Barcelona Tembus Pendapatan Rp22,57 Triliun pada Musim 2025/26, Espai Barca Masih Jadi Beban

Pendapatan Barcelona meningkat meski Camp Nou belum sepenuhnya kembali digunakan, sementara proyek pengembangan dan renovasi kompleks Camp Nou masih membutuhkan pendanaan besar.

BolaCom | Fauzi Ananta DharmawanDiterbitkan 08 September 2026, 16:30 WIB
Logo Barcelona dalam ukuran besar jelang final Liga Champions antara Barcelona melawan Juventus di Berlin, 6 Juni 2015. (AFP/Kay Nietfeld)

Bola.com, Jakarta - Barcelona mencatatkan rekor pendapatan untuk pertama kalinya dalam sejarah klub menembus angka Rp20,52 triliun pada musim 2025/26.

Berdasarkan laporan media Spanyol, pemasukan klub diperkirakan mencapai hampir Rp22,57 triliun. Jumlah tersebut meningkat dari Rp20,40 triliun yang diperoleh pada musim sebelumnya.

Advertisement

Pencapaian itu terbilang signifikan karena Barcelona belum dapat memanfaatkan Camp Nou secara penuh sepanjang musim. Pertandingan kandang sempat dimainkan di Stadion Johan Cruyff dan Montjuic sebelum klub kembali ke Camp Nou yang hanya beroperasi dengan kapasitas maksimal sekitar 42.000 penonton.

Barcelona sebelumnya menargetkan pendapatan reguler sebesar Rp22,06 triliun untuk musim tersebut. Proyeksi itu memasukkan tambahan sekitar Rp1,03 triliun dari pemasukan stadion.


Pemasukan Komersial Terus Tumbuh

Logo dan ilustrasi Barcelona. (AFP/Pau Barrena)

Kenaikan pendapatan Barcelona terutama berasal dari meningkatnya pemasukan stadion, pertumbuhan sponsor, serta pencapaian rekor dari Barca Licensing & Merchandising.

Klub juga menyatakan berhasil membukukan hasil reguler positif untuk musim ketiga secara beruntun. Namun, angka laba bersih untuk 2025/26 belum diumumkan secara resmi.

Mundo Deportivo melaporkan biaya luar biasa masih berpotensi membuat Barcelona menutup tahun finansial dengan kerugian kecil secara keseluruhan.

Kondisi tersebut mencerminkan situasi keuangan Barcelona pada musim sebelumnya. Klub mencatat keuntungan reguler sebesar Rp41 miliar pada 2024/25, tetapi setelah seluruh biaya diperhitungkan, mereka mengalami kerugian setelah pajak sebesar Rp348,84 miliar.


Proyek Espai Barca Butuh Dana Besar

Pemandangan umum (general view) lokasi pembangunan Stadion Camp Nou di Barcelona pada 23 Mei 2025. (Josep LAGO/AFP)

Barcelona kini bersiap menghadapi kebutuhan pendanaan baru untuk Espai Barca, proyek pengembangan dan renovasi kompleks Camp Nou yang juga mencakup berbagai fasilitas olahraga dan komersial di sekitar stadion.

Dalam Rapat Umum Anggota pada 19 September, para anggota klub akan memberikan suara terkait tambahan pendanaan sekitar Rp10,26 triliun. Sebelumnya, Barcelona telah mengumpulkan Rp29,75 triliun untuk proyek tersebut dan melakukan refinancing terhadap utang Rp8,70 triliun pada tahun lalu.

Klub juga akan membahas program obligasi senilai Rp4,31 triliun yang dibagi dalam dua tahap, masing-masing Rp2,15 triliun. Obligasi tersebut akan dijamin menggunakan pendapatan audiovisual Barcelona di masa depan.

Para anggota juga akan memberikan suara mengenai kesepakatan jangka panjang dengan Ohana Real Estate Development dan Babylon Park Spain. Kerja sama itu mencakup proyek hunian mewah bermerek Barcelona di Dubai serta wahana hiburan keluarga di kompleks stadion.

Untuk musim 2026/27, Barcelona dilaporkan menargetkan pendapatan di atas Rp22,57 triliun. Target tersebut didukung oleh penggunaan Camp Nou yang lebih optimal serta peningkatan kapasitas stadion secara bertahap.

Sumber: Inside World Football

 

Berita Terkait