Hansi Flick Yakin Barcelona Bisa Juara Liga Champions, tapi Minta Bukti di Lapangan

Hansi Flick yakin Barcelona punya kualitas menjuarai Liga Champions, namun menuntut pembuktian di lapangan jelang duel kontra Feyenoord di Spotify Camp Nou.

BolaCom | Aga Deta AndityaDiterbitkan 08 September 2026, 23:00 WIB
Timnas Jerman di tangan Hansi Flick bisa dibilang gagal total saat Piala Dunia 2022. Skuad berjuluk Der Panzer itu tak mampu melaju ke fase gugur setelah finis di peringkat ketiga klasemen Grup E. Flick sendiri diketahui merupakan salah satu pelatih dengan gaji tertinggi di perhelatan akbar empat tahunan ini. Ia tercatat mendapatkan upah 5 juta pound sterling atau Rp94 miliar per tahun sebagai pelatih Timnas Jerman. (AFP/Ina Fassbender)

Bola.com, Jakarta - Hansi Flick menegaskan Barcelona memiliki kualitas untuk bersaing memperebutkan trofi Liga Champions musim ini, namun ia mengingatkan skuadnya bahwa pembuktian hanya sah jika ditunjukkan di atas lapangan. Pelatih asal Jerman itu tak ingin superioritas di atas kertas menjadi satu-satunya modal saat memasuki persaingan Eropa.

Barcelona memulai langkah di Liga Champions dengan menjamu Feyenoord di Spotify Camp Nou pada Rabu (9/9/2026) malam WIB. Laga perdana fase grup tersebut dapat disaksikan melalui Vidio.

Advertisement

Kedua tim sama-sama datang dengan modal positif. Barcelona memburu kemenangan keenam secara beruntun, sementara Feyenoord belum terkalahkan dalam 14 pertandingan di semua kompetisi dan tidak tumbang dalam delapan laga tandang terakhir.

Flick menilai kualitas individu bukan satu-satunya kunci. Kebersamaan, kerja keras, komunikasi, dan keinginan kuat menurutnya menjadi fondasi penting untuk melewati perjalanan panjang Liga Champions.


Flick Minta Barcelona Membuktikan Kualitasnya

Ekspresi penyerang Barcelona, Lamine Yamal, dalam pertandingan Liga Spanyol antara FC Barcelona dan Rayo Vallecano de Madrid di Stadion Camp Nou, Barcelona, Selasa (1/9/2026) dini hari WIB. (Lluis Gene/AFP)

Flick menyebut skuat Barcelona musim ini dinilai mampu bersaing di berbagai ajang, termasuk Eropa. Meski demikian, ia menekankan bahwa status itu harus diiringi aksi nyata saat kompetisi berjalan.

Menurutnya, Liga Champions adalah panggung terbesar dan menjadi impian bagi klub-klub elit. Karena itu, ia ingin timnya menunjukkan kemampuan saat peluit pertandingan dibunyikan.

"Pada akhirnya, semua klub besar bermimpi untuk memenangkannya," ujar Flick.

"Ini adalah kompetisi terbesar dan kami memiliki kualitas untuk memenangkannya, tetapi kami harus membuktikannya. Dan kami ingin melakukan hal itu," lanjutnya.


Kekompakan Jadi Titik Tekan Flick

Penyerang Barcelona asal Brasil bernomor punggung 11, Raphinha (kanan), merayakan gol ketiga timnya bersama rekan-rekan setim dalam pertandingan Liga Spanyol antara Valencia CF dan FC Barcelona di Stadion Mestalla, Valencia, pada 6 September 2026. (JOSE JORDAN/AFP)

Di balik pengalaman para pemain, Flick menempatkan kebersamaan sebagai faktor yang lebih menentukan. Ia menilai soliditas tim akan menjadi penentu ketika tekanan meningkat di Liga Champions.

Barcelona memang punya deretan pemain berpengalaman untuk menghadapi laga-laga besar. Namun bagi Flick, semua elemen skuad wajib hadir dengan kontribusi maksimal agar perkembangan tim berjalan setiap hari.

"Ada banyak pemain berpengalaman. Yang terpenting adalah tim. Kami semua harus memberikan segalanya, setiap hari," tegas Flick.


Intensitas dan Komunikasi Diapresiasi Flick

Lamine Yamal dan Fermin Lopez rayakan gol Barcelona ke gawang Valencia pada laga Liga Spanyol 2026/2027 di Estadio Mestalla, Minggu (6/9/2026) malam WIB. (AFP/Jose Jordan)

Flick melihat sinyal positif dari persiapan skuadnya. Ia merasakan intensitas tinggi serta keinginan besar untuk bermain sepak bola sebagai modal penting sebelum menghadapi Feyenoord.

Komunikasi antarpemain juga menjadi sorotan positif. Kesamaan pemahaman dan kemauan bekerja keras disebutnya mengarah ke jalur yang tepat.

"Saya melihat banyak intensitas dan keinginan yang nyata untuk bermain sepak bola. Ada juga banyak komunikasi di dalam tim," kata Flick.

"Mereka memiliki pemahaman yang sama dan bekerja sangat keras di lapangan, dan itulah yang paling penting. Semua orang siap untuk memenangkannya, dan itu adalah hal yang sangat bagus," pungkasnya.


Persaingan Sengit di Liga Champions

Berita Terkait