Lewis Hamilton Serukan Aturan Ferrari yang Lebih Jelas usai Benturan Leclerc di Monza

Lewis Hamilton menyerukan terkait kurang jelasnya aturan Ferrari yang membuat mereka kehilangan poin.

BolaCom | Arif Anggara MulyaDiterbitkan 07 September 2026, 17:30 WIB
(Kiri/Kanan) Pembalap Red Bull Racing asal Belanda, Max Verstappen, dan pembalap Ferrari asal Inggris, Lewis Hamilton, berbicara dalam konferensi pers menjelang Grand Prix Formula Satu Amerika Serikat di Sirkuit of the Americas di Austin, Texas, pada 16 Oktober 2025. (RONALDO SCHEMIDT/AFP)

Bola.com, Jakarta - Grand Prix Italia menjadi akhir pekan mengecewakan bagi Ferrari. Lewis Hamilton terlibat insiden dengan rekan setimnya, Charles Leclerc, pada lap pertama di Sirkuit Monza, Minggu (6/9/2926).

Leclerc tergelincir dan menabrak pembatas Parabolica hingga bendera merah dikibarkan. Hamilton akhirnya finis keenam dan semakin sulit mengejar duo Mercedes, George Russell dan Kimi Antonelli.

Advertisement

Ferrari pun tertinggal 122 poin dari Mercedes di klasemen konstruktor.

Hamilton dan Leclerc sebenarnya mengawali balapan dari posisi ketiga dan keempat setelah Oscar Piastri mendapat penalti.

Hamilton sempat berada di jalur dalam saat memasuki Tikungan 1 dan masih unggul ketika melewati Tikungan 2. Namun, Leclerc mampu mempertahankan posisi ketiga, sedangkan Hamilton terlempar hingga posisi ke-10.


Hamilton Tak Terima

Terjadi kontak antara pembalap Ferrari, Lewis Hamilton dan Charles Leclerc, pada lap pembukaan balapan di GP China, Minggu (23-3-2025). (Bola.com/formula1.com)

Hamilton dan Leclerc mengawali balapan dari posisi ketiga dan keempat. Hamilton sempat unggul di Tikungan 2, tetapi Leclerc mempertahankan posisi dan Hamilton terlempar ke urutan ke-10.

Leclerc menyebut insiden tersebut sebagai kesalahan bersama. Namun, Hamilton tidak sependapat.

"Saya unggul di Tikungan 2. Saat mencapai puncak tikungan, saya unggul. Tidak ada kata 'kami' di dalamnya," ujar Hamilton.

"Saya selalu balapan dengan bersih dan adil serta selalu menjaga jarak," tegasnya.

 


Ferrari Diminta Berbenah

Pembalap Ferrari Sebastian Vettel memacu mobilnya dalam balapan Formula Satu (F1) Grand Prix Singapura di Sirkuit Jalan Marina Bay, Singapura (22/9/2019). Puncak klasemen sementara masih dipegang oleh Lewis Hamilton. (AP Photo/Eric To)

Hamilton juga kembali mengkritik cara Ferrari mengambil keputusan. Ia merasa tim terlalu lambat menentukan strategi, seperti yang terjadi pada GP Belanda.

Menurutnya, Ferrari harus memperbaiki komunikasi dan prosedur agar kesalahan serupa tidak kembali terjadi.

"Kita terus mendapatkan hasil yang sama. Kita harus mengubah banyak hal karena ini tidak membantu kita maju," kata Hamilton.

Hamilton kemudian membandingkannya dengan Mercedes yang memiliki aturan jelas untuk mengatur persaingan antarpembalap.

"Saat saya di Mercedes, kami memiliki aturan main tertulis. Kami tidak pernah benar-benar mengalami situasi yang buruk," ungkapnya.

Hamilton berharap Ferrari segera melakukan evaluasi agar persaingan internal antara dirinya dan Leclerc tidak kembali merugikan tim.

Berita Terkait