Bola.com, Jakarta - Andrea Kimi Antonelli mencatatkan salah satu kemenangan comeback paling luar biasa dalam sejarah Formula 1 setelah finis sebagai pemenang GP Italia 2026 di Sirkuit Monza.
Start dari posisi ke-19 akibat penalti grid karena Mercedes telah melampaui alokasi mesin yang diperbolehkan sepanjang musim, Antonelli justru mampu bangkit secara spektakuler.
Pembalap berusia 20 tahun itu menunjukkan performa terbaiknya di F1 untuk merebut kemenangan di hadapan publik tuan rumah.
Lebih istimewa lagi, Antonelli harus berduel sengit dengan rekan setimnya di Mercedes sekaligus rival utama dalam perebutan gelar juara dunia, George Russell.
Antonelli Bangkit dari Posisi ke-19
Perjalanan Antonelli menuju kemenangan tidak berjalan mudah. Penalti akibat penggunaan mesin melebihi batas alokasi membuatnya harus memulai balapan dari posisi ke-19.
Namun, situasi berubah setelah balapan dihentikan sementara akibat red flag pada fase awal.
Setelah restart, Antonelli langsung menunjukkan kecepatan luar biasa dan perlahan memangkas jarak dengan para pembalap di depannya.
Pada lap ke-16, pembalap Italia itu bahkan sudah berhasil masuk ke posisi dua besar.
Dari titik tersebut, pertarungan kemenangan praktis berubah menjadi duel internal Mercedes antara Antonelli dan Russell.
Duel Sengit dengan Russell
Antonelli dan Russell terlibat pertarungan sengit untuk memperebutkan posisi terdepan. Keduanya beberapa kali saling menyalip dan bertukar posisi dalam duel yang berlangsung intens.
Awalnya, duel tersebut diperkirakan bakal bertahan hingga lap terakhir. Namun, strategi Mercedes akhirnya memberikan keuntungan besar kepada Antonelli.
Ketika virtual safety car muncul, Mercedes mampu memanfaatkan situasi itu untuk memberikan keuntungan strategi kepada Antonelli.
Ia mendapatkan perbedaan kondisi ban yang signifikan dibandingkan Russell yang memilih tetap berada di lintasan.
Antonelli kemudian dengan cepat kembali mendekati mobil Russell dan menempel ketat di belakangnya.
Sempat Masuk Gravel, Antonelli Pantang Menyerah
Perjuangan Antonelli untuk mengambil alih posisi pertama sempat mengalami kegagalan. Pada lap ke-49, ia mencoba melakukan manuver menyalip Russell tetapi justru melebar hingga masuk ke area gravel.
Meski demikian, insiden tersebut tidak membuatnya menyerah. Antonelli kembali mengejar Russell dan terus memberikan tekanan.
Kesempatan berikutnya akhirnya datang tiga lap sebelum finis. Dengan manuver menyalip ke-26 sepanjang balapan, Antonelli berhasil melewati Russell dan merebut kembali posisi terdepan.
Ia kemudian mampu mempertahankan keunggulan hingga bendera finis dikibarkan.
Kemenangan Bersejarah di GP Italia
Kemenangan di Monza menjadi kemenangan ketujuh Antonelli pada musim Formula 1 2026. Hasil itu semakin memperlebar keunggulannya atas Russell dalam klasemen perebutan gelar juara dunia.
Namun, kemenangan tersebut memiliki arti yang jauh lebih besar bagi dunia olahraga Italia.
Antonelli menjadi pembalap Italia pertama yang memenangi GP Italia sejak Ludovico Scarfiotti pada 1966.
Artinya, butuh waktu 60 tahun sebelum seorang pembalap Italia kembali berdiri di podium tertinggi balapan kandangnya.
Bagi Antonelli, kemenangan ini sekaligus menjadi penegasan statusnya sebagai salah satu bintang masa depan Formula 1.
Memulai balapan dari posisi ke-19 dan kemudian mengalahkan rival sekaligus rekan setimnya untuk menang di Monza menjadi pencapaian luar biasa yang akan sulit dilupakan.
Dengan tujuh kemenangan pada musim 2026, Antonelli kini semakin kokoh dalam perburuan gelar juara dunia.
Dan setelah penampilan heroiknya di Monza, momentum jelas berada di tangan pembalap muda Mercedes tersebut.
Hasil F1 GP Italia
Pos Pembalap Asal Tim Laps 1 Kimi Antonelli ITA Mercedes AMG Petronas F1 Team 53 2 George Russell GBR Mercedes AMG Petronas F1 Team +3.8s 3 Max Verstappen NED Oracle Red Bull Racing +14.7s 4 Lando Norris GBR McLaren Mastercard F1 Team +19.0s 5 Oscar Piastri AUS McLaren Mastercard F1 Team +19.2s 6 Lewis Hamilton GBR Scuderia Ferrari HP +24.6s 7 Pierre Gasly FRA BWT Alpine F1 Team +27.3s 8 Arvid Lindblad GBR Visa Cash App Racing Bulls F1 Team +45.1s 9 Franco Colapinto ARG BWT Alpine F1 Team +47.3s 10 Yuki Tsunoda JAP Visa Cash App Racing Bulls F1 Team +58.1s 11 Gabriel Bortoleto BRA Audi Revolut F1 Team +65.1s 12 Nico Hulkenberg GER Audi Revolut F1 Team +66.1s 13 Carlos Sainz ESP Atlassian Williams F1 Team +74.1s 14 Liam Lawson NZL Oracle Red Bull Racing +75.6s 15 Oliver Bearman GBR TGR Haas F1 Team +78.9s 16 Esteban Ocon FRA TGR Haas F1 Team +1 Lap 17 Alex Albon THA Atlassian Williams F1 Team +1 Lap 18 Sergio Perez MEX Cadillac F1 Team +1 Lap 19 Valtteri Bottas FIN Cadillac F1 Team +2 Laps DNF Lance Stroll CAN Aston Martin Aramco F1 Team DNF DNF Fernando Alonso ESP Aston Martin Aramco F1 Team DNF DNF Charles Leclerc MON Scuderia Ferrari HP DNF