Asian Games 2026: Pelatih Timnas Basket Putra Indonesia Target Kemenangan Pada Laga Pembuka

Target tinggi pada ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

BolaCom | Farrel Mido DestianoDiterbitkan 07 September 2026, 20:30 WIB
Timnas basket Indonesia bersiap ke Asian Games 2026 (Liputan6.com/Thomas)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Basket Putra Indonesia, David Singleton, memberikan target tinggi dalam mengawali kiprah skuad Garuda pada ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Juru taktik asal Amerika Serikat tersebut menegaskan fokus utamanya adalah mengamankan kemenangan pada laga pembuka untuk membuka jalan melangkah lebih jauh.

Advertisement

Timnas Basket Putra Indonesia akan memulai perjuangan mereka di babak penyisihan grup dengan menantang tuan rumah Jepang pada 10 September.

Setelah laga berat tersebut, Indonesia akan berhadapan dengan Korea Selatan sehari berikutnya, sebelum menutup laga fase grup melawan Arab Saudi pada 13 September.

"Target kami adalah memenangkan pertandingan pertama. Itulah target kami. Kami ingin keluar, memenangkan pertandingan pertama, mengawali turnamen dengan catatan 1-0, kemudian melihat sejauh mana kami bisa melangkah dari sana," kata David Singleton dalam keterangan yang diterima wartawan di Jakarta, Minggu(6/9/2026).


Persiapan Bagus

Timnas Basket Putra Indonesia. (NOC Indonesia/Naif Muhammad A)

Singelton menilai proses persiapan tim berjalan cukup baik dan berada di jalur yang benar.

Walau baru saja menyelesaikan berlaga di ajang Pra-Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029 Ronde 1 di Arena Seremban, Malaysia, fokus para pemain langsung dialihkan untuk menghadapi ajang multievent olahraga terbesar se-Asia ini.

Meskipun Indonesia berhasil memastikan tiket lolos ke Ronde 2 Pra-Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029, Singleton mengakui adanya rasa kurang puas terhadap performa tim secara keseluruhan.

Hasil yang diraih di Seremban dijadikan materi evaluasi mendalam agar para pemain tampil lebih solid saat berlaga di Jepang nanti.

Kehadiran para pemain bintang tersebut diyakini membawa energi positif serta menambah variasi strategi bertanding.

Dengan modal pengalaman dari kompetisi-kompetisi internasional sebelumnya, skuad Merah Putih dinilai memiliki kesiapan mental dan taktik yang lebih matang untuk meladeni deretan tim raksasa Asia.

"Kali ini ada beberapa pemain baru yang bergabung, yaitu Lester, Bram, Vincent, Prastawa, dan Derrick. Saya pikir ini memberi kami kesempatan besar untuk tampil lebih baik. Sekarang kami lebih siap untuk bertanding di level tinggi melawan tim-tim yang sangat tangguh," ujar Singleton.


Absenya Marques Bolden

Marques Terrell Bolden berhasil menjadi bintang lapangan saat Timnas Basket Indonesia bersua dengan Timnas Basket Arab Saudi pada matchday pertama Grup A FIBA Asia Cup 2022 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (12/07/2022). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Sayangnya, Indonesia tidak dapat menurunkan kekuatan penuh akibat absennya Marques Bolden.

Pebasket naturalisasi yang kini membela klub Liga Basket Jepang, Levanga Hokkaido, tersebut tidak mendapatkan izin rilis dari pihak klub untuk berlaga di Asian Games 2026.

Meskipun harus kehilangan sosok penting di bawah ring, Singleton meminta anak asuhnya tetap percaya diri.

Ia optimistis dengan kedalaman skuad yang ada saat ini dan berkomitmen menjaga kepercayaan diri para pemain agar dapat memberikan kejutan di tengah persaingan Grup D yang sengit.

"Ini situasi yang sulit karena kami tentu ingin memiliki Marques. Namun, meskipun tanpa dia, kami akan terus berjuang dan percaya pada kelompok pemain ini. Tugas saya adalah menjaga agar tim tetap tampil percaya diri," tambahnya.

Sumber: Antara

 

Berita Terkait