Michel Platini Ungkap Kandidat Favorit untuk Ballon d'Or 2026, Pilihannya Mengejutkan

Legenda sepak bola Prancis, Michel Platini, ungkap jagoannya untuk Ballon d'Or 2026.

BolaCom | Farrel Mido DestianoDiterbitkan 07 September 2026, 22:00 WIB
Reaksi mantan presiden UEFA, Michel Platini, ketika meninggalkan gedung pengadilan setelah putusan banding oleh kantor Kejaksaan Agung Swiss terhadap mantan presiden UEFA dan FIFA atas dugaan pembayaran palsu, di Muttenz dekat Basel, pada 25 Maret 2025. Mantan presiden FIFA, Sepp Blatter, dan mantan ketua UEFA, Michel Platini, dibebaskan lagi pada 25 Maret 2025 melalui banding oleh pengadilan Swiss dalam kasus korupsi yang sudah berlangsung lama. (Fabrik COFFRINI/AFP)

Bola.com, Jakarta - Persaingan untuk memperebutkan Ballon d'Or 2026 diprediksi berlangsung ketat. Sejumlah nama memiliki peluang setelah menunjukkan performa apik sepanjang musim dan Piala Dunia 2026.

Lamine Yamal dan Rodri menjadi dua pemain yang ikut memperkuat peluang mereka setelah membawa Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026. Kylian Mbappe juga memiliki catatan impresif bersama Timnas Prancis

Advertisement

Mbappe mencetak 10 gol dalam delapan pertandingan selama Piala Dunia 2026. Torehan tersebut membuatnya meraih Sepatu Emas sekaligus menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen.

Namun, keberhasilan Prancis hanya sampai semifinal membuat peluang Mbappe untuk memenangkan Ballon d'Or 2026 dinilai belum sepenuhnya kuat. Real Madrid juga tidak meraih gelar La Liga maupun Liga Champions.

Di tengah persaingan sejumlah kandidat tersebut, Michel Platini justru memilih nama lain.


Pilihan Platini

Bintang PSG, Khvicha Kvaratskhelia, memberikan instruksi saat menghadapi Bayern Munchen pada semifinal leg 1 Liga Champions 2025/2026, Rabu (29/4/2026) dini hari WIB. (ALAIN JOCARD / AFP)

Legenda sepak bola Prancis yang pernah tiga kali berturut-turut memenangkan Ballon d'Or pada 1983, 1984, dan 1985 itu menjagokan winger Paris Saint-Germain, Khvicha Kvaratskhelia.

Platini menyebut Kvaratskhelia sebagai pilihannya dalam persaingan penghargaan individu bergengsi tersebut.

"Untuk Ballon d'Or, saya akan memasang sedikit taruhan pada pemain Paris Saint-Germain, Kvaratskhelia. Dia memenangkan gelar Liga Champions bersama Paris Saint-Germain," ujar Platini seperti dikutip Goal International.

Menurut Platini, keberhasilan di Liga Champions menjadi satu di antara alasan Kvaratskhelia layak diperhitungkan.

Meski begitu, ia juga mengakui masih ada beberapa pemain lain yang pantas mendapatkan penghargaan tersebut.

"Liga Champions berarti harus memainkan banyak pertandingan. Dan ada empat atau lima pemain lain yang juga layak mendapatkan penghargaan itu," imbuh mantan pemain Juventus tersebut.


Catatan Istimewa di PSG

Selebrasi Khvicha Kvaratskhelia dalam laga Lens vs PSG di Liga Prancis, Kamis (14/5/2026). (AP Photo/Jean-Francois Badias)

Kvaratskhelia memang memiliki catatan istimewa bersama PSG pada musim lalu.

Pemain asal Georgia tersebut mencetak 10 gol dan menyumbangkan tujuh assist di Liga Champions ketika PSG mempertahankan gelar juara untuk musim kedua secara beruntun.

Performa Kvaratskhelia di kompetisi elite antarklub Eropa itu turut mengantarkannya meraih penghargaan Pemain Terbaik UEFA. Ia juga membantu PSG meraih trofi Ligue 1.

Gelar Ligue 1 tersebut menjadi yang kedua bagi Kvaratskhelia sejak bergabung dengan PSG dari Napoli pada Januari 2025.


Satu Kendala

Khvicha Kvaratskhelia dari PSG melakukan selebrasi setelah mencetak gol pertama timnya dalam pertandingan sepak bola Piala Super UEFA antara Paris Saint-Germain dan Aston Villa di Salzburg, Austria, Rabu, 12 Agustus 2026. (Foto AP/Darko Bandic)

Akan tetapi, peluang Kvaratskhelia dalam perebutan Ballon d'Or 2026 memiliki satu kendala.

Timnas Georgia tidak lolos ke Piala Dunia 2026 sehingga pemain berusia 25 tahun itu tidak mendapatkan kesempatan yang sama seperti para kandidat lainnya untuk tampil di turnamen sepak bola paling akbar sejagat tersebut.

Mbappe, Yamal, Rodri, Harry Kane, dan sejumlah pemain lain mampu meningkatkan peluang mereka melalui penampilan di Piala Dunia 2026.

Platini tetap memasukkan Kvaratskhelia dalam pilihannya meski pemain berusia 25 tahun itu tidak tampil di Piala Dunia 2026.

Pemenang Ballon d'Or 2026 akan diketahui pada seremoni penghargaan yang dijadwalkan berlangsung pada 26 Oktober 2026.

 

Sumber: Give Me Sport

Berita Terkait