Jelang Arsenal Vs Chelsea, John Terry Ungkap 2 Kelemahan The Gunners: Bisa Dieksploitasi The Blues!

Mantan kapten The Blues itu menilai ada dua kelemahan Arsenal yang bisa dieksploitasi Chelsea saat kedua tim bertemu dalam lanjutan Premier League.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 06 September 2026, 17:00 WIB
Duta Besar Liga Champions dan mantan pemain sepak bola Inggris, John Terry, menyampaikan pidato pada pengundian babak 16 besar turnamen sepak bola Liga Champions UEFA 2023-2024 di House of European Football di Nyon, pada 18 Desember 2023. (Fabrice COFFRINI/AFP)

Bola.com, Jakarta - Legenda Chelsea, John Terry, memberikan prediksi menarik jelang duel panas melawan Arsenal pada Minggu (6/9/2026) malam WIB.

Mantan kapten The Blues itu menilai ada dua kelemahan Arsenal yang bisa dieksploitasi Chelsea saat kedua tim bertemu dalam lanjutan Premier League.

Advertisement

Chelsea akan bertandang ke Emirates Stadium dengan kepercayaan diri tinggi setelah mengawali musim secara positif di bawah pelatih baru, Xabi Alonso.

The Blues meraih kemenangan atas Fulham dan Brighton dalam dua pertandingan pertama mereka.

Sementara itu, Arsenal juga mengawali upaya mempertahankan gelar Premier League dengan sempurna. The Gunners meraih kemenangan atas Coventry City dan Aston Villa.

Bagi Terry, pertandingan ini menjadi ujian besar pertama bagi Chelsea sekaligus kesempatan untuk mengukur sejauh mana timnya mampu bersaing dengan sang juara bertahan.

 
 

John Terry Soroti Ruang di Sisi Lapangan

Skuad Arsenal merayakan gol Martin Odegaard ke gawang Manchester City di Community Shield 2026, Minggu (16/8/2026) (AP Photo/Alastair Grant)

Menurut John Terry, salah satu area yang bisa menjadi celah Arsenal adalah ruang di sisi lapangan.

Ia menilai Chelsea dapat menarik bek tengah Arsenal keluar dari posisi ideal mereka dengan melakukan serangan melebar.

Terry secara khusus menyoroti kualitas pemain-pemain Chelsea seperti Neto, Estevao, dan Morgan Rogers yang dinilai memiliki kemampuan untuk menyerang dari area tersebut.

“Bagaimana Anda mengekspos bek tengah mereka? Lewat kanal dan sisi luar, di mana saya pikir The Blues sangat kuat dengan Neto, Estevao, dan Morgan Rogers,” ujar Terry di kanal YouTube-nya.

Mantan bek tengah Chelsea itu menjelaskan bek tengah biasanya lebih nyaman ketika berada dalam posisi sentral dan saling memberikan perlindungan.

Situasi itu dapat berubah ketika mereka dipaksa bergerak ke area yang lebih lebar.

“Begitu Anda ditarik ke area yang melebar, rasanya sangat asing dan Anda merasa sedikit lebih terbuka,” kata Terry.


Serangan Balik Bisa Jadi Senjata Chelsea

Gelandang asal Portugal milik Chelsea, Pedro Neto (kiri), merayakan gol keduanya saat pertandingan Premier League antara Chelsea dan Brighton & Hove Albion di Stamford Bridge, London, Minggu (30/8/2026). (Adrian Dennis / AFP)

Kelemahan kedua yang disorot Terry berkaitan transisi Arsenal ketika kehilangan bola. Ia menilai Chelsea harus memanfaatkan serangan balik untuk menyerang area yang ditinggalkan pemain Arsenal.

Menurut Terry, Arsenal memiliki kecenderungan membuat bek sayap bergerak tinggi dan masuk ke area yang lebih sentral ketika membantu serangan. Kondisi itu berpotensi meninggalkan ruang di belakang.

Ia secara khusus menyebut Ben White dan Riccardo Calafiori sebagai pemain yang kerap bergerak maju dan masuk ke posisi-posisi inverted.

“Ben White dan Calafiori sama-sama menyerang dan akhirnya berada di area yang inverted. Jadi, menurut saya, ruang yang bisa mereka eksploitasi adalah dengan bergerak maju dan melebar,” ujar Terry.

Chelsea pun diharapkan mampu memanfaatkan situasi tersebut dengan transisi cepat. Kecepatan pemain-pemain menyerang The Blues bisa menjadi ancaman ketika Arsenal kehilangan struktur pertahanan.


Terry Tetap Waspadai Kekuatan Arsenal

John Terry adalah kapten paling sukses dalam sejarah Chelsea. Ia juga mampu memainkan pertahanan kokohnya untuk merebut gelar-gelar bergengsi. Terry menjadi pembuat penampilan tertinggi ketiga (717) dalam sejarah klub sebelum meninggalkan The Blues pada 2017. (AFP/Adrian Dennis)

Meski memberikan sejumlah petunjuk mengenai kelemahan Arsenal, Terry tetap mengakui bahwa The Gunners merupakan lawan yang sangat kuat.

Arsenal memiliki lini depan yang produktif, pertahanan solid, serta lini tengah yang berkualitas. Terry mengingatkan Chelsea agar tetap menghormati kualitas tim asuhan Mikel Arteta.

“Ini akan menjadi ujian yang sulit, tetapi merupakan ujian nyata pertama bagi kami,” kata Terry.

Chelsea sendiri sedang berada dalam suasana positif setelah meraih dua kemenangan pada awal era Xabi Alonso.

Terry menilai para pemain harus menikmati atmosfer pertandingan besar itu dan menggunakan kepercayaan diri dari dua kemenangan awal sebagai modal.


Prediksi Chelsea Menang 2-1

Arsenal vs Chelsea di Vidio. (do. vidio)

Arsenal memiliki catatan superior dalam beberapa pertemuan terakhir melawan Chelsea. The Gunners tidak terkalahkan dalam sembilan pertemuan terakhir kedua tim di Premier League.

Namun, catatan itu tidak membuat Terry kehilangan keyakinan terhadap mantan klubnya. Ia justru memprediksi Chelsea mampu menghentikan dominasi Arsenal dalam derby London kali ini.

Terry memilih skor 2-1 untuk kemenangan Chelsea. Ia bahkan sudah menentukan dua pemain yang menurutnya akan mencetak gol untuk The Blues, yakni Joao Pedro dan Cole Palmer.

“Saya memilih Chelsea menang 2-1. Saya memilih Joao Pedro dan Cole Palmer mencetak gol untuk Chelsea,” tutur Terry.

Pertandingan Arsenal vs Chelsea pun menjadi kesempatan penting bagi The Blues untuk membuktikan start positif di bawah Xabi Alonso bukan sekadar kebetulan.

Sementara di sisi lain, Arsenal tentu berambisi melanjutkan awal sempurna mereka sekaligus menjaga rekor positif atas rival sekota tersebut.

Sumber: Evening Standard


Persaingan di Premier League

Berita Terkait