Jalan Terus! Gianni Infantino Dipastikan Nyalon Lagi Sebagai Presiden FIFA Tahun Depan

Gianni Infantino dipastikan kembali maju dalam pemilihan Presiden FIFA pada 2027.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 07 September 2026, 05:00 WIB
Gianni Infantino, Presiden FIFA, melambaikan tangan kepada penonton sebelum pertandingan babak 16 besar Piala Dunia Antarklub 2025 antara CR Flamengo dan FC Bayern München di Hard Rock Stadium pada 29 Juni 2025 di Miami Gardens, Florida. (Michael Reaves/Getty Images via AFP)

Bola.com, Jakarta - FIFA memastikan Gianni Infantino akan kembali mencalonkan diri dalam pemilihan presiden pada 2027.

Infantino telah menduduki posisi tersebut sejak 2016 dan jika terpilih lagi, masa jabatannya akan berlangsung hingga 2031.

Advertisement

Kepastian tersebut disampaikan FIFA untuk pertama kalinya sejak Infantino mengumumkan rencana pencalonannya setelah Piala Dunia 2026.

Sebelumnya, Infantino memilih tidak menjawab pertanyaan wartawan mengenai masa depannya saat menghadiri Piala Dunia U-20 Putri di Polandia, Sabtu akhir pekan kemarin.

Infantino menghadapi tekanan setelah berencana menjual sebagian kepemilikan kompetisi FIFA kepada perusahaan investasi swasta.

Rencana tersebut memicu kecaman global dan membuat UEFA mengancam memboikot seluruh kompetisi FIFA, termasuk Piala Dunia. Dengan penolakan yang makin meluas, rencana tersebut kemudian dibatalkan.


Perseteruan Vs UEFA

Momen itu juga disaksikan Presiden FIFA Gianni Infantino yang turut hadir di pertandingan Iran vs Kosta Rika. (AP Photo/Riza Ozel)

Perseteruan FIFA dan UEFA berlanjut. FIFA menuduh UEFA menjalankan "kampanye pencemaran nama baik" terhadap organisasi dan jajaran kepemimpinannya terkait proses hukum mengenai rencana Infantino tersebut.

UEFA sebelumnya mengajukan dokumen hukum di Amerika Serikat untuk meminta FIFA membuka bukti dan dokumen terkait. UEFA juga memperingatkan kemungkinan mengajukan pengaduan pidana di Swiss.

Situasi tersebut membuat posisi Infantino dalam pemilihan presiden mendatang tidak lagi sekuat sebelumnya.

Hingga pertengahan Juli, pria asal Swiss berusia 56 tahun itu masih dianggap hampir pasti terpilih kembali. Hampir seluruh anggota FIFA telah memberikan dukungan dan belum ada kandidat yang benar-benar menjadi penantangnya.

Namun, Asosiasi Sepak Bola Inggris, Skotlandia, Wales, dan Republik Irlandia termasuk di antara pihak yang secara terbuka menarik dukungan setelah rencana Infantino diumumkan.


Calon Kandidat

Presiden CONCACAF, Victor Montagliani, berjalan melintasi lapangan sebelum final Piala Emas CONCACAF 2025 antara Amerika Serikat dan Meksiko di Stadion NRG pada 6 Juli 2025 di Houston, Texas. (Omar Vega/Getty Images/Getty Images via AFP)

BBC Sport menyebut UEFA yakin dapat menemukan kandidat untuk menantang Infantino. Calon presiden harus mendapatkan dukungan sedikitnya 106 dari 211 asosiasi anggota FIFA.

UEFA juga mengurungkan rencana mengajukan mosi tidak percaya terhadap Infantino. Rencana itu membutuhkan dukungan 159 dari 211 anggota FIFA, atau tiga perempat suara, sehingga dinilai tidak realistis.

Hingga kini belum ada kandidat resmi yang diumumkan untuk menghadapi Infantino. Namun, Presiden Concacaf, Victor Montagliani, disebut sebagai salah satu opsi serius.

Pengajuan nama kandidat untuk pemilihan presiden FIFA 2027 akan ditutup pada 18 November.

 

Sumber: BBC

Berita Terkait