Chivu Puji Laga Inter Milan 3-2 Napoli: Iklan Fantastis untuk Sepak Bola Italia

Inter Milan menang 3-2 atas Napoli di San Siro. Chivu menyebut laga sengit itu sebagai “iklan fantastis” untuk sepak bola Italia.

BolaCom | Serafinus Sapto Prasetyo UnuspasiDiterbitkan 06 September 2026, 10:33 WIB
Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu di laga melawan Union St. Gilloise, 22 Oktober 2025. (AP Photo/Omar Havana)

Bola.com, Jakarta - Inter Milan menutup laga dengan kemenangan 3-2 atas Napoli di San Siro, Minggu (6/9/2026) dini hari tadi. Cristian Chivu menilai duel ketat ini menghadirkan tontonan kelas atas bagi publik.

Tertinggal dua gol lebih dulu, Nerazzurri bangkit pada babak kedua melalui gol Lautaro Martinez dan Marcus Thuram sebelum penutup laga yang dramatis menggetarkan stadion.

Advertisement

Berbicara kepada DAZN seusai pertandingan, pelatih Inter tersebut mengapresiasi karakter timnya ketika berada di bawah tekanan, sekaligus memberi respek kepada Napoli yang memberikan perlawanan sengit.

"Ini pertandingan yang luar biasa untuk ditonton, sangat menghibur, dan menjadi iklan yang fantastis untuk sepak bola Italia," ujar Chivu. Simak komentar lengkap sang pelatih di bawah ini.


Kedua Tim Mengejar Kemenangan

Pelatih Inter Milan Cristian Chivu bereaksi saat laga play-off Liga Champions antara Inter vs Bodo/Glimt di San Siro, Milan, Italia, Selasa, 24 Februari 2026. (AP Photo/Luca Bruno)

Menurut Chivu, baik Inter maupun Napoli tidak puas hanya berbagi satu poin. Keduanya terus memburu gol penentu hingga menit-menit terakhir.

"Ketika skor menjadi 2-2, kedua tim bermain saling menyerang. Saya melihat peluang tercipta di kedua sisi dan pada akhirnya kami yang merayakan kemenangan karena berhasil mencetak gol ketiga."

Chivu juga menyampaikan apresiasi untuk lawan yang tampil solid sepanjang laga. "Kami juga harus memberikan pujian kepada Napoli. Mereka adalah tim yang sangat kuat, dilatih dengan baik, dan memiliki banyak pemain yang mampu menjadi pembeda dalam pertandingan."


Keberanian Inter Berbuah Manis

Hakan Calhanoglu dari Inter Milan berjabat tangan dengan pelatih Cristian Chivu saat meninggalkan lapangan akibat cedera dalam laga Liga Champions, 10 Desember 2025. (AP Photo/Luca Bruno)

Chivu mengakui timnya tidak memulai pertandingan dengan baik. Ia menilai fokus sempat goyah setelah Napoli membuka keunggulan.

"Kami seharusnya bisa mengantisipasi gol pertama dengan lebih baik. Gol kedua merupakan konsekuensi karena kami terlalu memikirkan apa yang salah dari gol pembuka," jelasnya.

Meski demikian, respons para pemain membuatnya puas. Inter tidak kehilangan kendali dan tetap bermain dengan identitas yang jelas. "Saya menyukai respons tim. Para pemain tidak kehilangan kepala dan tetap mempertahankan identitas permainan kami," lanjut Chivu.

Soal pengambilan keputusan di periode penutup laga, Chivu menekankan kehati-hatian sekaligus tekad untuk tetap berani. "Kami tahu bahwa kami tidak bisa mengambil risiko yang terlalu besar. Pada akhirnya, keberanian kami mendapatkan ganjarannya."

Sumber: DAZN

Berita Terkait