski, striker asal Makedonia Utara, bisa menjadi ancaman utama di depan, sedangkan Sibille dan Sadiki memberikan opsi tangguh di jantung pertahanan.
Bhayangkara juga memiliki sejumlah pemain lokal yang tidak asing bagi publik sepak bola Indonesia. Awan Setho, Putu Gede, Muhammad Ferarri, Firza Andika, Sani Rizki, Wahyu Subo Seto, dan Ryan Kurnia termasuk nama yang bisa menjadi bagian penting dari proyek baru The Guardians.
Dari sisi kepelatihan, Bhayangkara memasuki musim baru bersama Oscar Bruzon. Pelatih asal Spanyol itu menggantikan Paul Munster dan membawa pendekatan permainan yang berbeda.
Bruzon mengakui cukup banyak perubahan dilakukan dalam gaya bermain tim, sehingga proses menyatukan pemain baru menjadi salah satu pekerjaan utamanya.
"Mereka bukan hanya juara Piala Presiden, tetapi musim lalu mereka juga menjalani musim yang sukses dengan finis di posisi keempat," kata Oscar Bruzon.
"Mereka adalah tim yang sangat memahami jenis sepak bola yang mereka mainkan dan mereka sudah matang. Mereka memiliki pelatih dengan ide yang sangat jelas," imbuhnya.
Prakiraan Susunan Pemain
- Bhayangkara FC (4-3-3): Awan Sethi (kiper); Putu Gede, Kevin Sibille, Muhammad Ferarri, George Brown (belakang); Sani Rizki, Allano Lima, Wahyu Subo (tengah); Moussa Sidibe, Milan Ristovski, Jefferson Brenes (depan)
- Pelatih: Oscar Bruzon
- Persebaya (4-3-3): Reza Arya Pratama (kiper); Catur Pamungkas, Risto Mitrevski, Walber Mota, Jefferson Silva (belakang); Rachmat Irianto, Dicky Kurniawan, Francisco Rivera (tengah); Malik Risaldi, Yann Mabella, Miguel Pereira (depan)
- Pelatih: Bernardo Tavares
Live: Indosiar dan vidio.com
Pukul: 15.30 WIB
Tempat: Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung