Luis Enrique Lapar Gelar, PSG Incar Hattrick Liga Champions

Luis Enrique Lapar Gelar, PSG Incar Hattrick Liga Champions

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 08 September 2026, 21:15 WIB
Pelatih PSG Luis Enrique memberikan instruksi kepada para pemainnya dalam pertandingan UEFA Super Cup melawan Aston Villa di Salzburg, Austria, Kamis (13/8/2026). (AP Photo/Heinz-Peter Bader)

Bola.com, Jakarta - PSG Bidik Hattrick Liga Champions, Luis Enrique Makin TermotivasiParis Saint-Germain (PSG) memasuki Liga Champions 2026/2027 dengan ambisi mencetak sejarah. Les Parisiens membidik trofi Liga Champions untuk ketiga kalinya secara beruntun.

PSG sebelumnya sukses menjuarai kompetisi ini dalam dua musim terakhir. Pada 2025, mereka menghancurkan Inter Milan 5-0 di final untuk meraih trofi pertama sepanjang sejarah klub.

Advertisement

Musim berikutnya, PSG kembali menjadi juara setelah mengalahkan Arsenal melalui adu penalti di final yang berlangsung di Budapest.

Jika kembali juara musim ini, PSG akan menjadi klub kedua setelah Real Madrid yang mampu meraih tiga gelar Liga Champions secara beruntun di era modern. Real Madrid melakukannya pada 2016 hingga 2018 bersama Zinedine Zidane.

"Kami ingin meraih treble, tetapi kami tahu itu akan sangat sulit dan banyak rintangan yang harus dihadapi," kata kapten PSG, Marquinhos.


Luis Enrique Jadi Kunci

Pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique (kanan) dan pemainnya, Ousmane Dembele, berselebrasi pada leg kedua semifinal Liga Champions melawan Bayern Munchen di Allianz Arena, Munich, Kamis (7/4/2026) dini hari WIB. (AFP/Odd Andersen)

Kekuatan PSG kini tidak lagi bergantung pada satu pemain bintang. Ousmane Dembele dan Khvicha Kvaratskhelia menjadi tumpuan di lini depan, sementara Achraf Hakimi dan Nuno Mendes memberikan ancaman dari sisi sayap.

Di lini tengah, Vitinha menjadi pengatur permainan utama PSG.

Luis Enrique juga menjadi sosok penting di balik kesuksesan tersebut. Pelatih asal Spanyol itu baru memperpanjang kontraknya hingga 2030.

"Saya lebih termotivasi dibandingkan ketika pertama kali datang," ujar Luis Enrique.


Tantangan Berat

Pelatih kepala Paris Saint-Germain, Luis Enrique, merayakan kemenangan sambil mengenakan medali juara setelah memenangkan pertandingan final Liga Champions UEFA antara PSG dan Arsenal FC di Puskas Arena, Budapest, pada 30 Mei 2026. (Foto: FRANCK FIFE / AFP)

Tantangan PSG musim ini tidak akan mudah. Mereka memainkan 121 pertandingan kompetitif dalam dua musim terakhir, dengan hanya mendapat waktu istirahat sekitar tiga pekan di antara keduanya karena Piala Dunia Antarklub.

Meski demikian, PSG tetap menjadi favorit kuat di Prancis dan salah satu kandidat utama juara Liga Champions.

Perjalanan mereka di fase liga dimulai dengan menghadapi Slovan Bratislava. Setelah itu, PSG akan menghadapi tantangan berat dengan bertandang ke markas Manchester City dan menjamu Barcelona pada Oktober.

Sumber: Tribal Football

Berita Terkait