Wayne Rooney Sebut 2 Kesalahan Transfer Manchester United, Bikin Ketar-Ketir

Legenda Manchester United (MU), Wayne Rooney, menyoroti aktivitas klub pada bursa transfer musim panas 2026.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 10 September 2026, 06:45 WIB
Wayne Rooney - Topskor Manchester United sepanjang masa ini secara terang-terangan menolak kembali ke Old Trafford untuk mengisi kursi pelatih yang ditinggalkan Ole Gunnar Solskjaer. Rooney saat ini sedang fokus dan menikmati pekerjaanya sebagai pelatih Derby County. (AFP/Aleksandra Szmigiel)

Bola.com, Jakarta - Legenda Manchester United (MU), Wayne Rooney, menyoroti aktivitas klub pada bursa transfer musim panas 2026. Menurutnya, The Red Devils melakukan dua kesalahan yang bisa menjadi masalah besar sepanjang musim.

MU melakukan perombakan besar pada skuad dalam dua bursa transfer terakhir. Setelah memperkuat lini serang pada musim panas 2025 dengan mendatangkan Benjamin Sesko dan Matheus Cunha, MU kemudian mengalihkan fokus ke lini tengah pada musim panas 2026.

Advertisement

Tiga gelandang didatangkan dengan total nilai transfer mencapai 150 juta poundsterling atau sekitar Rp3,6 triliun. Mereka adalah Carlos Baleba, Andrey Santos, dan Youri Tielemans.

Namun, Manchester United gagal mendatangkan sejumlah target utama seperti Elliot Anderson dan Mateus Fernandes. Setelah itu, klub tidak lagi membuat perekrutan besar lainnya.

Menurut Rooney, ada dua posisi yang seharusnya menjadi prioritas Manchester United pada bursa transfer musim panas.

 


MU Seharusnya Rekrut Striker Baru

Mantan kapten Inggris, Wayne Rooney, tersenyum saat bekerja untuk TV menjelang pertandingan League Phase Liga Champions UEFA antara Liverpool dan Real Madrid di Anfield, Liverpool, barat laut Inggris pada 4 November 2025. (Paul ELLIS/AFP)

Rooney menilai Manchester United masih membutuhkan seorang penyerang tengah baru untuk memberikan persaingan kepada Benjamin Sesko.

Mantan striker MU tersebut juga melihat adanya masalah serius di posisi bek kiri.

"The Red Devils kekurangan pemain nomor sembilan dan ada masalah persaingan di posisi bek kiri," ujar Rooney dalam podcast Stick to United.

Rooney berharap MU mendatangkan striker baru yang bisa bersaing dengan Sesko. Menurutnya, kedalaman skuad di posisi tersebut sangat penting jika Manchester United ingin bersaing di papan atas.

Setan Merah memang sempat melakukan pendekatan terhadap sejumlah bek kiri, termasuk Lewis Hall, Alejandro Balde, dan Rayan Ait-Nouri. Namun, tidak satu pun dari mereka berhasil didatangkan.

Rooney menilai situasi tersebut bisa menjadi masalah besar, terutama ketika Manchester United harus tampil di berbagai kompetisi.

"Saya pikir Luke Shaw tampil sangat bagus saat melawan Everton," ujar Rooney.

"Namun, dengan Dalot dan Mazraoui sebagai pemain pelapis, untuk tim yang ingin bersaing dan bertarung di papan atas Premier League, itu menjadi persoalan."

 


Banyak yang Main di Luar Posisi Asli

Gelandang Manchester United asal Kamerun bernomor punggung 19, Bryan Mbeumo (tengah), merayakan gol kelima timnya bersama rekan-rekan setim dalam pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Ipswich Town di Old Trafford, Manchester, Inggris barat laut, pada 30 Agustus 2026. (Paul ELLIS/AFP)

Menurut Rooney, kembalinya MU ke Liga Champions seharusnya membuat klub memiliki skuad yang lebih dalam dan berkualitas.

"Memang bagus bisa kembali ke Liga Champions, tetapi Anda juga ingin pergi ke sana dan mencoba bersaing," lanjutnya.

Rooney juga menyoroti kebiasaan Manchester United memainkan sejumlah pemain di posisi yang bukan posisi natural mereka.

"Sekali lagi, kami melihat terlalu banyak pemain bermain di posisi yang bukan posisi alami mereka. Menurut saya, di situlah klub seharusnya menambah pemain," tegas Rooney.

Ia pun menutup komentarnya dengan peringatan keras mengenai sektor bek kiri Manchester United.

"Posisi bek kiri adalah kekhawatiran besar," kata Rooney.

Rooney khawatir dua kekurangan tersebut, tidak mendatangkan striker tambahan dan gagal memperkuat bek kiri, akan membuat Manchester United kesulitan menjaga konsistensi di semua kompetisi musim ini.

Terlebih, selain bersaing di Premier League, Setan Merah juga harus menghadapi tantangan di Liga Champions. Kedalaman skuad pun akan menjadi salah satu faktor penting untuk menentukan sejauh mana perjalanan Manchester United musim ini.

Sumber: Metro

Berita Terkait