Aksi Heroik Theo Leeming Cetak Gol ke Gawang Australia U-20 Bikin Pengamat Ini Teringat Doktrin Keras Ayah Nova Arianto

Aksi Heroik Evan Leeming Cetak Gol ke Gawang Australia U-20 Bikin Pengamat Ini Teringat Doktrin Keras Ayah Nova Arianto

BolaCom | Gatot SumitroDiterbitkan 07 September 2026, 21:30 WIB
Penyerang Timnas Indonesia U-20, Theo Leeming. (Bola.com/X Timnas Indonesia).

Bola.com, Jakarta - Theodore Evan Leeming menjadi sosok pemain penting keberhasilan Timnas Indonesia U-20 mengalahkan Australia U-20 2-0 pada laga terakhir fase Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 di New Laos National Stadium, Vientiane, Minggu (6/9/2026).

Selain gol Theo Leeming menit ke-28, Amar Brkic ikut mengunci tiket ke Piala Asia U-20 China 2027 lewat sontekannya di menit 90+2. Proses gol Evan Leeming dinilai Gusnul Yakin sangat heroik.

Advertisement

Pemain naturalisasi kelahiran Perth Australia, 20 Desember 2007 itu menang sprint atas bek Australia U-20, Lewis Marinucci, untuk mengejar umpan manis dari Zahaby Gholy.

Setelah menang lari, Theo Leeming pun berhasil mengelabui kiper The Young Socceroos, Robbie Cook, dengan cara mencungkil bola dengan kakinya.

Namun perjuangan pemain berdarah keturunan Indonesia lewat ibunya yang berasal dari Malang belum selesai. Karena bola congkelnya bergulir pelan ke arah gawang.

Lagi-lagi Theo Lemming harus adu cepat dengan Lewis Marinucci yang berusaha menghalau bola agar tak masuk gawang Australia U-20. Nah, di momen inilah heroisme Theo Leeming muncul. Dia berani menyorongkan kepalanya diadu dengan kaki Lewis Marinucci. Dan, gool!


Memori Lama

Pemain Persija Jakarta U-20, Theo Leeming dipanggil Timnas Indonesia U-19 untuk TC persiapan Piala AFF U-19 2026. (Dok. Persija)

Aksi Theo Leeming ini membuka memori lama Gusnul Yakin terkait patriotisme dan militansi pemain tempo dulu saat membela Timnas Indonesia.

"Selamat Timnas Indonesia U-20 lolos ke Piala Asia U-20 2027. Saya kira semua rakyat di Tanah Air ikut bangga dengan prestasi ini. Para pemain telah menunjukkan patriotisme terhadap bangsa ini lewat sepak bola. Sikap ini dulu selalu dimiliki pemain Timnas Indonesia," katanya.

Pengamat sepak bola senior asal Malang ini memuji nyali besar yang ditunjukkan Theo Leeming. Dia berani mengambil risiko cedera, karena kepalanya diadu dengan kaki lawan.

"Keputusan Theo Leeming itu berisiko besar. Tapi spirit untuk cetak gol memupus rasa takutnya. Seharusnya sejak dini sikap patriotisme ditanamkan kepada pemain-pemain muda Timnas Indonesia," sebutnya.


Kenangan Dilatih Sartono Anwar

Gusnul Yakin pun menyebut nama ayah Nova Arianto, Sartono Anwar dan almarhum Solekan. Dua sosok ini dinilainya sebagai pelatih 'gila'. Terutama soal program latihan fisik berat dan spartan.

"Saya pernah dilatih Om Sartono Anwar dan Om Solekan. Soal latihan fisik, mereka gila dan tak kenal kompromi. Tapi hasilnya sangat dirasakan para pemain saat bertanding. Saya kira Nova Arianto diajari ayahnya cara melatih fisik pemain Timnas Indonesia U-20," ucapnya.

Bahkan, lanjut eks arsitek Arema ini, salah satu pelatih tersebut punya doktrin lebih edan lagi. Apa itu? "Saya lupa. Apakah Sartono Anwar atau Solekan yang beri kami doktrin gila itu. Siapapun kalau sudah di depan gawang lawan, kita harus berani menabrak gawang untuk cetak gol. Kalau perlu nyawa pun dipertaruhkan demi Timnas Indonesia," tuturnya. 

Berita Terkait