Bola.com, Jakarta - Como akan mencatat sejarah dengan memainkan laga perdana di kompetisi Eropa saat menantang RB Leipzig, Jumat (11/9/2026) dini hari WIB. Di tengah momen besar itu, sejumlah petinggi klub memilih memberikan kursi mereka kepada para suporter senior.
Presiden Como, Mirwan Suwarso, bersama beberapa jajaran direksi, memutuskan melepas tiket mereka untuk pertandingan tersebut. Tempat duduk itu diberikan kepada penggemar yang telah mendukung klub selama puluhan tahun.
Debut ini hadir setelah klub memastikan tiket ke Liga Champions untuk pertama kalinya dalam 119 tahun sejarah. Kesempatan tersebut diraih usai Como tampil mengejutkan di Serie A musim lalu di bawah arahan mantan gelandang Arsenal, Chelsea, dan Barcelona, Cesc Fabregas, hingga finis keempat.
Antusiasme membludak, sementara kapasitas Stadio Giuseppe Sinigaglia yang terletak di tepi Danau Como hanya sekitar 12.000 penonton dan bahkan dikurangi sekitar 1.000 kursi karena kebutuhan operasional serta persyaratan siaran UEFA. Setelah tiket dinyatakan habis terjual, Suwarso mengumumkan keputusan ini melalui Instagram.
Jalur Panjang Como Menuju Liga Champions
Ia mengatakan, keterbatasan kapasitas membuat klub mustahil mengakomodasi semua suporter yang ingin hadir. Karena itu, ia dan sejumlah pejabat klub memilih mengorbankan tempat mereka sendiri.
Kursi tersebut diprioritaskan bagi penggemar yang lahir pada 1950 atau sebelumnya, atau suporter yang telah mengikuti Como menembus berbagai divisi dan era klub.
Keputusan ini menjadi bentuk penghormatan kepada para pendukung yang setia menemani perjalanan panjang Como, termasuk saat klub melalui masa-masa sulit.
Dalam dua dekade terakhir, klub asal Lombardy itu bahkan dua kali mengalami kebangkrutan. Perlahan, Como bangkit dan membangun kembali reputasinya.
Pada 2024, Como akhirnya kembali ke Serie A setelah menunggu 21 tahun. Promosi tersebut merupakan yang ketiga dalam enam musim dan menandai titik balik penting dalam sejarah klub.
Sanjungan dari Istri Cesc Fabregas
Musim pertama setelah kembali ke kasta tertinggi berakhir dengan posisi ke-10. Setahun kemudian, Fabregas membawa Como melangkah lebih jauh dengan finis di empat besar dan mengamankan tiket ke Liga Champions.
Kini, klub yang beberapa tahun lalu masih berkutat di divisi bawah itu bersiap menghadapi sejumlah klub besar Eropa. Setelah Leipzig, Como dijadwalkan menghadapi Feyenoord, Manchester United, Lens, AEK Athens, Real Betis, Paris Saint-Germain, dan Barcelona dalam kampanye Eropa perdana mereka.
Gestur Mirwan Suwarso ini mendapat sanjungan dari figur sepak bola dan warganet. Gelandang Inggris Jack Grealish memberi hormat. Sementara Daniella Semaan, istri Cesc Fabregas, menyanjung keputusan tersebut.
"Sejarah merupakan milik mereka yang percaya sejak awal. Gestur berkelas dari Presiden," tulisnya.